Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat. Bencana kekeringan dan kebakaran yang menyebabkan kabut asap yang cukup menghawatirkan di berbagai daerah pada saat ini, mengundang keprihatinan PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung. Walaupun kondisi tersebut belum begitu dirasakan di Kabupaten Pringsewu, namun secara umum patut untuk disikapi dengan melakukan langkah langkah yang bersifat dzohir dan batin.

Menurut Katib Syuriyah PCNU Pringsewu Munawwir, kondisi ini harus disikapi oleh seluruh umat Islam dengan banyak bertobat dan melakukan puasa yang diniatkan agar bencana kemarau yang saat ini terjadi segera berlalu.

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa

"Disunnahkan ketika musim kemarau untuk banyak bertobat, mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berpuasa jika akan diteruskan dengan melaksanakan shalat Istisqa," katanya, Senin (26/10/15)

PKS Piyungan Taubat

Sementara itu dalam menyikapi hal tersebut Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrohim mengatakan bahwa pihaknya akan segera menerbitkan imbauan dan selebaran yang ditujukan untuk warga masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Pringsewu.

PKS Piyungan Taubat

Dalam selebaran tersebut akan dimuat materi doa ketika terjadi kemarau dan tata cara pelaksanaan shalat Istisqa. "Kita harapkan doa ini dibaca seluruh umat Islam di setiap shalat fardu dan dibaca oleh para khotib di Khutbah Jumat pada saat saat ini," jelasnya.

Taufiq menambahkan bahwa jika kondisi kemarau terus berlanjut dan berdampak pada kondisi yang sangat memprihatinkan di Kabupaten Pringsewu maka akan dilaksanakan shalat Istisqa dalam rangka memohon turunnya hujan. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta, Habib PKS Piyungan Taubat

Jumat, 26 Januari 2018

Gus Sholah: Presiden Perlu Bertemu Masyarakat di Haul Gus Dur

Jombang,PKS Piyungan Taubat. Presiden Joko Widodo belum dipastikan hadir pada haul kelima Presiden keempat RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang akan berlangsung di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada 5 Januari 2015 nanti.

Saat ditemui PKS Piyungan Taubat Rabu (24/12), Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid mengaku tidak tahu kepastian kehadiran Presiden Jokowi. Tapi menurutnya presiden perlu bertemu masyarakat yang berkumpul dalam peringatan wafatnya almaghfurullah Gus Dur nanti.

Gus Sholah: Presiden Perlu Bertemu Masyarakat di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Sholah: Presiden Perlu Bertemu Masyarakat di Haul Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Sholah: Presiden Perlu Bertemu Masyarakat di Haul Gus Dur

“Saya tidak tahu, tapi saya sudah menyampaikan undangannya. Saya pikir beliau perlu juga bertemu dengan masyarakat Islam. Di sini nanti kan banyak,” kata cucu Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari yang biasa dipanggil Gus Sholah itu.

PKS Piyungan Taubat

Berdasarkan tahun-tahun sebelumnya, setiap pelaksanaan haul Gus Dur, puluhan ribu orang pasti memadati Tebuireng. Itu semua karena kecintaan berbagai lapisan masyarakat terhadap sosok Gus Dur. Setiap harinya saja peziarah yang datang ke makam Gus Dur tidak akan kurang dari 5000 orang dari berbagai daerah.

Terkait tiga menteri Kabinet Kerja yang dikabarkan juga akan menjadi tamu kehormatan dalam acara haul nanti. Kiai kharismatik itu membenarkan. “Yang kami undang ada ibu Khofifah Indar Parawansa, Lukman Hakim Saifuddin, dan Indroyono Susilo.  Karena ini orang yang saya kenal baik. Saya kenal lama,” ujar adik kandung Gus Dur ini.

PKS Piyungan Taubat

Sedangkan untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang juga digadang-gadang akan hadir, ternyata memang tidak diundang. “Oh tidak, saya sama Ibu Susi malah belum pernah ketemu,” tandas rektor Unhasy Tebuireng itu. (Romza/Abdullah)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta PKS Piyungan Taubat

Selasa, 23 Januari 2018

PWNU Bangka Belitung Santuni Yatim Piatu

Pangkalpinang, PKS Piyungan Taubat. Pengurus Wilayah Nahdlathul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengadakan Pemberian Santunan kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa, pada? Sabtu mendatang, 19 Juli 2014, bertempat di Kantor sekretariat PWNU Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang.

Demikian dikatakan M. Harjuna, ketua panitia kegiatan disela-sela? Bazar Ramadhan Pasar Murah Sembako, Senin, 14 Juli 2014.? Sebanyak 100 anak-anak yatim piatu dan 100 orang kaum dhuafa di sekita Kota Pangkalpinang akan menerima santunan berupa uang dan paket lebaran.

PWNU Bangka Belitung Santuni Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Bangka Belitung Santuni Yatim Piatu (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Bangka Belitung Santuni Yatim Piatu

“Kegiatan ini merupakan salah satu bukti kepedulian PWNU Kepulauan Bangka Belitung terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga dapat membantu meringankan beban hidup mereka,”? ujar M. Harjuna yang juga mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Syeikh Abdurrahman Shiddik, Pangkalpinang.

PKS Piyungan Taubat

“Pemberian santunan nanti akan diserahkan langsung oleh Ketua PWNU Kepulauan Bangka Belitung Haji? Agus Erwin, dan dihadiri para habaib, pengurus ranting dan cabang diwilayah Pulau Bangka,” lanjutnya.

PKS Piyungan Taubat

Salah seorang pengurus PWNU Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Ruslan, mengatakan bahwa pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Ramadhan PWNU Kepulauan Bangka Belitung tahun 1435 Hijriyah.? ?

Kegiatan lainnya adalah Bazar Ramadhan berupa pasar murah sembako yang telah dimulai pada tanggal 04 Juli 2014 lalu, dan rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup pada tanggal 27 Juli 2014 nanti atau satu hari sebelum hari raya Idul Fitri.

“Sembako yang dijual disini harganya jauh lebih murah dari harga dipasaran, seperti gandum satu kgnya Rp 9000,-, minyak goreng merk fortune satu liter Rp 11.500,-, satu lusin mie instant Rp 9.000,-, gula pasir satu kilo Rp 10.500,-, dan beras pulen 5 kg dijual Rp 44.000,” kata Drs. Ruslan. (Hardi Alqadry/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta, Kiai, Bahtsul Masail PKS Piyungan Taubat

Selasa, 02 Januari 2018

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman

Ngawi, PKS Piyungan Taubat. Pesantren tidak dapat dipisahkan dengan kitab kuning. Lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, diadakan lomba hafalan nadzom yang diikuti ratusan santri dari berbagai pesantren.

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman (Sumber Gambar : Nu Online)
Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman (Sumber Gambar : Nu Online)

Menjaga Marwah Pesantren dengan Nadzoman

Lomba tersebut dikemas dalam acara Festival Sastra Religi, musabaqah hafalan nadzom yang dibagi menjadi 3 tingkatan yakni ula, wustho dan ulya.

Saat membuka acara, penggagas kegiatan ini, H Abdul Halim Iskandar mengemukakan, "Ini untuk memelihara dan menjaga tradisi keilmuan pesantren," katanya, Kamis (17/11).

PKS Piyungan Taubat

Menurut Ketua DPRD Jatim tersebut, tradisi menghafal nadzom gramatika Bahasa Arab baik Imrithi, Jurmiyah hingga Alfiyah sudah sedikit lemah. "Kegiatan ini untuk menghidupkan kembali tradisi keilmuan yang mempersatukan pesantren," ungkapnya.

Bagi Gus Halim (sapaan akrabnya), menghidupkan tradisi tersebut sangat penting tidak semata bagi keberlangsungan di pondok. "Yang juga penting adalah sebagai jaminan bahwa kajian di pesantren NU selalu menjaga persatuan dan keutuhan NKRI," sergahnya.

Lomba nadzom ini sudah berlangsung di 3 pesantren lain di Jatim yang dibedakan menjadi 4 zona.

Para pemenang dari berbagai zona nantinya akan bertemu kembali di babak final. "Pelaksanaannya tanggal 24 November di Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang," jelas Gus Halim.

PKS Piyungan Taubat

Babak penyisihan zona 4 ini berlangsung di Pondok Pesantren Al-Amnaniyah 2 Bangor Karangjati Ngawi. Para peserta adalah utusan 32 pesantren dari 10 kabupaten dan kota. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Bahtsul Masail, Warta PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 16 Desember 2017

Keliru Pahami Al-Quran Bisa Menyesatkan

Sleman, PKS Piyungan Taubat - Al-Quran adalah petunjuk bagi umat manusia. Hal ini tentu saja bila mereka benar mencari petunjuknya. Namun demikian, Al-Quran bisa juga menjadi racun bila seseorang keliru mengambil dan memahami makna dari Al-Quran itu sendiri.

Demikian disampaikan oleh Pengasuh Pesantren Sunan Pandanaran KH Mutashim Billah (Gus Tashim) saat memberi sambutan pada acara Kuliah Tafsir Pesantren, Kamis, (6/5) pagi.

Keliru Pahami Al-Quran Bisa Menyesatkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Keliru Pahami Al-Quran Bisa Menyesatkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Keliru Pahami Al-Quran Bisa Menyesatkan

Kajian ini rutin digelar setiap selapan (empat puluh hari sekali) di Kampus STAI Sunan Pandanaran, Kabupaten Sleman.

PKS Piyungan Taubat

Menurut Gus Tashim, saat ini dalam khazanah keilmuan tafsir, ada yang dalam memahami Al-Quran sepenuhnya berdasarkan ilmu pengetahuan namun tanpa kontrol yang baik sehingga melanggar rambu-rambu ajaran Islam itu sendiri. Ada pula produk tafsir yang tekstualis, apa adanya, sehingga menyebabkan pemahaman terhadap Al-Quran menjadi sempit.

"Di tengah situasi yang seperti ini, kita beruntung masih ada pesantren-pesantren dengan misinya, yaitu melanjutkan dakwah dan perjuangan Rasulullah SAW. Harapannya adalah kita dapat menghasilkan produk tafsir Al-Quran yang sesuai dengan misi Rasulullah SAW dan jiwa serta semangat pesantren," kata Gus Tashim.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, visi dan misi Al-Quran yang dibawa oleh pesantren adalah menerjemahkan kehidupan Rasulullah SAW yang penuh dengan kasih sayang. Rasulullah SAW mengajarkan Islam dengan penuh cinta kasih sehingga Islam dipahami sebagai agama yang damai dan membawanya pun dengan cara yang damai pula.

Sementara, narasumber Kuliah Tafsir Pesantren KH Ali Nurdin mengatakan, tafsir pesantren adalah upaya menuju tafsir moderat. Menurutnya, tafsir moderat ini berusaha mempertemukan secara seimbang aspek etika, intelektualitas, serta keterampilan manusia sekaligus tetap bertujuan untuk mengajak dan membuat orang melakukan hal baik. (Anwar Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta, Santri PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 09 Desember 2017

Probolinggo Tuan Rumah LSN Region Jatim III

Probolinggo, PKS Piyungan Taubat



Kota Probolinggo dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan Liga Santri Nusantara (LSN) Region Jatim III yang akan digelar Rabu (23/8). Liga yang mempertemukan tim sepak bola perwakilan pondok pesantren dari Pasuruan-Banyuwangi ini akan dilaksanakan di tiga tempat sekaligus.

Probolinggo Tuan Rumah LSN Region Jatim III (Sumber Gambar : Nu Online)
Probolinggo Tuan Rumah LSN Region Jatim III (Sumber Gambar : Nu Online)

Probolinggo Tuan Rumah LSN Region Jatim III

Tiga tempat itu meliputi Stadion Bayuangga, Lapangan Karya Bhakti dan Lapangan Scorpion. Stadion Bayuangga sendiri akan digunakan untuk dua laga pembuka dan babak final serta perebutan tempat ketiga.

“Kami sudah cek kesiapan ketiga venue pertandingan. Sekarang sudah siap 100 persen untuk kick off," kata Koordinator LSN Regional Jatim III Abd. Azis, Selasa (22/8) siang.

Dalam laga pembuka, dua tim asal Kabupaten Probolinggo akan saling bertanding. Yaitu tim Pondok Pesantren Ummul Quro Desa Kropak Kecamatan Bantaran dan tim Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan. Laga pembuka ini akan dimulai pukul 08.00 WIB.

PKS Piyungan Taubat

Selanjutnya pada pukul 09.30 WIB, tim Pondok Pesantren Roudlatul Karomah akan bertanding melawan tim Pondok Pesanteren Anwarul Maliki di stadion yang sama. Pertandingan sendiri akan berlangsung selama 2x35 menit.

Rencananya, LSN Region Jatim III akan dibuka Wali Kota Probolinggo Hj Rukmini. Sejumlah pejabat dan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jawa Timur direncanakan akan hadir. Antara lain Katib PWNU Jawa Timur KH Syafrudin Syarif dan sejumlah pengurus NU di Kabupaten dan Kota Probolinggo. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Sunnah, Warta, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Jumat, 08 Desember 2017

Motivasi Anggota, Muslimat NU Probolinggo Bina Pengurus Ranting

Probolinggo, PKS Piyungan Taubat - Sebagai upaya memberikan motivasi kepada seluruh anggota, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Probolinggo rutin memberikan pembinaan kepada para pengurus ranting secara bergantian.

Pembinaan dilaksanakan di pengurus Pimpinan Ranting Muslimat NU Desa Wonorejo Kecamatan Wonomerto, Rabu (15/3). Pembinaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Nurhayati. Kegiatan ini diikuti oleh 80 orang anggota Muslimat NU se-Desa Wonorejo Kecamatan Wonomerto. ?

Motivasi Anggota, Muslimat NU Probolinggo Bina Pengurus Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
Motivasi Anggota, Muslimat NU Probolinggo Bina Pengurus Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

Motivasi Anggota, Muslimat NU Probolinggo Bina Pengurus Ranting

Dalam kegiatan ini Hj Nurhayati menyampaikan ucapan terima kasih karena kegiatan yang sudah ada ini harus didukung sepenuhnya oleh anggota Muslimat Ranting dengan harapan dari kegiatan ini memotivasi anggota untuk lebih giat dan semangat.

“Melalui kegiatan ini kita dapat menyampaikan informasi kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi serta sektor yang lainnya. Sehingga anggota bisa mengetahui semua program Muslimat NU,” katanya.

PKS Piyungan Taubat

Dengan demikian jelas Hj Nurhayati, paling tidak perubahan tingkat kesadaran ini harus digerakkan oleh semua elemen masyarakat mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran yang semakin tinggi.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada anggota yang sangat semangat mengikuti kegiatan ini. Jarak rumah anggota dari rumah yang lainnya sangat berjauhan akan tetapi tetap semangat. Luar biasa patut untuk kita acung jempol dengan akses jalan kurang memadai. Mudah-mudahan ini menambah semangat dalam berorganisasi,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta, Kyai, Nahdlatul PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock