Pekalongan, PKS Piyungan Taubat. Pengurus JATMAN (Jamiyyah Ahlith Thariqah al-Mutabarah an-Nahdliyyah) DKI Jakarta memaksimalkan waktu muktamar dengan mengadakan rapat konsolidasi dan sosialisasi program di Pekalongan.
Rapat yang dihelat di Wisma 16, Desa Wonopringgo ini dihadiri oleh seluruh pengurus wustha, syubiyah dan perwakilan 12 thariqah di Jakarta.
| JATMAN DKI Lakukan Sosialisasi Program di Muktamar XII JATMAN (Sumber Gambar : Nu Online) |
JATMAN DKI Lakukan Sosialisasi Program di Muktamar XII JATMAN
Dalam arahannya, Mudir JATMAN DKI Jakarta, KH Wahfiudin Sakam menjelaskan 3 peran yang perlu dilakukan pengurus. Peran pertama adalah menjadi pribadi yang bersyukur karena telah mendapat hidayah menempuh jalan thariqah."Bukan hanya sebagai salik namun juga diamanahkan sebagai pengurus untuk mengibarkan bendera thariqah di tengah-tengah masyarakat perkotaan yang cenderung materialistik. Secara sadar menjadi pengurus adalah peran kedua," jelas wakil talqin TQN Suryalaya ini.
PKS Piyungan Taubat
"Setelah menjadi pribadi yang bersyukur, menjadi pengurus untuk mengembangkan dakwah thariqah, maka kita harus membimbing mereka. Kita berperan sebagai mentor," lanjut Kiai Wahfiudin.Sementara itu Rais JATMAN DKI Jakarta, KH Hamdan Rasyid menyampaikan, belajar thariqah itu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan menjadi pengurus untuk mengajak masyarakat berthariqah. "Semoga JATMAN bisa terbentuk hingga kecamatan dan desa-desa," ujarnya.
Katib KH Lukmanul Hakim mengingatkan semua thariqah yang bergabung bisa membuat rantai silsilah kemursyidan untuk dikirimkan ke pusat.
PKS Piyungan Taubat
Beberapa masukan dari pengurus syubiyah antara lain, kunjungan dari wustha ke setiap perwakilan, pertemuan rutin untuk membahas tantangan-tantangan yang muncul serta adanya pedoman sosialisasi thariqah.Wakil Ketua MATAN (Mahasiswa Ahlith Thariqah al-Mutabarah an-Nahdliyyah), Idris Wasahuwa ikut berbagi kisah program yang dikerjakan. Ia menyampaikan jika tantangan yang disampaikan JATMAN tidak jauh beda dengan yang dialaminya.
Pengurus MATAN membuat program yang menyasar mahasiswa, sesuai dengan dunia mereka. "Salah satu program kita adalah Cafe Sufi. Kita mengajak mahasiswa mendekat kepada thariqah dengan menyimak kajian thariqah di cafe-cafe dekat kampus," ungkapnya.
MATAN juga serius melakukan kaderisasi dengan menyelenggarakan program Suluk MATAN. Menghadapi tantangan-tantangan yang disampaikan oleh pengurus syubiyah, JATMAN DKI Jakarta akan fokus dalam pengembangan kualitas SDM pengurus dengan menyelenggarakan Pelatihan Dakwah Transfirmatif.
Sementara itu untuk menggarap masyarakat umum, JATMAN akan memperbanyak penyelenggaraan kursus tasawuf di berbagai wilayah. (Nugraha Romadhan/Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
PKS Piyungan Taubat Syariah PKS Piyungan Taubat
