Tangerang, PKS Piyungan Taubat. Implementasi program pengabdian masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang, Banten melaksanakan kegiatan pendampingan pengembangan metodologi bagi guru ngaji Taman Pendidikan Al Quran, Taman Pendidikan Agama (TPA), majelis taklim, dan madrasaha diniyah takmiliyah di Desa Kiara Payung Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang.?
Mamun Supriyadi, ketua panitia seminar menjelaskan bahwa kegiatan digagas dalam rangka pengabdian kampus dalam mengembangkan skill dan metodologi ter-update dalam belajar membaca dan memahami al-Quran bagi para ustadz dan guru ngaji di kampung kampung, khususnya di Desa Kiara Payung.
| STISNU Nusantara Beri Pendampingan Pengembangan Metodologi Guru Ngaji (Sumber Gambar : Nu Online) |
STISNU Nusantara Beri Pendampingan Pengembangan Metodologi Guru Ngaji
"Kami berharap, kegiatan ini bisa diterapkan dan bisa menjadi alternatif metode pengajaran al Quran. Setidaknya, tidak terkesan belajar membaca Quran dan memahaminya bagi anak-anak ? sulit dan menjenuhkan, akan tetapi menarik dan menyenangkan. Mimpinya, generasi yang akan datang wajib bisa dan fasih membaca al Quran,” jelas Supriyadi, Ahad (28/8).Bagi ustadz atau guru ngaji yang ingin lebih mendalami metode KB3Q, tambahnya, pihaknya siap melakukan pendampingan atau terjun ke madrasah atau majelisnya. “Sebab, kami sudah mempelajarinya selama enam bulan dari narasumber,” ucapnya.
KH. Arif Hidayat, narasumber dan pencetus metode KB3Q menjelaskan bahwa KB3Q kepanjangan dari kartu belajar, bermain, dan bercerita al Quran. Metode ini didesain untuk mempermudah anak menguasai dan memahami kandungan makna surat atau ayat dari al Quran sembari bermain kartu. Jadi, dikartu kartu yang ada terdapat ulasan singkat tentang makna dan subtansi dari tema surat dan ayat.
PKS Piyungan Taubat
Kyai yang juga menjabat Katib Syuriah NU Kota Tangerang menambahkan, harapannya anak terstimulus, mau mengaji, mau mempelajari al Quran. Belajar al Quran tidak membosankan, bahkan menarik dan menyenangkan.?Hadir dalam kegiatan tersebut para guru ngaji, ustadz musholla, guru PAUD, guru TK dan perwakilan remaja masjid se-Desa Kiara Payung. Acara diselenggarakan oleh mahasiswa STISNU Nusantara Tangerang di SMP al-Ikhlas Desa Kiara Payung dalam rangkaian kuliah kerja mahasiswa. (Red: Fathoni)
Dari Nu Online: nu.or.id
