Sabtu, 11 November 2017

PBNU: Atasi Banjir, Jangan Saling Menyalahkan

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana banjir yang terjadi merata di hampir semua wilayah DKI Jakarta.

"Banjir ini musibah, saya harap masyarakat untuk sabar dan tawakkal. Pemerintah harus segera menangani musibah ini dengan cepat dan tepat, jangan ribut saling menyalahkan," ungkap Kiai Said di Jakarta, Kamis (17/1).

PBNU: Atasi Banjir, Jangan Saling Menyalahkan (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Atasi Banjir, Jangan Saling Menyalahkan (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Atasi Banjir, Jangan Saling Menyalahkan

Kiai Said juga meminta agar gerakan sosial untuk menolong korban tidak disertai dengan kepentingan politis.

PKS Piyungan Taubat

"Semua pihak harus bersatu untuk menangani banjir di Jakarta, termasuk menyelamatkan korban. Tapi hendaknya jangan membawa-bawa bendera golongan, entah itu partai politik, organisasi, atau kelompok lain," kata Kiai Said.?

PKS Piyungan Taubat

Mengusung kepentingan golongan dalam gerakan sosial, lanjut Kiai Said, dikhawatirkan akan semakin menambah derita korban bencana alam. "Tujuan kita baik, tapi kalau ada niat-niat yang tidak baik, itu justru akan merusak ibadah kita," lanjutnya.

Di internal Nahdlatul Ulama, Kiai Said telah memerintahkan seluruh Lembaga, Lajnah, dan Badan Otonom untuk terlibat aktif dalam penanganan banjir tersebut.

"Pagar Nusa lapor ke saya sudah mendirikan satu posko dan siap menerjunkan lima ratus pendekar sebagai relawan. Itu bagus. Tadi saya berpesan tujuan mulia itu jangan sampai diembel-embeli niat yang tidak baik," tandas Kiai Said.

Sekretaris Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Muchamad Nabil Haroen, membenarkan apa yang disampaikan Kiai Said. Satu posko utama sudah didirikan di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

"Menyusul kami akan mendirikan tiga sampai lima posko lain di tempat terpisah. Saat ini tim kami sedang bergerak untuk memetakan masalah di titik-titik lokasi banjir," ujar Nabil.

Untuk 500 pendekar yang diterjunkan difokuskan untuk membantu proses evakuasi korban dan penanganan pascabencana.

"Lima ratus pendekar sudah terlatih untuk membantu penanganan bencana. Kami siap tenaga, dan siap bekerjasama dengan pihak manapun untuk membantu penanganan banjir ini," pungkasnya.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Penulis ? ? ? : Samsul Hadi

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Fragmen PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock