Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat - Wakil Gubernur Jawa Timur H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan, kiamat masih jauh. Pasalnya, jika masih ada pagelaran wayang kulit, itu merupakan tanda bahwa hari akhir zaman masih jauh. Karena wayang mendidik masyarakat untuk hidp bergotong royong.
"Wayang ini membuat kiamat semakin jauh. Wayang merupakan salah satu pertunjukan yang efektif serta mengajarkan kepada kita untuk selalu gotong-royong," kata Gus Ipul saat memberikan sambutan pada acara pegalaran wayang kulit di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jumat (17/2) malam.
| Karena Wayang, Kiamat Semakin Jauh (Sumber Gambar : Nu Online) |
Karena Wayang, Kiamat Semakin Jauh
Pagelaran wayang kulit tidak memandang siapa penontonnya, baik kalangan pejabat maupun orang lanjut usia. Bahkan anak-anak datang menyaksikan pagelaran wayang kulit. Ini yang membuat kiamat semakin jauh.PKS Piyungan Taubat
Gus Ipul menyebutkan, ada pepatah yang berbunyi, dengan agama hidup jadi terarah, dengan ilmu hidup jadi mudah dan dengan budaya hidup jadi indah."Wayang menjadikan sesuatu yang sangat berharga. Di dalam diri kita itu yang menang Pendowo atau Kurowo, itu tergantung diri kita," jelasnya.
PKS Piyungan Taubat
Menurut Gus Ipul, proses regenerasi wayang di Sidoarjo sangat bagus. Hal itu akan menjadi penerus Ki Anom Suroto (dalang) serta dalang lainnya.Pihaknya mengapresiasi Pemkab Sidoarjo yang setiap tahun mengadakan kegiatan. Salah satu kegiatan rutin yang diadakan dalam rangkaian Hari Jadi Sidoarjo adalah pagelaran wayang kulit.
"Semoga sukses untuk keguyuban kita," kata Gus Ipul.
Pagelaran wayang kulit yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo ini mengangkat Lakon Kresna Duta yang didalangi Ki Anom Suroto dan dalang cilik Bayu Aji. Ribuan warga tumplek menyaksikan keseruan pagelaran tersebut. (Moh Kholidun/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
PKS Piyungan Taubat Santri PKS Piyungan Taubat
