Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2018

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting

Wonosobo, PKS Piyungan Taubat. Rapat Pleno PBNU di Kompleks Pondok Pesantren Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq), Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu-Ahad (7-8/9) akan membahas sejumlah persoalan internal NU dan beberapa rekomendasi terkait isu-isu penting nasional dan internasional.

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting (Sumber Gambar : Nu Online)

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting

Para peserta rapat Pleno PBNU berjumlah sekitar 130 orang yang terdiri dari pengurus PBNU dari jajaran syuriyah, tanfidziyah, mustasyar dan a’wan, serta ketua-ketua lembaga, lajnah dan badan otonom di tingkat pusat.

Para peserta rapat dibagi ke dalam empat komisi, yakni organisasi, program, penataan aset dan rekomendasi. Masing-masing komisi beranggotakan unsur syuriyah, tanfidziyah, mustasyar dan a’wan, serta ketua-ketua lembaga, lajnah dan badan otonom.

PKS Piyungan Taubat

Usai pembukaan Sabtu (7/9) besok, para peserta rapat akan mendengarkan laporan perkembangan NU pasca-Munas Cirebon 2012 oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Rapat kemudian dilanjutkan dengan sidang-sidang komisi.

Pada komisi program akan dievaluasi sejumlah program PBNU pasca Munas Cirebon yang dilaksanakan oleh lembaga, lajnah, serta beberapa program badan otonom.

PKS Piyungan Taubat

Untuk Komisi Organisasi, menurut Ketua Panitia Rapat Pleno PBNU H Arvin Hakim Thoha, akan dibahas konsep Ahlul Halli wal Aqdi, atau model pemilihan baru Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk disahkan dalam Muktamar mendatang.

“Sudah disiapkan draftnya nanti insyaallah akan dibahas. Pengennya nanti di Muktamar 2015, kita tidak lagi memakai model pemilihan langsung,” katanya.

Selain itu, lanjut Arvin, akan dibahas seputar kedudukan cabang dan wilayah. Sementara ini, kepengurusan cabang dan wilayah NU masih mengikuti administrasi kepemerintahan.

“Yang sekarang ada, berapa pun jumlah warga di PWNU maupun PCNU dan sepadat apapun programnya tetap saja suaranya sama di Muktamar,” katanya.

Pada komisi rekomendasi, Rapat Pleno antara lain akan membahas sikap NU terkait pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2014. “Untuk Capres nanti NU tidak akan menitipkan aspirasinya pada satu parpol saja. Tapi nanti ini kan dibahas dalam komisi,” pungkasnya. (A. Khoirul Anam)

Foto:Dok. PKS Piyungan Taubat: Dari kiri Ketua PBNU H Arvin Hakim Thoha, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Tokoh, Sejarah PKS Piyungan Taubat

Selasa, 13 Februari 2018

Muslimat NU Makassar Bantu Korban Kebakaran

Makassar, PKS Piyungan Taubat. Muslimat NU Kota Makassar menyerahkan bantuan sejumlah 50 paket sembako kepada korban kebakaran di jalan Kandea kota Makassar, Jumat (21/5). Mereka turut prihatin atas musibah kebakaran pada Kamis (14/5) lalu yang membuat 40 kepala rumah tangga kehilangan tempat tinggal.

Muslimat NU Makassar Bantu Korban Kebakaran (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Makassar Bantu Korban Kebakaran (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Makassar Bantu Korban Kebakaran

Ketua Muslimat NU Makassar Hj Syukriah Ahmad memimpin lansung penyerahan bantuan. Ia mengajak masyarakat yang sedang tertimpa musibah untuk bersabar.

"Kami warga Muslimat NU Kota Makassar sangat prihatin dan turut merasakan kesedihan masyarakat yang tertimpa musibah ini," kata Hj Syukriah.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, bantuan ini secara materi tidak seberapa nilainya. Namun ia berharap sedikit upaya ini bisa meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

Setiap paketnya memuat beras, gula dan teh. Muslimat NU Makassar menyerahkan langsung kepada panitia penerimaan bantuan kebakaran. (Rahman Hasanuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Bahtsul Masail, Sejarah, Doa PKS Piyungan Taubat

Senin, 12 Februari 2018

Gerakan Ekstrem Mulai Tampak, PCNU Tasikmalaya Gelorakan Tradisi Aswaja

Tasikmalaya,? PKS Piyungan Taubat. Pada era banjirnya informasi yang masuk dan gerakan radikal yang mulai kelihatan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tasikmalaya memberikan perhatian khusus untuk menjaga tradisi agar masyarakat memiliki pegangan. PCNU Tasikmalaya berupaya untuk menyemarakkan tradisi Aswaja dengan melibatkan pemuda dan remaja setempat.

Ketua Panitia Konfercab XVI PCNU Kabupaten Tasikmalaya H Tatang Sunarya mengatakan, gerakan-gerakan ormas yang mencoba menyebarkan paham radikalisme mulai masuk di tengah-tengah warga NU. Mereka sedikit-banyak mengubah segala tradisi dan pemikiran warga. Ini membuat pengurus harian NU Tasikmalaya resah.

Gerakan Ekstrem Mulai Tampak, PCNU Tasikmalaya Gelorakan Tradisi Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerakan Ekstrem Mulai Tampak, PCNU Tasikmalaya Gelorakan Tradisi Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerakan Ekstrem Mulai Tampak, PCNU Tasikmalaya Gelorakan Tradisi Aswaja

“Seperti halnya dulu di masjid-masjid kampung itu marhabaan, dibaan, pengajian dan memakmurkan masjid itu gampang dijumpai dan kaum muda menjadi aktornya. Namun susah kita mencari hal-hal seperti itu sekarang,” kata Tatang ketika ditemui PKS Piyungan Taubat di Kantor PCNU Kabupaten Tasikmlaya, Senin (26/12).

Sekretaris PCNU Kabupaten Tasikmalya ini melanjutkan, di era global ini apapun bisa masuk tanpa ada filter seperti isu-isu yang berseliweran di media sosial. Tak sedikit orang koar-koar tak jelas dan termakan isu sehingga membuatnya tak karuan mencaci sana-sini dan membabi buta. Bahkan paham-paham radikal dan sebagainya sangat deras masuk ke tengah masyarakat.

Hal-hal semacam ini terjadi karena tak kuatnya basis keilmuan dan pemahaman terhadap aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dengan mantap. Kelemahan inilah yang membuat mereka mudah terbakar emosi.

PKS Piyungan Taubat

Karenanya pembinaan-pembinaan itu sangat dibutuhkan. PCNU Tasikmalaya memilih pembinaan itu dalam bentuk syiar terhadap tradisi dan lewat cara yang massif mengikuti cara global sekarang harus dilakukan.

Konfercab yang akan dilaksanakan di Pesantren Cipasung, Kamis (29/12) kali ini menitikberatkan pada hal-hal itu. Panitia mengusung tema Menjaga Tradisi dan Memperkokoh Aqidah Aswaja di Tengah Tantangan Global.?

PKS Piyungan Taubat

“Tema ini menjadi PR besar buat kami. Dalam persidangan nanti kami berharap ditemukan keputusan-keputusan terbaik untuk menjadikan Tasikmalaya sebagai kota santri lahir dan batin,” kata Tatang. (Husni Mubarok/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Syariah, Internasional, Sejarah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 09 Februari 2018

Sosialisasi Pelajar Antiradikalisme di Kota Bandung

Bandung, PKS Piyungan Taubat. Tim Pelajar Antiradikalisme (PAR) melakukan sosialisasi mengenai bahaya radikalisme di kalangan pelajar di Kecamatan Regol Kota Bandung, Kota Bandung, Sabtu, (27/1).

Ketua Harian Tim PAR Ahmad Regi Maulana mengatakan sosialisasi ini adalah bentuk nyata atas keprihatinan PAR terhadap paham radikal di kalangan pelajar.

Sosialisasi Pelajar Antiradikalisme di Kota Bandung (Sumber Gambar : Nu Online)
Sosialisasi Pelajar Antiradikalisme di Kota Bandung (Sumber Gambar : Nu Online)

Sosialisasi Pelajar Antiradikalisme di Kota Bandung

"Maka pada acara masa kesetiaan anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang (Pac) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Regol Tim PAR kembali hadir untuk mengingatkan bahaya paham radikalisme di kalangan pelajar yang dapat merusak generasi muda saat ini," kata dia.

Ia menambahkan sosialisasi langsung kepada pelajar sangatlah efektif guna mencegah serta mengikis paham radikalisme dikalangan pelajar serta terciptanya suasana yang interaktif dan menyenangkan untuk pelajar itu sendiri.

"Tatap muka seperti ini kan sangat efektif sekali menurut saya," bebernya.

PKS Piyungan Taubat

Ia berharap Tim PAR  dapat menjadi media komunikasi dikalangan pelajar dalam menangkal paham-paham radikalisme yang mencoba merusak masa depan bangsa, serta kedepan kegiatan seperti ini akan sering dilakukan oleh Tim PAR.

"Kita sih berharapnya Tim PAR ini bisa menjadi media komunikasi bagi pelajar, bahkan menjadi solusi dalam menangkal paham-paham radikalisme, dan kedepannya kegiatan seperti ini akan sering kita lakukan," pungkasnya. (Ridwan Abdul Malik/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Sejarah, Nasional PKS Piyungan Taubat

Selasa, 30 Januari 2018

Kiai Hasyim Minta Islam Aswaja Dikawal di Maluku

Ambon, PKS Piyungan Taubat



Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Wilayah Maluku, Abidin Wakano mengatakan almarhum KH Hasyim Muzadi pernah berpesan untuk mengawal Islam yang "rahmatan lil alamin" dalam konteks berbangsa dan bernegara di Maluku.

Kiai Hasyim Minta Islam Aswaja Dikawal di Maluku (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Hasyim Minta Islam Aswaja Dikawal di Maluku (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Hasyim Minta Islam Aswaja Dikawal di Maluku

"Pesan itu disampaikan saat pertemuan ulama di Jakarta pada 2009. Saya dipanggil beliau, selanjutnya berpesan tolong kawal Islam yang rahmatan lil alamin dalam konteks kemalukuan. Saya ingat sekali apa yang beliau katakan saat itu," katanya, di Ambon, Kamis.

Mengenang sosok mantan Ketua Umum Pengurus Besar NU KH Hasyim Muzadi yang wafat di Malang, Jawa Timur, sekitar pukul 06.15 WIB, Abidin mengatakan warga NU di Maluku merasa sangat kehilangan tokoh Islam yang dikenal dengan sifat moderatnya.

Tokoh bangsa yang memahami progresifnya dinamika Islam dan menaruh perhatian besar terhadap keberagaman untuk kesatuan bangsa, tak terkecuali di Maluku.

PKS Piyungan Taubat

Ia bahkan pernah memberikan pesan khusus, bahwa pasca konflik sosial pada 1999, tugas para ulama di Maluku menjadi sangat berat, tetapi tanggung jawab untuk selalu menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara harus dijalankan, dengan mengembangkan Islam yang rahmatan lil alamin atau peduli dengan sesama.

"Sebagai warga NU, kami di Maluku merasa sangat kehilangan tokoh dan guru bangsa dengan pemikiran yang moderat, memahami dinamika keislaman dan mencoba menjembataninya. Dalam banyak perjumpaan, beliau selalu menegaskan untuk terus mengawal nilai-nilai moral berbangsa," tandasnya.

PKS Piyungan Taubat

Menurut Abidin, di berbagai perjumpaan dengan ulama-ulama lainnya, KH Hasyim Muzadi dengan pemikiran Islam "ahlus sunnah wal jamaah" selalu menegaskan penentangannya terhadap radikalisme mengatasnamakan agama.

Satu waktu dalam kunjungan ke Ambon untuk menghadiri zikir akbar, KH Hasyim Muzadi berkali-kali mengingatkan pengurus NU Maluku agar terus menjaga keutuhan bangsa, memperhatikan kalangan masyarakat bawah, dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, ia juga perpesan agar pesantren-pesantren NU didirikan di wilayah provinsi seribu pulau tersebut.

"Beliau bilang pikiran kalian maju, tapi juga harus mampu memperhatikan lapisan bawah. Di sisi lain wahabisme juga adalah tantangan yang berat. Paling penting adalah umat Islam di Maluku harus mengembangkan SDM. Beliau juga mengingatkan untuk membangun pesantren NU di sini," tegas Abidin. (Antara/Mukafi Niam)



Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sejarah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 19 Januari 2018

#HarlahGusDur Ramaikan Jagat Twitter

Jakarta, PKS Piyungan Taubat 



Meski wafat tujuh tahun lalu, KH Abdurrahman Wahid masih terus hadir, kendati hanya cerita atau kutipan pembicaraannya, tulisannya, dan pemikirannya. Seperti hari ini, Jumat (4/8), Gus Dur diungkapkan warga dunia maya hingga merajai trending topic di media sosial Twitter dengan tagar #HarlahGusDur.  

Saat berita ini ditulis, tagar tersebut menempati urutan pertama di Twitter Indonesia. Warga dunia maya ada yang ngetwitt ungkapan pribadi tentang Gus Dur, ungkapan Gus Dur sendiri, menautkan foto bersama Gus Dur, video, atau quote Gus Dur.   

#HarlahGusDur Ramaikan Jagat Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)
#HarlahGusDur Ramaikan Jagat Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)

#HarlahGusDur Ramaikan Jagat Twitter

Dedi Mulyadi misalnya, melalui akun ?@DediMulyadi71, ngetwit dengan mencantumkan foto bersama Gus Dur. Bupati Purwakarta itu mengatakan, “Beliau tidak pergi, senantiasa ada di hati, menyejukan lewat petuahnya, menebar bahagia dengan humornya #HarlahGusDur.”

Akun Pengagum Gusdur? @KangMishbah1, melakukn kultwitt. Pada twitt ketujuh ia mengatakan, “Pkaian bliau yaitu kjujuran. Prinsip ksukaannya adalh kterbukaan. Smua klompok bliau rangkul, trmasuk yg dlu prnah mmukul #HarlahGusDur”.

PKS Piyungan Taubat

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ulil Abshar Hadrawi, Gus Dur masih dibicarakan orang karena ia fenomenal. Pemikiran dan tindakan Gus Dur selalu menjadi teladan. Pemikirannya berusia panjang karena bersumber dari hati yang jernih. Tema-temanya sepanjang masa, seperti tema kemanusiaan. 

“Dia tidak hanya mikirin NU, tapi yang lebih besar, yaitu bangsa dan dunia,” katanya di gedung PBNU, Jakarta.  

Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri juga turut serta pada ngetwitt bareng harlah Gus DUr ke-77 tersebut. Kiai yang akrab disapa Gus Mus itu ngetwitt: “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka semakin besar rasa toleransinya. "K. H. Abdurrahman Wahid" #HarlahGusDur”. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Sejarah, Ulama, Internasional PKS Piyungan Taubat

Kamis, 11 Januari 2018

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final

Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat. Liga Santri Nusantara (LSN) U-17 di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (3/12) mempertemukan tim sepak bola pesantren Darunnajah Garut melawan tim dari pesantren Al-Asyariah Tangerang. Pertandingan berakhir dengan skor 6-0 untuk tim sepak bola pesantren Al-Asyariah. Kemenangan ini mengantarkan tim Al-Asyariah pada putaran final.

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final (Sumber Gambar : Nu Online)
Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final (Sumber Gambar : Nu Online)

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final

Tim pesantren Al-Asyariah unggul lebih dulu pada menit ke-8 yang disunting M Sopyan. Gol kedua dicetak oleh M Janisahri di menit ke-13 lewat tendangan jarak jauhnya sehingga mampu merobek gawang tim sepak bola pesantren Darunnajah.

Wasit M Agus Muslim akhirnya harus memberikan ganjaran kartu merah kepada pemain dari kubu tim pesantren Darunnajah Asep Syahri karena melakukan pelanggaran.

PKS Piyungan Taubat

Tak berselang lama, tim sepak bola Al-Asyariyah mendapatkan hadiah penalti yang mampu dimanfaatkan oleh Afrisal dengan baik sehingga tendangan itu membobol gawang tim pesantren Darunnajah. Pertandingan bertahan dengan skor 3-0 hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua pemain pesantren Al-Asy-ariah mampu menambahkan tiga poin yang dihasilkan oleh Khairul, M Aruiyan lewat sundulannya, dan Afrisal sehingga skor akhir pada babak kedua menjadi 6-0.

PKS Piyungan Taubat

Selanjutnya, pesantren Al-Asyariah akan bertemu dengan tim sepak bola pesantren Nurul Islam Jember pada babak final yang digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Ahad (6/12) mendatang.

Pelatih tim sepak bola pesantren Al-Asyariah H Agus Suparman mengaku, dengan hasil akhir 6-0 yang mampu dihasilkan oleh anak asuhnya pihaknya tetap akan memfokuskan anak asuhnya pada kosentrasi. Kemenangan yang dihasilkan itu merupakan gaya dari para pemain pesantren Al-Asyariah dan bukan terpengaruh oleh pemain lawan.

"Kita imbang dengan pemain dari Jember. Namun, kita harus juara. Karena sebelum sampai Surabaya kami selalu latihan rutin seminggu tiga kali. Mohon doanya sehingga kami mendapatkan juara," pinta Agus.

Salah satu pemain sepak bola Al-Asyariah Afrisal Dwi Salgani mengaku senang bisa lolos ke babak final. Hal itu ditegaskan Afrisal karena kerja sama tim yang cukup bagus.

"Kami sangat senang karena baru pertama main di stadion Gelora Delta Sidoarjo dan bisa lolos ke babak final. Hari ini permainan kami cukup bagus. Nanti ada yang diperbaiki lagi sehingga menambah finishing dan kondisional saja," kata Afrisal dengan nada gembira. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Sejarah, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock