Selasa, 26 September 2017

Bidang Lomba di Aksioma dan KSM Perkuat Karakter Pendidikan Islam

Yogyakarta, PKS Piyungan Taubat. Selain meningkatkan kompetensi keagamaan, madrasah juga terus berupaya meningkatkan kemampuan sains, seni, dan keterampilan para siswanya. Hal ini terlihat dalam sejumlah bidang yang dilombakan dalam ajang Ajang Kreasi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) dan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) pada 7-12 Agustus 2017 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Bidang Lomba di Aksioma dan KSM Perkuat Karakter Pendidikan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Bidang Lomba di Aksioma dan KSM Perkuat Karakter Pendidikan Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Bidang Lomba di Aksioma dan KSM Perkuat Karakter Pendidikan Islam

Sekitar 2178 kontingen dari 34 provinsi yang mengikuti ajang Aksioma dan KSM akan berkompetisi secara sportif untuk meraih prestasi tertinggi di bidang sains. Namun, Kementerian Agama tetap mengintegrasikan kompetensi agama ke dalam ajang tersebut.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengungkapkan, di antara bidang yang dilombakan dalam ajang KSM ialah Matematikan dan Pendidikan Agama Islam (PAI), Fisika dan PAI, Kimia dan PAI, Biologi dan PAI, Geografi dan PAI, serta Ekonomi dan PAI.

“Hal ini menunjukkan bahwa KSM tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan sains, tetapi juga meneguhkan karakter keagamaan sebagai bagian dari karakter bangsa,” ujar Kamaruddin, Senin (7/8) di arena pembukaan Aksioma dan KSM di Stadion Mandala Krida Yogyakarta.

PKS Piyungan Taubat

Di ajang Aksioma, panitia melombakan sejumlah bidang untuk meningkatkan kemampuan seni dan olahraga siswa madrasah. Di antara bidang-bidang tersebut ialah lomba pidato Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), hadrah, kaligrafi, tenis meja, atletik, dan lomba lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kamaruddin juga menegaskan bahwa kegiatan pencarian bibit-bibit berprestasi tersebut dapat memperkuat karakter kebangsaan. Dari 34 provinsi, mereka akan mengenal satu sama lain, baik bahasa, suku, dan etnis.

PKS Piyungan Taubat

“Ajang ini penting untuk mengenalkan kepada generasi muda akan keberagaman Indonesia,” ujar Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Kiai, Makam PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock