Kamis, 30 November 2017

NU Surabaya Protes Pembongkaran Situs Bersejarah Bung Tomo

Surabaya, PKS Piyungan Taubat

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya menyatakan prihatin terhadap perusakan bangunan bersejarah Rumah Radio Bung Tomo yang ada di kawasan Surabaya tengah, tepatnya di Jalan Mawar Nomor 10 Kota Surabaya beberapa hari lalu.

NU Surabaya Protes Pembongkaran Situs Bersejarah Bung Tomo (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Surabaya Protes Pembongkaran Situs Bersejarah Bung Tomo (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Surabaya Protes Pembongkaran Situs Bersejarah Bung Tomo

"Kami prihatin atas perusakan salah satu situs bersejarah di Kota Surabaya yang terkait langsung dengan peristiwa besar nasional yakni perang 10 November 1945 (Hari Pahlawan) dan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 (Hari Santri)," kata Ketua PCNU Surabaya H A Muhibbin Zuhri, kepada PKS Piyungan Taubat saat dihubungi via WhatsApp.

Pembongkaran rumah radio Bung Tomo dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap nilai-nilai sejarah bangsa dan perampasan atas hak warga Surabaya untuk menjaga sejarah dan melestarikan budaya bangsa. PCNU Surabaya juga menilai, pembongkaran rumah radio Bung Tomo tersebut sama halnya tidak menghargai perjuangan Bung Tomo yang juga santri KH Hasyim Asyari (pendiri NU) dan pejuang kemerdekaan lainnya.

PKS Piyungan Taubat

Soal isu terakhir yang dibahas, yakni pelestarian cagar budaya Surabaya, Muhibbin Zuhri mengatakan pihaknya termasuk orang yang berkepentingan langsung. "Kami menempati, mengurus dan mengelola salah satu bangunan cagar budaya kelas A, yakni kantor HBNO (Hoofdbestuur Nahdlatoel Ulama) di Bubutan VI/2," jelas dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, tempat itu merupakan situs penanda Hari Santri Nasional, tempat dilahirkannya Resolusi Jihad yang meresonansi ke peristiwa Surabaya Battle (Hari Pahlawan). Bangunan ini terhubung dalam kesatuan peristiwa historis dengan Pahlawan Nasional Bung Tomo dan bangunan rumah radio yang dibongkar tersebut.

"Kami siap bersinergi bersama elemen dan komunitas masyarakat Kota Surabaya yang juga intens memperjuangkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa di Surabaya untuk bersama menggugat pembongkaran rumah bersejarah tempat Bung Tomo mengobarkan semangat warga Surabaya pada pertempuran 10 november 1945," pungkas Muhibbin.

Seperti diberitakan sejumlah media, bangunan bersejarah tersebut dibongkar sebuah perusahaan alat kecantikan, PT Jayanata. Setelah rata dengan tanah, di lokasi itu akan berdiri sebuah galeri kecantikan. (Rof Maulana/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat AlaSantri, Tokoh, News PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat PKS Piyungan Taubat.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock