Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2018

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji

Suatu ketika Imam Junaid al-Baghdadi mendapat kunjungan dari seseorang yang baru saja pulang menunaikan haji. Meski ritual haji telah ia jalani, orang ini belum menunjukkan perubahan perilaku apa-apa dalam hidupnya.

“Dari mana Anda?” tanya Imam Junaid.

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Pertanyaan Imam Junaid kepada Orang yang Pulang Haji

”Saya baru saja pulang dari ibadah haji ke Baitullah?” orang itu menimpali.

PKS Piyungan Taubat

”Jadi, Anda benar-benar telah melaksanakan ibadah haji?”

”Tentu, Imam. Saya telah menunaikan haji.”

PKS Piyungan Taubat

”Apakah Anda sudah janji akan meninggalkan dosa-dosa Anda saat meninggalkan rumah untuk pergi haji?”

“Tidak, Imam. Saya tidak pernah memikirkan hal itu.”

“Anda sejatinya tak pernah melangkahkan kaki untuk haji,” tegas Imam Junaid. “Saat Anda berada dalam perjalanan suci dan berhenti di suatu tempat semalaman, apakah Anda memikirkan tentang usaha mencapai kedekatan dengan Allah?”

“Itu semua tak terlintas di benak saya.”

“Berarti Anda tidak pergi menuju Ka’bah, tidak pula pernah mengunjunginya.”

“Saat Anda mengenakan pakaian Ihram dan melepas semua pakaian yang biasa Anda kenakan, apakah Anda sudah berketetapan untuk membuang semua cara dan perilaku buruk Anda, menjadi pribadi lebih baik?” tanya Imam Junaid lagi.

“Tidak, Imam. Saya juga tak pernah berpikir demikian.”?

“Berarti Anda tidak pernah mengenakan pakaian ihram,” Imam Junaid menyayangkan. ”Saat Anda Wuquf (berdiam diri) di padang Arafah dan bersimpuh memohon kepada Allah, apakah Anda merasakan bahwa Anda sedang wuquf dalam Kehadiran Ilahi dan menyaksikan-Nya?”

”Tidak. Saya tak mendapat pengalaman (spiritual) apa-apa.”

Imam Junaid sedikit kaget, ”Baiklah, saat Anda datang ke Muzdalifah, apakah Anda berjanji akan menyerahkan nafsu jamaniah.

“Imam, saya pun tak memikirkan hal itu.”

“Berarti Anda sama sekali tak mengunjungi Muzdalifah.” Lantas Imam Junaid bertanya, “O, kalau begitu, ceritakan kepadaku Keindahan Ilahi apa yang Anda tangkap sekilas saat Thawaf, mengitari Ka’bah.”

“Tidak ada, Imam. Sekilas pun saya tak melihat.”

“Sama artinya Anda tidak mengelilingi Ka’bah sama sekali.” Lalu, “Ketika Sa’i, lari-lari kecil antara Shafa dan Marwa, apakah Anda menyadari tentang hikmah, nilai, dan tujuan jerih payah Anda?”

“Tidak.”

“Berarti Anda tidak melakukan Sa’i.” “Saat Anda menyembelih hewan di lokasi pengurbanan, apakah Anda juga mengurbankan nafsu keegoisan untuk menapaki jalan Allah?”

“Tidak. Saya gagal memperhatikan hal itu, Imam.”

“Artinya, secara faktual Anda tidak mengusahakan pengurbanan apa-apa.” “Lalu, ketika Anda melempar Jumrah, apakah Anda bertekad membuang jauh kawan dan nafsu busukmu?”

“Tidak juga, Imam.”

“Berarti Anda sama sekali tidak melempar Jumrah.”

Dengan nada menyesal, Imam Junaid menyergah, “Pergi, tunaikan haji lagi. Pikirkan dan perhatikan seluruh kewajiban yang ada hingga haji Anda mirip dengan ibadah haji Nabi Ibrahim, pemilik keyakinan dan kesungguhan hati sebagaimana ditegaskan al-Qur’an:

Wa ibrahima l-ladzi waffa. Dan Ibrahim yang telah menyempurnakan janji.” (Mahbib Khoiron)

?

*) Diterjemahkan dari The Meaning of Hajj (www.israonweb.com)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sholawat, Hadits PKS Piyungan Taubat

Minggu, 18 Februari 2018

Dorong Sidoarjo Bersih, PMII Deklarasikan Antikorupsi

Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sidoarjo menyatakan anti korupsi sebagai bagian dari gerakan antisipasi dan pencegahan terhadap kejahatan korupsi di Sidoarjo. Sebelumnya mereka menggelar halaqah bertajuk Pemantapan Integritas Menuju Sidoarjo Bebas dari Korupsi digelar di gedung LP Maarif Sidoarjo, Kamis (27/10).

Ketua panitia Haris Aliq mengajak organisasi masyarakat (ormas) dan masyarakat Sidoarjo untuk mencegah dan mengawal kasus korupsi bila terbukti ada yang terlibat dalam kasus tersebut.

Dorong Sidoarjo Bersih, PMII Deklarasikan Antikorupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Dorong Sidoarjo Bersih, PMII Deklarasikan Antikorupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Dorong Sidoarjo Bersih, PMII Deklarasikan Antikorupsi

"Mari bersama-sama konsisten mencegah kasus korupsi di Sidoarjo dan mengawal tindak pidana karena hal ini bentuk cinta kita kepada Sidoarjo," kata Haris.

Sementara itu Ketua PMII Sidoarjo Muhammad Mahmuda mengatakan, deklarasi antikorupsi ini merupakan upaya PMII mencegah agar pejabat di Sidoarjo tidak ada yang terlibat korupsi.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, sosialisasi tentang bahaya praktek korupsi sangat penting guna meningkatkan intensitas pengawasan baik dari sisi internal maupun eksternal, serta memperbaiki mental dan moral pejabat tinggi negara.

Mahmuda berharap kepada penegak hukum yang berada di Sidoarjo khususnya terus mengawasi dan mengawal para pejabat yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi.

PKS Piyungan Taubat

"Mencegah terjadinya praktik korupsi diperlukan peran aktif dari semua elemen baik dari media, masyarakat, maupun ormas kepemudaan. Karena mencegah korupsi tidak hanya diserahkan kepada penegak hukum, institusi pemerintah maupun legislatif, namun semua pihak harus ikut andil," jelasnya.

Hadir pada acara itu, Fatayat, IPNU IPPNU, PMII se-Sidoarjo, Karang Taruna, Pemuda Pancasila dan narasumber dari Polresta Sidoarjo serta Kejaksaan Negeri Sidoarjo. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sholawat, Nahdlatul, Kajian Sunnah PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 10 Februari 2018

Inilah Cara Mengetahui Kesahihan Hadits

Hadits sahih ialah hadits yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang berkualitas dan tidak lemah hafalannya, di dalam sanad dan matannya tidak ada syadz dan illat.

Mahmud Thahan dalam Taysiru Musthalahil Hadits menjelaskan hadits sahih adalah sebagai berikut:

Inilah Cara Mengetahui Kesahihan Hadits (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Cara Mengetahui Kesahihan Hadits (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Cara Mengetahui Kesahihan Hadits

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

PKS Piyungan Taubat

Artinya, “Setiap hadits yang rangkaian sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh perawi yang adil dan dhabit dari awal sampai akhir sanad, tidak terdapat di dalamnya syadz dan ‘illah.”

PKS Piyungan Taubat

Dilihat dari definisi di atas, terdapat lima kriteria hadits sahih yang harus diperhatikan. Demikian pula ketika ingin mengetahui apakah hadits yang kita baca atau dengar sahih atau tidak, lima kriteria tersebut menjadi panduan utama. Kalau kelima kriteria itu ada dalam sebuah hadits, maka haditsnya sahih. Kalau tidak ada salah satunya berati hadits dhaif.

Sebagaimana dijelaskan Mahmud At-Thahan dalam Taysiru Musthalahil Hadits, kelima kriteria tersebut adalah sebagai berikut:

Ketersambungan Sanad

Ketersambungan sanad (ittishâlul sanad) berati masing-masing perawi bertemu antara satu sama lain. Salah satu cara yang digunakan untuk membuktikan masing-masing rawi bertemu ialah dengan cara melihat sejarah kehidupan masing-masing perawi, mulai dari biografi guru dan muridnya, tahun lahir dan tahun wafat, sampai rekaman perjalanannya.

Perawi Adil (Kredibilitas)

Setelah mengetahui ketersambungan sanad, langkah berikutnya adalah meneliti satu per satu biografi perawi dan melihat bagaimana komentar ulama hadits terhadap pribadi mereka. Perlu diketahui, adil (‘adalah) yang dimaksud di sini berkaitan dengan muruah atau nama baik.

Perawi yang semasa hidupnya pernah melakukan perbuatan yang melanggar moral dan merusak muruah, hadits yang diriwayatkannya tidak bisa diterima dan kualitasnya rendah.

Hafalan Perawi Kuat

Selain mengetahui muruah perawi, kualitas hafalannya juga perlu diperhatikan. Kalau hafalannya kuat, kemungkinan besar haditsnya sahih. Tapi kalau tidak kuat, ada kemungkinan hadits tersebut hasan, bahkan dhaif.

Tidak Ada Syadz

Syadz berati perawi tsiqah bertentangan dengan rawi lain yang lebih tsiqah darinya. Misalkan, ada dua hadits yang saling bertentangan maknanya. Untuk mencari mana kualitas hadits yang paling kuat, kualitas masing-masing perawi perlu diuji, meskipun secara umum sama-sama tsiqah. Dalam hal ini, perawi yang paling tsiqah dan kuat hafalannya lebih diprioritaskan.

Dengan demikian, untuk memastikan kesahihan hadits, perlu dikonfirmasi dengan riwayat lain, apakah tidak bertentangan dengan hadits lain atau tidak.

Tidak Ada ‘Illah

Illah yang dimaksud di sini adalah sesuatu yang dapat merusak kesahihan hadits, namun tidak terlalu kelihatan. Maksudnya, ada hadits yang dilihat sekilas terkesan sahih dan tidak ditemukan cacatnya. Namun setelah diteliti lebih dalam, ternyata di situ ada sesuatu yang membuat kualitas hadits menjadi lemah. Hal ini dalam musthalah hadits diistilahkan dengan ‘illah.

Itulah lima kriteria yang perlu diperhatikan pada saat menguji apakah sebuah hadits sahih atau tidak. Kalau hilang salah satu dari lima kriteria tersebut, kualitas hadits bisa jatuh pada kedhaifan.

Misalnya hadits riwayat Al-Bukhari tentang Rasulullah membaca Surat At-Thur saat magrib. Al-Bukhari meriwayatkan hadits sebagai berikut:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “Abdullah bin Yusuf meriwayatkan dari Malik bin Anas, dari Ibnu Syihab, dari Muhammad bin Jubair , dari Muhammad bin Jubair bin Math’am, dari bapaknya (Jubair bin Math’am) yang berkata, ‘Saya mendengar Rasulullah membaca Surat At-Thur saat magrib,’” (HR Al-Bukhari).

Riwayat di atas dihukumi sahih oleh para ulama hadits karena memenuhi kriteria hadits sahih. Dilihat dari ketersambungan sanad, masing-masing perawi terbukti bertemu antara satu sama lain; dilihat dari kualitas perawi semuanya dhabit dan ‘adil; serta tidak terdapat syadz dan illat dalam sanad hadits. Wallahu a‘lam. (Hengki Ferdiansyah)Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Nahdlatul, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Rabu, 24 Januari 2018

Pedagang Pasar Kutoarjo Ajak Warga Tahlilan

Purworejo, PKS Piyungan Taubat -

Paguyuban Pedagang Pasar (PAPPAS) Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah mengadakan Tasyakuran Suran dengan mengajak warga sekitar membaca Yaasin dan Tahlil, di Kutoarjo, Kamis (27/10).

"Kami mohon maaf pada segenap warga pasar Kutoarjo, mengingat banyaknya agenda yang telah dilaksanakan pada bulan-bulan sebelumnya sehingga PAPPAS untuk tahun ini menggelar acara tasyakuran suran tidak bisa seperti biasanya,” ujar Ketua PAPPAS Kutoarjo H Muhamad Choirul Anwar.

Pedagang Pasar Kutoarjo Ajak Warga Tahlilan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pedagang Pasar Kutoarjo Ajak Warga Tahlilan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pedagang Pasar Kutoarjo Ajak Warga Tahlilan

Muharom 1438 H sebagai awal bulan dalam kalender Islam sudah hampir lewat. Namun PAPPAS Kutoarjo tidak ingin kehilangan keistimewaan bulan mulia tersebut. Sebagai rangkaian dari acara Tasyakuran Suran (peringatan bulan Muharram) mereka menyembelih kambing.

Pembacaan tahlil dipimpin tokoh agama Islam setempat, KH Mustofa dan kultum disampaikan oleh Ketua MWC NU Bayan, Purworejo, Kiai Achmad Mustawin, dihadiri oleh pengurus PAPPAS, pejabat pasar, dan beberapa dari perwakilan pedagang.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Pasar Kutoarjo, Suseno mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya pada seluruh warga pasar Kutoarjo.

PKS Piyungan Taubat

Suseno juga berharap agar pedagang melalui PAPPAS bisa memberikan kritik konstruktif kepada pejabat pasar sehingga tercipta kondisi pasar yang aman dan juga nyaman, bebas dari hal-hal berbau negatif.

“Sungguh, kami selaku pejabat pasar menerima dengan senang hati segala kritik saran dari pedagang demi terwujudnya kondisi pasar yang aman dan juga nyaman. Dengan bersama-sama semoga kita bisa menciptakan pasar yang semakin lebih baik” kata Suseno.

Pasar Kutoarjo merupakan salah satu pasar induk di Kabupaten Purworejo. Bulan Muharom biasa diperingati dengan menggelar acara pembacaan Yaasin dan Tahlil yang tidak hanya melibatkan warga pasar saja namun juga warga di sekitar pasar. (Muhammad Ghufron/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat PonPes, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Minggu, 21 Januari 2018

Harlah, Ini Pesan Ketua NU Kudus Kepada IPNU-IPPNU

Kudus, PKS Piyungan Taubat. Sebagai perkumpulan yang mewadahi para pelajar Nahdlatul Ulama, IPNU dan IPPNU selayaknya sering menjalin komunikasi kepada para pengurus Badan Otonom NU lainnya yang lebih dewasa.?

Hal ini disampaikan oleh Ketua Tanfidziyyah NU cabang Kudus, H Abdul Hadi pada pembukaan peringatan Hari Lahir IPNU ke-61 dan IPPNU ke-60 di aula Gedung NU Kudus Selasa, (24/2).

Harlah, Ini Pesan Ketua NU Kudus Kepada IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, Ini Pesan Ketua NU Kudus Kepada IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, Ini Pesan Ketua NU Kudus Kepada IPNU-IPPNU

Usai menghaturkan ucapan selamat hari kelahiran beserta doa harapan, Abdul Hadi kemudian memberikan beberapa pesan kepada ratusan pengurus IPNU-IPPNU se-kabupaten Kudus yang hadir pada acara tersebut.

PKS Piyungan Taubat

“Pengurus IPNU-IPPNU harus sering-sering silaturrahim dan konsultasi kepada NU, LP Ma’arif, juga kepada sesama pimpinan IPNU-IPPNU, jangan sampai putus,” ujar Abdul Hadi.?

Disampaikannya, bahwa ketika IPNU-IPPNU menghadapi masalah, apapun itu, sebaiknya disampaikan saja. Menurutnya, NU dan Banom sudah sepantasnya saling terbuka dan membantu.

PKS Piyungan Taubat

Di ulang tahun ini, diharapkan agar IPNU bersama IPPNU semakin mampu menjalankan tugas dengan disiplin dan tertata rapi. “Buatlah kegiatan yang sederhana saja, yang terjangkau, tapi terorganisir dengan baik,” paparnya.

Menurutnya, IPNU-IPPNU juga harus menjalankan organisasi dengan transparansi yang maksimal, sedari administrasi hingga persoalan dana. Organisasi dijalankan dengan ikhlas untuk kepentingan meningkatkan kualitas dan kuantitas NU.

Perayaan Harlah diresmikan dengan pemotongan tumpeng oleh KH M Ulil Albab, Rois Syuriah NU Kudus dan diserahkan kepada pengurus IPNU dan IPPNU Kudus, Joni Prabowo dan Septiyanti.?

Acara dilanjutkan dengan sarasehan bersama alumni dan nonton bareng video dokumentasi perjalanan IPNU-IPPNU Kudus dari masa ke masa. Terakhir, dibacakan doa manaqib. (Istahiyyah/Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Bahtsul Masail, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Kamis, 18 Januari 2018

PKPT IPNU-IPPNU Unisla Gelar Baksos di Panti Asuhan

Lamongan, PKS Piyungan Taubat. Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU IPPNU Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar aksi bakti sosial di Yayasan Panti Asuhan Siti Masyithoh Kecamatan Mantup, Lamongan, Ahad (15/2). Acara tersebut dalam rangkaian acara peringatan harlah ke-89 NU, ke-60 IPNU dan ke-61 IPPNU.

“Bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pendidikan dan sosial,” ujar Afifurrohman Ketua IPNU Unisla.

PKPT IPNU-IPPNU Unisla Gelar Baksos di Panti Asuhan (Sumber Gambar : Nu Online)
PKPT IPNU-IPPNU Unisla Gelar Baksos di Panti Asuhan (Sumber Gambar : Nu Online)

PKPT IPNU-IPPNU Unisla Gelar Baksos di Panti Asuhan

Acara yang dibuka pukul  09.00 WIB tersebut diikuti anggota IPNU-IPPNU dan anak–anak panti asuhan, mereka sangat antusias dan merasa senang. Anak–anak panti juga diberi motivasi training, dan diberi keyakinan agar mempunyai mimpi dan cita-cita yang tinggi. 

PKS Piyungan Taubat

“Hidup itu harus punya motivasi, harus punya harapan dan mimpi yang besar, karena Allah menciptakan manusia dalam kondisi sebaik-baiknya,” kata motivator Zainul Asyhari, S.Pd.I.

Selain itu, Ketua IPPNU Unisla Wellaika Pristya mengharapkan, bantuan yang disalurkan ke anak–anak panti dapat bermanfaat dan dipergunakan sesuai kebutuahan anak-anak.

PKS Piyungan Taubat

“Saya juga mengharap ke pemerintah Kabupaten Lamongan, supaya mengawal dengan teliti bantuan sosial yang disalurkan ke pihak yayasan panti asuhan karena rawan adanya penyelewengan,” imbuh Wella.

Sementara itu, Dewi, Ketua Panitia Kegiatan Baksos mengatakan, tidak hanya baksos saja, puncak dari kegiatan ini yakni menggelar motivasi training dan hypnoterapi ke sekolah-sekolah, dan memberi motivasi pelajar-pelajar yang akan menghadapi UN 2015. (Asyhari/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sholawat, Humor Islam, Pendidikan PKS Piyungan Taubat

Minggu, 14 Januari 2018

1.100 Anggota Banser Lampung Siaga di 11 Titik Mudik

Bandar Lampung, PKS Piyungan Taubat. Ketua PW GP Ansor Lampung Hidir Ibrahim, di Bandar Lampung, Ahad (3/7) menyatakan, pihaknya mempersiapkan 11 pos komando (posko) untuk melayani pemudik di wilayah tersebut.

1.100 Anggota Banser Lampung Siaga di 11 Titik Mudik (Sumber Gambar : Nu Online)
1.100 Anggota Banser Lampung Siaga di 11 Titik Mudik (Sumber Gambar : Nu Online)

1.100 Anggota Banser Lampung Siaga di 11 Titik Mudik

"Dari 15 pimpinan cabang, hanya empat yang tidak mendirikan Posko mudik karena sebagian besar bukan titik utama yang dilintasi kendaraan pemudik," ujar panglima tertinggi Gerakan Pemuda Ansor Lampung itu didampingi Kasatkorwil Tatang Sumantri.

100 Barisan Ansor Serbaguna (Banser), ujar Tatang menambahkan, telah diintruksikan untuk bisa menjaga posko secara bergantian. "Jika bisa, 24 jam ada Banser di posko mudik. Empat pimpinan cabang yang tidak mendirikan Posko mudik ialah PC GP Ansor Lampung Selatan, Lampung Barat, Metro dan Tulang Bawang Barat," kata dia lagi.

Di Way Kanan, pendirian Posko mudik telah disampaikan kepada Ketua PCNU KH Nur Huda, jajaran dewan penasehat, Yozi Rizal, Iskardo P Panggar, Darul Hafiz, dan Bupati Raden Adipati Surya serta mendapat tanggapan positif.

PKS Piyungan Taubat

Berdasarkan data di lapangan dihimpun Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Way Kanan yang juga Ketua PAC Ansor Way Tuba Agung Rahadi Hidayat, sepanjang jalan lintas Sumatera, Kecamatan Gunung Labuhan yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Utara hingga Kecamatan Way Tuba yang berbatasan dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, tercatat ada tujuh posko mudik, salah satu adalah posko mudik Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU).

Posko KBNU Way Kanan bertajuk Islam Rahmatan Lil Alamin, para pemudik yang lelah dipersilakan singgah guna menghindari hal tidak diinginkan. Dikoordinatori Wakil Kepala Satkorcab Banser Ponimin, Posko tersebut berada di depan Gedung PCNU, Jalan Lintas Sumatera, Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu menyediakan tempat sholat, istirahat, parkir dan MCK secara cuma-cuma.

Berikut daftar kontak posko mudik berada di Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Way Kanan tahun 2016. Posko RM Simpang Setia (0813 6901 5992) dan RM Posko RM Ngawi (0852 6748 8106), keduanya berada di Way Tuba. Posko RRI (0812 1211 7321) dan Posko Bina Marga Bedeng Alang-Alang (0821 8129 4883) keduanya berada di Kecamatan Blambangan Umpu.

PKS Piyungan Taubat

Lalu di Kecamatan Baradatu ada dua Posko, yakni Posko KBNU (0853 8200 8080/081379486987) dan Posko Gunung Katun (0821 7975 3828). Dan satu Posko di Kecamatan Gunung Labuhan (9119).

Untuk Puskesmas yang berada di sekitar jalan lintas Sumatera tercatat ada lima, Gunung Labuhan (085369415545), Baradatu (081272300302), Blambangan Umpu (08127826213) dan Bumi Baru (085279513282), lalu Way Tuba (0813 6763 1859).

Adapun untuk rumah sakit dan klinik berada di sekitar jalan lintas Sumatera, RSUD Z.A. Pagar Alam (085269508444), Klinik Gusna Medika Umpu Kencana, Blambangan Umpu (0822 8274 4443), Klinik AMC Blambangan Umpu (081373205690) dan RS Haji Kamino (081272095786). (Syuhud Tsaqafi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sholawat, Nusantara, Internasional PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock