Minggu, 01 Oktober 2017

Hati-hati, Intelijen Terlibat

Jakarta, PKS Piyungan Taubat

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi meminta masyarakat agar waspada dalam mereaksi kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush 20 Nopember mendatang. Pasalnya, menurutnya, saat ini tidak hanya muncul unjuk rasa anti-Bush, demo tandingan pro-Bush pun mulai muncul. Ia menduga intelijen terlibat dalam hal itu.

“Saya minta, dengan adanya demo tandingan pro-Bush, seluruh masyarakat, khususnya umat Islam, supaya ekstra hati-hati,” kata Hasyim sesaat sebelum melepas 14 calon mahasiswa NU yang akan dikirim ke Timur Tengah, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/11).

Hati-hati, Intelijen Terlibat (Sumber Gambar : Nu Online)
Hati-hati, Intelijen Terlibat (Sumber Gambar : Nu Online)

Hati-hati, Intelijen Terlibat

Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam, Malang, Jawa Timur itu mengingatkan, jangan sampai ketika ada orang asing datang, bangsa Indonesia berkelahi sendiri. Dia menduga intelijen terlibat dalam aksi-aksi seperti itu.

“Keadaan seperti ini banyak terjadi di negara-negara lain di dunia, karena permainan intelijen. Karena saya bukan intelijen, saya cuma menduga-duga saja. Kebiasaan gerakan bawah tanah yang akan membenturkan sesama bangsa itu terjadi di mana-mana,” terang Hasyim.

Dia lalu mencontohkan beberapa kasus di luar negeri. Pertama, kejadian di Irak. Di negara tersebut selama berabad-abad, kaum Sunni dan Syiah tidak pernah berkelahi. Tetapi setelah ada serangan AS, mereka saling mengebom. Kemudian di Darfur, Sudan Selatan, selama ini, umat Katolik dan Islam tidak pernah ribut, tapi setelah diketahui sumber minyak, mereka berkelahi.

Tak Mau Temui Bush

PKS Piyungan Taubat

Terkait rencana demo besar-besaran pada 19 November yang akan menentang Bush di Jakarta, mantan Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur itu menyatakan, tidak akan menghadirinya walaupun dia diundang.

Nggaklah, nggak ikut, diundang sih, tapi nggak ikut. Kalau diundang Bush nggak datang, diundang demo nggak datang,” kilahnya.

Hasyim mengaku, pada dasarnya dia tidak menolak Bush datang ke Indonesia, tetapi dia menolak bertemu Bush bila diundang. Alasannya, Hasyim menempatkan diri sebagai Presiden World Conference on Religion and Peace (WCRP), sehingga dia khawatir bila nanti bertemu Bush, dunia akan melihat serangan-serangan AS mendapat justifikasi. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Olahraga, Makam PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock