Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Februari 2018

Penyelenggaraan 4th ASEM TMM Berjalan Lancar

Nusa Dua, PKS Piyungan Taubat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena kegiatan 4th Asia-Europe Meeting, Transport Ministers Meeting (ASEM TMM) yang berlangsung di Bali pada tanggal 26-28 September 2017 berjalan lancar dan sukses.

Penyelenggaraan 4th ASEM TMM Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)
Penyelenggaraan 4th ASEM TMM Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)

Penyelenggaraan 4th ASEM TMM Berjalan Lancar

"Saya sangat bahagia sekali dan bersyukur penyelenggaraan 4th ASEM TMM ini berjalan lancar dan sukses. Status awas dari Gunung Agung tidak menjadi hambatan para peserta dari berbagai negara untuk hadir di Bali, hal ini terbukti dari hadirnya secara langsung sejumlah Menteri Transportasi dalam Pertemuan ini," kata Menhub Budi Karya saat jumpa pers bersama EU Commisioner for Mobility and Transport Violeta Bulc dan Deputy Secretary General of ASEAN Vongthep Artakaivalvateen,Rabu, (27/9).

Menhub mengatakan seluruh rangkaian kegiatan 4th ASEM TMM  berjalan lancar, seperti Transport Ministers Meeting (TMM), Transport Senior Officer Meeting (TSOM), Bussines Forum dan Pameran Transportasi dan Logistik.

"Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Untuk bussines forum dan pameran transportasi dan logistik berlangsung ramai dan meriah serta menghasilkan beberapa potensi kerja sama business to business," tambah Menhub Budi.

Menhub Budi Karya juga berharap output dari kegiatan ini yaitu Bali Declaration dapat menjadi momentum bagi kerjasama dan konektifias bagi para negara ASEM.

PKS Piyungan Taubat

"Saya berharap Bali Declaration menjadi momentum bagi negara-negara ASEM untuk lebih dapat berkerjasama dalam berbagai sektor transportasi dan dapat meningkatkan konektifitas antara negara ASEM," tutup Menhub Budi Karya.

EU Commisioner for Mobility and Transport Violeta Bulc juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia sebagai tuan rumah karena penyelenggaraan 4th ASEM TMM berjalan lancar dan sukses. Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Deputy Secretary General of ASEAN Vongthep Artakaivalvateen.

Sebagai informasi 4th Asia-Europe Meeting, Transport Ministers Meeting 2017 (ASEM TMM) dihadiri oleh 38 Negara dari 51 Negara yang diundang. Selain itu hadir 5 organisai Internasional, yaitu ASEAN Secretariat, Asia-Europe Foundation, European Union, UNECE dan UNESCAP. Dari jumlah Negara yang hadir, ada 15 Menteri Transportasi yang hadir. Adapun jumlah total delegasi yang hadir adalah 251 orang. (red. Kendi Setiawan)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, RMI NU PKS Piyungan Taubat

Rabu, 21 Februari 2018

IPNU Jatim Adakan Polling, Ini Kata Pelajar Soal FDS

Surabaya, PKS Piyungan Taubat. Pembicaraan akhir-akhir ini dihiasi dengan pro kontra tentang sekolah lima hari atau full day school (FDS). Akan tetapi pemberitaan tentang topik ini nyaris belum menyuarakan pendapat pelajar. Pasalnya, proses belajar mengajar bertujuan memposisikan peserta didik (pelajar) sebagai subjek.?

Ironisnya, dalam kasus ini mendadak pelajar diposisikan sebagai objek. Bagaimana tidak, hampir seluruh pemberitaan baik pro atau kontra pada kebijakan full day school adalah mereka yang sudah tidak duduk dibangku sekolah. “Oleh karenanya, kami terpanggil untuk turut menyurakan pendapat para pelajar. Tak lain mereka yang kini masih duduk di bangku sekolah,” kata Ahmad Ainun Najib, Direktur Student Research Center (SRC) Jatim, Rabu (21/6).

IPNU Jatim Adakan Polling, Ini Kata Pelajar Soal FDS (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jatim Adakan Polling, Ini Kata Pelajar Soal FDS (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jatim Adakan Polling, Ini Kata Pelajar Soal FDS

Peraturan Menteri (Permen) No 23 tahun 2017 menurut Muhadjir Effendy Mendikbud, yang mengatur FDS tidak akan menambah beban murid. Sedangkan Wakil Presiden H M Jusuf Kalla, menegaskan, kebijakan ini tidak bisa diputuskan di tingkat menteri. Hal tersebut karena menyangkut 50 juta pelajar terkena dampak jika program ini belum siap diterapkan.?

Penolakan juga datang dari PBNU. Ormas Islam terbesar di Indonesia ini melalui Sekjen PBNU merilis tujuh poin kerugian sistem penerapan FDS. Di antaranya beban belajar yang akan makin memberatkan siswa. “Di banyak tempat Madin biasanya dilaksanakan sore hari. Jika sekolah diberlakukan sampai sore hari, maka praktis mereka tak bisa mengikutinya,” kata H Helmy Faishal Zaini, di Kantor PBNU 14 Juni lalu.

Senin (19/6) lalu, Presiden Joko Widodo melalui Ketua Umum MUI dan Menteri Pendidikan menyampaikan akan menata ulang kebijakan FDS. “Presiden merespons aspirasi yang berkembang di masyarakat dan memahami apa yang jadi keinginan masyarakat dan ormas Islam. Oleh karena itu, presiden akan melakukan penataan ulang terhadap aturan itu,” kata KH Ma’ruf Amin.

PKS Piyungan Taubat

Penerapan FDS akan ditunda sampai Presiden Joko Widodo mengeluarkan peraturan presiden (Perpres). Lalu bagaimana respon pelajar? Lembaga Survei, Student Research Center (SRC) IPNU Jatim melakukan polling via Whatsapp (WA) yang tersebar di seluruh grup pelajar di Jawa Timur mulai SMP/SMA sederajat. Dengan cara menulis nama, nama sekolah, kabupaten/kota lalu jawaban dan dikirim melalui nomor WA yang tercantum hingga pukul 23.59 WIB per tanggal 19 Juni 2017.?

PKS Piyungan Taubat

“Alhamdulillah para pelajar merespon begitu cepat dan antusias. Dalam waktu sehari semalam kita menyebar polling melalui grup WA pelajar, sebanyak 420 responden mengirimkan jawabannya,” tutur Najib itu saat ditemui di kantor PW IPNU Jatim.?

Dari 420 responden, 79.05% menjawab tidak setuju dengan sistem penerapan FDS. Sedangkan 20.95% setuju. Alasan penolakan FDS oleh pelajar adalah menguras tenaga dan pikiran sebanyak 38.25%. Tidak bisa membantu orang tua 16.87% dan bikin capek dan bosan dalam kelas sebanyak 15.06%.

Selebihnya para pelajar menjawab tidak bisa belajar ilmu agama di madrasah atau madrasah diniyah, tidak bisa berorganisasi dan keterbatasan waktu untuk bersosial masyarakat. “Polling ini kami lakukan untuk menyerap aspirasi dari kalangan pelajar. Kami berharap riset ini bisa menjadi data bagi pemangku kebijakan, bahwa pelajar tidak setuju dengan penerapan sistem FDS,” terang remaja yang juga pengurus IPNU Jatim ini.

Sekitar 85 pelajar berasumsi dengan adanya FDS, bisa meningkatkan pendidikan di Indonesia. “Pelajar Indonesia harus terus belajar dan tidak terlalu banyak bermain, dengan FDS waktu bermain mereka secara otomatis berkurang,” kata Fera Febriana pelajar SMKN 1 Banyuwangi ini.?

Polling melalui akun media sosial akan terus dilakukan. Ke depannya akan kami lakukan polling melalui twitter, facebook dan instagram karena akun media sosial tersebut sudah akrab di kalangan pelajar,” pungkas A Ainun Najib. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Anti Hoax PKS Piyungan Taubat

Minggu, 18 Februari 2018

Militer Myanmar Akui Bunuh Warga Rohingya

Yangon, PKS Piyungan Taubat. Militer menyatakan bahwa beberapa tentaranya telah melakukan pembunuhan atas 10 ‘teroris Muslim’ selama serangan gerilya pada awal September, setelah penduduk desa Buddha memaksa orang-orang yang ditangkap ke dalam kuburan yang mereka gali.

Seperti dikutip Reuters, militer Myanmar mengakui hal tersebut pada Rabu (10/1) lalu. Pengakuan seperti ini jarang sekali diungkapkan militer Myanmar dalam operasi-operasi yang mereka lancarkan di negara bagian barat, Rakhine. 

Pada 25 Agustus tahun lalu, tentara Militer melakukan serangan balasan di Rakhine utara sebagai tanggapan atas serangan militan Rohingya. Serangan ini memicu 650 ribu penduduk Muslim Rohingya mengungsi ke wilayah Bangladesh. Pelarian diri warga Rohingya ini telah memunculkan banyak cerita tentang pembunuhan massal, pemerkosaan geng, dan serangan pembakaran oleh pasukan keamanan.

Militer Myanmar Akui Bunuh Warga Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)
Militer Myanmar Akui Bunuh Warga Rohingya (Sumber Gambar : Nu Online)

Militer Myanmar Akui Bunuh Warga Rohingya

Pada 18 Desember, Militer mengumumkan bahwa ada sebuah kuburan massal yang berisi 10 mayat ditemukan di desa pesisir Inn Din, sekitar 50 km (30 mil) utara dari ibu kota negara bagian Sittwe. Kemudian, Tentara menunjuk seorang perwira senior untuk menyelidiki hal tersebut.

Sebelumnya, Pasukan bersenjata Myanmar sudah berpuluh-puluh tahun dituduh kelompok hak asasi manusia dan pemerintah negara-negara Barat karena telah melakukan pelanggaran dalam berbagai konflik etnik di negara ini, namun jarang terjadi tentara yang bertanggung jawab.

Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan beberapa negara telah menilai bahwa apa yang dilakukan Myanmar tersebut adalah pembersihan etnis di Negara Bagian Rakhine, utamanya sejak bentrokan pecah antara pasukan keamanan pemerintah dan pejuang Rohingya pada 25 Agustus.

PKS Piyungan Taubat

Tindak lanjut

Amnesty International, Kelompok Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa pengakuan militer atas insiden tersebut merupakan perkembangan positif, namun itu hanya puncak gunung es.

PKS Piyungan Taubat

Amnesty International menyerukan untuk melakukan penyelidikan independen saat tentara Myanmar mengakui untuk pertama kalinya bahwa tentaranya membunuh 10 Rohingya. Ironisnya, militer dan penduduk desa terlibat dalam aksi pembunuhan ‘teroris Bengali.’ Oleh karenanya, hal ini akan dibawa ke meja hukum.

"Ini hanya puncak gunung es dan menjamin penyelidikan independen yang serius terhadap apa yang dilakukan kekejaman lainnya di tengah kampanye pembersihan etnis yang telah memaksa lebih dari 655.000 Rohingya dari Negara Bagian Rakhine sejak Agustus lalu," kata James Gomez, Direktur Regional Amnesty International untuk Asia Tenggara dan Pasifik seperti dikutip Aljazeera, Kamis (11/1).

Myanmar merujuk pada anggota Rohingya yang dianiaya, sebagian besar minoritas Muslim, seperti orang Bengali. Negara Myanmar tidak mengakui Rohingya sebagai salah satu kelompok etniknya. Bahkan, Negara tidak menyebut mereka Rohingya, namun imigran ilegal Bengali. (Red: Muchlishon Rochmat)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah PKS Piyungan Taubat

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting

Wonosobo, PKS Piyungan Taubat. Rapat Pleno PBNU di Kompleks Pondok Pesantren Universitas Sains Al-Qur’an (Unsiq), Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu-Ahad (7-8/9) akan membahas sejumlah persoalan internal NU dan beberapa rekomendasi terkait isu-isu penting nasional dan internasional.

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting (Sumber Gambar : Nu Online)

Rapat Pleno PBNU Bahas Sejumlah Isu Penting

Para peserta rapat Pleno PBNU berjumlah sekitar 130 orang yang terdiri dari pengurus PBNU dari jajaran syuriyah, tanfidziyah, mustasyar dan a’wan, serta ketua-ketua lembaga, lajnah dan badan otonom di tingkat pusat.

Para peserta rapat dibagi ke dalam empat komisi, yakni organisasi, program, penataan aset dan rekomendasi. Masing-masing komisi beranggotakan unsur syuriyah, tanfidziyah, mustasyar dan a’wan, serta ketua-ketua lembaga, lajnah dan badan otonom.

PKS Piyungan Taubat

Usai pembukaan Sabtu (7/9) besok, para peserta rapat akan mendengarkan laporan perkembangan NU pasca-Munas Cirebon 2012 oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Rapat kemudian dilanjutkan dengan sidang-sidang komisi.

Pada komisi program akan dievaluasi sejumlah program PBNU pasca Munas Cirebon yang dilaksanakan oleh lembaga, lajnah, serta beberapa program badan otonom.

PKS Piyungan Taubat

Untuk Komisi Organisasi, menurut Ketua Panitia Rapat Pleno PBNU H Arvin Hakim Thoha, akan dibahas konsep Ahlul Halli wal Aqdi, atau model pemilihan baru Rais Aam dan Ketua Umum PBNU untuk disahkan dalam Muktamar mendatang.

“Sudah disiapkan draftnya nanti insyaallah akan dibahas. Pengennya nanti di Muktamar 2015, kita tidak lagi memakai model pemilihan langsung,” katanya.

Selain itu, lanjut Arvin, akan dibahas seputar kedudukan cabang dan wilayah. Sementara ini, kepengurusan cabang dan wilayah NU masih mengikuti administrasi kepemerintahan.

“Yang sekarang ada, berapa pun jumlah warga di PWNU maupun PCNU dan sepadat apapun programnya tetap saja suaranya sama di Muktamar,” katanya.

Pada komisi rekomendasi, Rapat Pleno antara lain akan membahas sikap NU terkait pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2014. “Untuk Capres nanti NU tidak akan menitipkan aspirasinya pada satu parpol saja. Tapi nanti ini kan dibahas dalam komisi,” pungkasnya. (A. Khoirul Anam)

Foto:Dok. PKS Piyungan Taubat: Dari kiri Ketua PBNU H Arvin Hakim Thoha, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, dan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Tokoh, Sejarah PKS Piyungan Taubat

Kiai Said: Menjadi Radikal Mudah, Menjadi Moderat Susah

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Saat menerima audiensi Pengurus Pusat Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PP KMNU), Jumat (29/12) di Gedung PBNU Jl Kramat Raya No 164, Jakarta Pusat, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyampaikan, tantangan kehidupan bernegara saat ini cukup berat.

Kiai Said: Menjadi Radikal Mudah, Menjadi Moderat Susah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Said: Menjadi Radikal Mudah, Menjadi Moderat Susah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Said: Menjadi Radikal Mudah, Menjadi Moderat Susah

"Untuk menjadi radikal sangatlah mudah, namun untuk tetap teguh bersikap, moderat itulah yang susah. Dibutuhkan komitmen kuat untuk tidak condong kiri dan tidak pula condong kanan," tutur Kiai Said.

Aaudiensi PP KMNU sendiri bermaksud meminta Kiai Said berkenan membuka Musyawarah Nasional ke-4 KMNU yang akan dilaksanakan di Bogor pertengahan Januari 2018.

Kiai Said menambahkan, berbagai macam amanah jamiyah harus dilaksanakan dengan kebersamaan di tengah berbagai persoalan yang ada seiring dengan perkembangan zaman.

"Amanah NU sangat banyak, tugas ini harus dikerjakan bersama-sama. Walau banyak fitnah yang ditujukan kepada kita, jangan pernah menyerah. Percayalah bahwa mengurusi NU insyaallah banyak berkahnya," imbuh Kiai Said.

PKS Piyungan Taubat

Hamzah Alfarisi, Presidium Nasional (Presnas) I KMNU mengungkapkan, apa yang dikerjakan KMNU tidak ada niat untuk menjadi saingan siapa pun.

"Sebagai santri kami hanya ingin dapat berkontribusi, mengambil peran yang masih kosong dan pada akhirnya bisa saling melengkapi untuk mengerjakan tugas NU yang sangat besar tersebut," tuturnya melalui rilis, Senin (1/1).

Terkait kegiatan Musyawarah Nasional ke-4 KMNU, Hamzah menjelaskan kegiatan diikuti oleh 24 KMNU Perguruan Tinggi se-Indonesia dan Malaysia.

"Kiai Said mengungkapkan bahwa ia bersedia dan siap hadir di Pembukaan Munas ke-4 KMNU nanti," kata Hamzah.

PKS Piyungan Taubat

Mendampingi Hamzah, rombongan disertai 12 orang anggota lainnya yang merupakan pengurus KMNU Nasional, Panitia Munas ke-4, dan perwakilan KMNU Perguruan Tinggi antara lain KMNU IPB,  KMNU STIS, dan Iman STAN.(Muhammad Faizin/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah PKS Piyungan Taubat

Kamis, 25 Januari 2018

Ceker Ayam Turunkan Kolesterol

Gus Dur punya satu kebiasaan unik, setiap dia datang ke Kota Solo, tak lupa untuk mampir ke warung makan Gudeg Ceker Ayam di daerah Margoyudan.

“Beliau belum kerso tidur dan istirahat kalau belum dahar ceker ayam Margoyudan dan ngunjuk wedang jahe-nya Mbah Wir yang biasanya dibawakan Mas Didik Gunawan, suaminya Bu Faridah Budi Astuti,” kata Ketua Gusdurian Solo, Hussein Syifa berkisah.

Pernah suatu ketika, dalam kunjungannya ke tempat tersebut, saat makanan sudah tersaji, Gus Dur mempersilakan yang lain untuk segera menikmati kuliner khas Solo itu.

Ceker Ayam Turunkan Kolesterol (Sumber Gambar : Nu Online)
Ceker Ayam Turunkan Kolesterol (Sumber Gambar : Nu Online)

Ceker Ayam Turunkan Kolesterol

“Monggo cekeripun didahar. Ceker ini bisa menurunkan kolesterol lho," kata Gus Dur.

"Mosok enggih Gus, ceker kok menurunkan kolesterol?" tanya Hussein.

"Maksudnya, menurunkan kolesterol dari perut ke kaki. Monggo, dirahapi (dinikmati) setelah itu diratapi,” jawab Gus Dur, sembari kemudian menggigit ceker kesukaannya itu. (Ajie Najmuddin)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Hikmah PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat

Minggu, 21 Januari 2018

Menkopolhukam Minta NU Kawal Tiga Hal Ini

Jakarta, PKS Piyungan Taubat - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Panjaitan, menemui Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj di ruangannya lantai 3 Gedung PBNU, Senin sore (29/2).

Luhut meminta PBNU untuk mendorong kiai-kiai NU dan nahliyyin dari pusat hingga daerah sampai ranting untuk mengawal tiga hal penting demi bangsa ini. Ketiga hal tersebut adalah terorisme atau radikalisme agama, narkoba, dan dana desa.

Menkopolhukam Minta NU Kawal Tiga Hal Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Menkopolhukam Minta NU Kawal Tiga Hal Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Menkopolhukam Minta NU Kawal Tiga Hal Ini

“Kita ingin menggandeng NU yang memiliki jaringan yang sangat luas ini untuk ikut mengawal, berpartisipasi, dan terlibat langsung program-program terkait dengan terorisme, narkoba, dan pendampingan dana desa,” papar Luhut.

Apa yang sudah dibicarakan tersebut, jelas Luhut, jangan hanya mentok pada wacana dan pembicaraan. Ia berharap apa yang dibahas tersebut bisa terlaksana karena ia ingin mendisiplinkan bangsa Indonesia dari paham-paham yang berusaha menggerogoti kesatuan Indonesia.

PKS Piyungan Taubat

“Kita ingin itu masuk program pemerintah. Jadi tidak hanya sekedar omong-omong saja. Kan ujung-ujungnya harus ada program. Kita pengen kerja cepet, tapi juga benar,” jelas mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI era Gus Dur tersebut.

PKS Piyungan Taubat

Kiai Said menyambut hangat tawaran dan permintaan Menkopulhukam tersebut. Ia mengaku siap dan bersedia untuk menggerakkan seluruh warga NU untuk ikut serta dalam menangkal radikalisme dan terorisme, perang melawan narkoba, dan mendampingi dana desa.

Menurut dia, contoh bibit-bibit radikalisme agama ada juga pada khotbah-khotbah Jumat atau ceramah cenderung provokatif. Dan anehnya, kadang khotbah semacam itu ada di institusi pemerintahan dan perusahaan-perusahaan.

“Kalau di daerah-daerah itu bisa kita handle lah. Tapi kadang masalahnya kan khotbah-khotbah yang ada di institusi pemerintahan dan perusahaan,” kata Kiai Said.

Lebih lanjut, pengasuh pesantren As Tsaqofah tersebut memaparkan bahwa banyak program-program islami di televisi diisi oleh kelompok-kelompok yang tidak moderat. Menanggapi hal tersebut, Luhut sangat setuju dengan Kiai Said.

Sampai saat ini, ada beberapa program Menkopolhukam dan PBNU yang sudah terlaksana di antaranya adalah santri bela negara, apel ke-bhinneka-an di lapangan Banteng, dan kampanye pemusnahan narkoba. (Ahmad Muchlishon/Abdullah Alawi)? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Kajian Sunnah, Hikmah PKS Piyungan Taubat

Kamis, 11 Januari 2018

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final

Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat. Liga Santri Nusantara (LSN) U-17 di Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (3/12) mempertemukan tim sepak bola pesantren Darunnajah Garut melawan tim dari pesantren Al-Asyariah Tangerang. Pertandingan berakhir dengan skor 6-0 untuk tim sepak bola pesantren Al-Asyariah. Kemenangan ini mengantarkan tim Al-Asyariah pada putaran final.

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final (Sumber Gambar : Nu Online)
Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final (Sumber Gambar : Nu Online)

Unggul 6-0 atas Darunnajah, Tim Sepak Bola Al-Asyariah Masuk Babak Final

Tim pesantren Al-Asyariah unggul lebih dulu pada menit ke-8 yang disunting M Sopyan. Gol kedua dicetak oleh M Janisahri di menit ke-13 lewat tendangan jarak jauhnya sehingga mampu merobek gawang tim sepak bola pesantren Darunnajah.

Wasit M Agus Muslim akhirnya harus memberikan ganjaran kartu merah kepada pemain dari kubu tim pesantren Darunnajah Asep Syahri karena melakukan pelanggaran.

PKS Piyungan Taubat

Tak berselang lama, tim sepak bola Al-Asyariyah mendapatkan hadiah penalti yang mampu dimanfaatkan oleh Afrisal dengan baik sehingga tendangan itu membobol gawang tim pesantren Darunnajah. Pertandingan bertahan dengan skor 3-0 hingga babak pertama berakhir.

Pada babak kedua pemain pesantren Al-Asy-ariah mampu menambahkan tiga poin yang dihasilkan oleh Khairul, M Aruiyan lewat sundulannya, dan Afrisal sehingga skor akhir pada babak kedua menjadi 6-0.

PKS Piyungan Taubat

Selanjutnya, pesantren Al-Asyariah akan bertemu dengan tim sepak bola pesantren Nurul Islam Jember pada babak final yang digelar di Gelora Delta Sidoarjo, Ahad (6/12) mendatang.

Pelatih tim sepak bola pesantren Al-Asyariah H Agus Suparman mengaku, dengan hasil akhir 6-0 yang mampu dihasilkan oleh anak asuhnya pihaknya tetap akan memfokuskan anak asuhnya pada kosentrasi. Kemenangan yang dihasilkan itu merupakan gaya dari para pemain pesantren Al-Asyariah dan bukan terpengaruh oleh pemain lawan.

"Kita imbang dengan pemain dari Jember. Namun, kita harus juara. Karena sebelum sampai Surabaya kami selalu latihan rutin seminggu tiga kali. Mohon doanya sehingga kami mendapatkan juara," pinta Agus.

Salah satu pemain sepak bola Al-Asyariah Afrisal Dwi Salgani mengaku senang bisa lolos ke babak final. Hal itu ditegaskan Afrisal karena kerja sama tim yang cukup bagus.

"Kami sangat senang karena baru pertama main di stadion Gelora Delta Sidoarjo dan bisa lolos ke babak final. Hari ini permainan kami cukup bagus. Nanti ada yang diperbaiki lagi sehingga menambah finishing dan kondisional saja," kata Afrisal dengan nada gembira. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Sejarah, Sholawat PKS Piyungan Taubat

Minggu, 07 Januari 2018

Habib Luthfi: Jangan Sampai Anak Tak Mengenal Pahlawannya

Jepara, PKS Piyungan Taubat. Rais Aam Jamiyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman), Habib Muhammad Luthfi bin Yahya berpesan kepada pejuang Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk kuat dalam memegang keyakinan.

Habib Luthfi: Jangan Sampai Anak Tak Mengenal Pahlawannya (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Luthfi: Jangan Sampai Anak Tak Mengenal Pahlawannya (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Luthfi: Jangan Sampai Anak Tak Mengenal Pahlawannya

Agar tidak mudah dirongrong, menurut Habib Luthfi, sejak sekarang perlu menanamkan nilai-nilai Aswaja kepada anak-anak. Habib asal Pekalongan tersebut menyontohkan, para pejuang kemerdekaan semisal Pangeran Diponegoro, RA Kartini, Jenderal Soedirman dan KH Hasyim Asyari merupakan sejumlah tokoh yang teladannya perlu diwariskan kepada anak-anak.

“Jangan sampai anak-anak kita tidak mengenal para pahlawannya,” tegas Habib Luthfi dalam pengajian Isra Mi’raj yang berlangsung di desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara, Sabtu (10/5) malam.

PKS Piyungan Taubat

Masih menurutnya, ada kelompok yang hendak meluluhlantakkan makam Walisongo, misalnya. “Jika itu terjadi anak cucu kita kelak akan mudah dibohongi (mereka) bahwa Walisongo itu dongeng,” contohnya.

?

PKS Piyungan Taubat

Karenanya, Habib Luthfi menegaskan agar sejarah harus dijaga dan jangan sampai rusak. Sebab lanjutnya sejarah tidak terjadi secara tiba-tiba namun memerlukan tetesan keringat hingga cucuran darah penghabisan. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah PKS Piyungan Taubat

Kamis, 04 Januari 2018

Al Azhar Mesir Undang Ketum PBNU

Jakarta, PKS Piyungan Taubat - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Said Aqil Siroj bertemu Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Ahmed Amr Ahmed Moawad di Kedutaan Mesir, Jakarta, Ahad (26/2).

Pertemuan tokoh dua negara tersebut membahas beberapa hal termasuk agenda Kiai Said yang diundang untuk berceramah di Universitas Al-Azhar Kairo.

Al Azhar Mesir Undang Ketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Al Azhar Mesir Undang Ketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Al Azhar Mesir Undang Ketum PBNU

“Kehormatan bagi kami Muslim Indonesia dapat kesempatan berbicara di depan para cendikia Mesir, utamanya di hadapan para alim Al-Azhar,” kata Kiai Said kepada Ahmed.

Menurut Kiai Said, kesempatan berkunjung ke Mesir akan dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, sehingga transmisi keilmuan Islam antara Indonesia dan Mesir semakin kuat dan terjaga.

PKS Piyungan Taubat

“Ahlussunnah wal Jamaah itu mereferensi kepada ulama Sunni di Mekkah, Madinah dan Al-Azhar, di era ini Al-Azhar dan Nahdlatul Ulama memegang peran strategis,” kata kiai said.

PKS Piyungan Taubat

Di samping itu Kiai Said juga akan menyampaikan komitmen NU bersama-sama masyarakat dunia untuk mengupayakan perdamaian dunia Islam. Masyarakat Mesir yang punya basis peradaban punya kesamaan dengan Muslim Indonesia.

“Perdamaian dunia Islam perlu kita dorong bersama-sama sehingga beberapa negara mayoritas muslim yang saat ini masih berkonflik dapat secepatnya menyadari dan melakukan recovery,” ujar Kiai Said.

Atas harapan Kiai Said, Ahmed menyambut baik dan berharap misi NU ke Mesir berjalan baik dan berhasil.

“Kita sekarang silaturahim agar hubungan dan harapan kita berjalan dengan baik,” kata Ahmed. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ulama, Hikmah, News PKS Piyungan Taubat

Selasa, 26 Desember 2017

Kiai Said: Kita Hargai Pilihan Rakyat Amerika

Jakarta, PKS Piyungan Taubat



Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan apresiasinya atas pelaksanaan pemilihan presiden di Amerika Serikat yang berlangsung secara demokratis, bebas, dan berjalan dengan baik dengan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden ke 45.?

Kiai Said: Kita Hargai Pilihan Rakyat Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Said: Kita Hargai Pilihan Rakyat Amerika (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Said: Kita Hargai Pilihan Rakyat Amerika

“Saya ucapkan selamat, kami sebagai warga NU, organisasi Islam terbesar di Indonesia, mengucapkan selamat kepada Donald Trump, yang telah diberi kepercayaan oleh rakyat Amerika Serikat. Kita hargai pilihan rakyat Amerika Serikat,” katanya di Jakarta, (11/11).

Mengenai sejumlah ucapan Trump yang kontroversial terkait dengan Islam, ia menilai hal tersebut hanya retorika kampanye dan semoga tidak benar-benar menjadi kebijakan yang dijalankan oleh Trump. “Kalau sudah menang, ada penasehat yang memberi masukan. Ngak mungkin Amerika akan putus dengan negara-negara teluk yang sumber minyak. Pakistan kan juga mitranya Amerika. Kalau sudah jadi presiden ngak akan sekeras itu,” paparnya.

Dari pengalamannya selama ini, memang ada perbedaan gaya kepemimpinan antara presiden yang berasal dari Partai Republik dan Partai Demokrat. Republik seringkali menekankan pendekatan kekuatan militer dalam menghadapi politik internasional sedangkan Demokrat lebih mengedepankan hak asasi manusia.?

“Kalau Demokrat yang jadi presiden, Islam atau Palestina bisa bernapas, walaupun belum bisa maksimal membebaskan Palestina. Kalau Republik yang memang, Palestina akan tertekan lagi. Sesak lagi nafasnya,” paparnya.?

PKS Piyungan Taubat

Ia menegaskan, umat Islam tidak boleh menyerahkan nasibnya kepada keputusan pihak lain. Yang paling penting adalah memperkuat diri sendiri. Seperti tubuh, jika memiliki antibodi yang kuat, maka akan tahan dari berbagai macam jenis penyakit.?

“Persatuan Arab adalah senjata paling ampuh dalam menghadapi pihak lain. Minyak bisa dimainkan. Minyak bisa jadi senjata. Sayangnya negara-negara Arab ngak pernah akur, masing-masing punya bos. Dan mudah sekali diadu domba,” paparnya. (Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat RMI NU, Santri, Hikmah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 22 Desember 2017

PC Muslimat NU Grobogan Buka Lomba Pidato

Grobogan, PKS Piyungan Taubat. Demi peningkatan kualitas bicara di muka umum, Pimpinan Cabang Muslimat NU Grobogan menyiapkan lomba pidato bagi kader-kader Muslimat NU. Lomba ini diharapkan memotivasi dan memompa semangat kader Muslimat NU untuk mempelajarai kembali teknik pidato mereka.

PC Muslimat NU Grobogan Buka Lomba Pidato (Sumber Gambar : Nu Online)
PC Muslimat NU Grobogan Buka Lomba Pidato (Sumber Gambar : Nu Online)

PC Muslimat NU Grobogan Buka Lomba Pidato

Demikian disampaikan Ketua PC Muslimat NU Grobogan Sulthonatun dalam pengajian rutin yang digelar tiap Ahad pahing di Gedung Ikatan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama (IHM NU) desa Kuripan kecamatan Purwodadi kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Ahad (2/2).

Ia meminta setiap PAC Muslimat NU mengirimkan delegasinya minimal 1 orang. Panitia menetapkan tema, “Muslimat NU di Era Grobalisasi”. “Tema ini diseragamkan agar tampak kualitas opini, daya pikir, dan terobosan baru dalam memaksimalkan intelektual masing-masing delegasi,” kata Sulthonatun.

PKS Piyungan Taubat

Lomba ini digelar dalam rangka memperingati Harlah ke-68 Muslimat NU. Lomba ini diharapkan menjadi media munculnya kader Muslimat NU yang mampu mengajak masyarakat dalam kebajikan lewat kata-kata mafhum yang disampaikan.

PKS Piyungan Taubat

PC Muslimat NU Grobogan tengah menyiapkan juri-juri berkompeten di bidang dakwah. Lomba rencananya dilangsungkan di Gedung IHM NU Grobogan, Ahad (23/2).

Sementara pengajian rutin ini dihadiri semua kader PAC Muslimat NU. Sedikitnya 19 PAC Muslimat NU berpartisipasi dalam pengajian rutin PC Muslimat NU Grobogan. Pengajian kali ini menghadirkan KH Saifuddin dari Wirosari, Grobogan sebagai penceramah yang mengupas makna syukur dan selawat. (Asnawi lathif/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Sholawat, Kiai PKS Piyungan Taubat

Rabu, 20 Desember 2017

Selama Tak Melanggar Syariat, NU Rangkul Tradisi Nusantara

Sijunjung, PKS Piyungan Taubat

Nahdlatul Ulama tidak pernah menolak tradisi Nusantara, selama hal itu tidak bertentangan dengan Al-Quran dan Hadits. Selagi itu budaya positif, NU tak segan mengakomodasi tradisi tersebut dalam kehidupan beragama.

Selama Tak Melanggar Syariat, NU Rangkul Tradisi Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Selama Tak Melanggar Syariat, NU Rangkul Tradisi Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Selama Tak Melanggar Syariat, NU Rangkul Tradisi Nusantara

Hal itu disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Sijunjung Buya Bustamam Habib pada acara halal bihalal PCNU Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Rabu (3/8/2016) di Mesjid Raya Baiturrahman Sungai Lansek, Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

Buya Bustamam mencontohkan, tradisi halal bihalal yang dilakukan mayoritas umat Islam di Indonesia tidak diterangkan secara eksplisit di dalam Al-Quran dan Hadist Nabi. Namun, halal bihalal ini sangat dianjurkan karena menjadi sarana meningkatkan silaturahim.

PKS Piyungan Taubat

Di bagian lain Buya Bustaman menyebutkan, semangat ber-NU terbersit dari nilai-nilai perjuangan NU di masa silam untuk bangsa Indonesia. Selain ideologi Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang tertanam di dalam diri setiap individu masyarakat NU juga nilai bahwa NKRI adalah sebuah kajian final untuk sebuah negara yang wajib ditaati oleh setiap warganya.

PKS Piyungan Taubat

Dari awal perjuangan sampai kepada kemerdekaan bangsa Indonesia 17 Agustus 1945, NU berkomitmen untuk menjaga dan merawat bangsa Indonesia secara utuh. Maka, kecintaan masyarakat NU harus dibuktikan dengan kembalinya ke pesantren dan masjid.

“Seperti yang kita lakukan pada saat ini. Bukti pertama bahwa PCNU Kabupaten Sijunjung sedang mendirikan pesantren Nurul Ilmi,” kata Buya Busatamam Habib yang juga akan mengasuh dan memimpin langsung pesantren tersebut.

Bukti kedua bahwa PCNU Kabupaten Sijunjung dalam setiap acara dilakukan di masjid mulai dari pelantikan MWC NU sampai dengan perayaan-perayaan hari besar.

Halal bihalal dihadiri lebih kurang 300 jamaah dengan penceramah Buya Hendri Malin Sulaiman yang juga ulama NU Kabupaten Sijunjung.

Turut memberikan sambutan Staf ahli Bupati Kabupaten Sijunjung Syahril dan hadir juga Kasi Pontren Kemenag Sijunjung Yoni Hendra, Dandim, MWCNU, camat dan wali wagari setempat. (Armaidi Tanjung/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Humor Islam, Hikmah, Ulama PKS Piyungan Taubat

Minggu, 17 Desember 2017

Inilah Rekomendasi PMII Poros Maritim kepada Pemerintah

Sejumlah Pengurus Cabang dan Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang mendeklarasikan diri sebagai “PMII Poros Maritim” memberikan perhatian lebih kepada kebijakan kemaritiman di Tanah Air.

Mereka adalah PKC PMII Sulawesi Selatan PKC PMII Sulawesi Barat, PKC PMII Maluku Utara, PC PMII Manado, PC PMII Minahasa, PC PMII Bolaang Mongondow, PC PMII Ternate, PC PMII Tidore, PC PMII Makassar Raya, PC PMII Samarinda, PC PMII Kabupaten Gorontalo, PC PMII Kota Gorontalo.

Inilah Rekomendasi PMII Poros Maritim kepada Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Rekomendasi PMII Poros Maritim kepada Pemerintah (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Rekomendasi PMII Poros Maritim kepada Pemerintah

Dalam rilis yang diterima PKS Piyungan Taubat, Jumat (3/10), PMII Poros Maritim memberikan rekomendasi kepada pemerintah berdasarkan hasil kajian dalam forum Seminar dan Lokakarya Kemaritiman Nasional II yang mereka gelar di Tomohon, Sulawesi Utara, 25-28 September 2014.

Berikut butir-butir rekomendasi eksternal tersebut:

PKS Piyungan Taubat

1. Mendesak pemerintah untuk menghentikan pelaksanaan Megaproyek MP3EI karena menjadi alat kapitalisme global mengkapling sumber daya alam dan menghancurkan kedaulatan nasional bangsa Indonesia.

2. Mendesak pemerintah merustrukturisasi ekonomi nasional dengan agenda pokok nasionalisasi perusahaan asing yang melanggar konstitusi dan amanat penderitaan rakyat (Ampera) Indonesia.

PKS Piyungan Taubat

3. Perjelas dan perketat regulasi tentang penguasaan, pengelolaan, dan pemberdayaan sumber-sumber energi di Indonesia dengan kewajiban pokok mengutamakan kepentingan Nasional.

4. Maksimalkan potensi Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) sebagai sumber pendapatan Nasional.

5. Mendorong Pemerintah mengintegrasikan pengetahuan kemaritiman pada kurikulum pendidikan dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

6. Mendorong Pemerintah merumuskan strategi kebudayaan Indonesia sebagai bangsa maritim.

7. Mendorong pengakuan dan penghormatan terhadap hak-hak konstitusional masyarakat maritim yang termarjinalkan (suku-suku laut, nelayan dan masyarakat pesisir)

8. Mendorong pemerintah mengkaji ulang kebijakan pembangunan yang timpang serta bias daratan menjadi kebijakan dengan titik tekan pada laut, nelayan dan masyarakat pesisir.

9. Pemenuhan jaminan hukum, perlindungan, dan keselamatan bagi nelayan Indonesia.

10. Pembangunan/peningkatan kualitas dan kuantitas SDM, terutama dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis maritim.

11. Pembekalan pengetahuan berupa doktrin Ideologis terkait konsepsi hankam dan tugas kerakyatan digaris depan kepada masyarakat pesisir, khususnya masyarakat yang mendiami pulau-pulau terdepan NKRI.

12. Segera rancang sistem Pertahanan-Keamanan NKRI jangka menengah dan jangka panjang yang sesuai dengan kondisi geografis, kebutuhan dan kepentingan Nasional Indonesia.

13. Segera melaksanakan upaya diplomasi berupa perundingan perbatasan dengan negara-negara tetangga lebih khusus terkait batas laut yang hingga saat ini belum memiliki kekuatan hukum tetap.

14. Segera pindahkan Komando Armada Barat (Koarmabar) TNI AL ke Aceh dan Komando Armada Timur (Koarmatim) TNI AL ke Tidore sebagai bentuk perubahan Postur Hankamnas Laut yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis nasional, geopolitik kawasan, dan ruang batin sejarah bangsa Indonesia.

15. Pengadaan Alutsista TNI kedepan sebagai bagian integral dari sistem pertahanan keamanan Nasional wajib mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi geografis NKRI.

16.? ? ? Mengembangkan ekonomi kelautan di sektor perikanan, sektor jasa pelabuhan, eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya energi lepas laut, terutama pada kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), kehutanan pesisir, perdagangan, pelayaran dan pariwisata.

17. Memperbaiki rantai pasok sistem logistik serta membangun konektivitas pusat-pusat pertumbuham ekonomi maritim daerah-daerah strategis di Indonesia dengan berpegang teguh pada kepentingan nasional dan sistem ekonomi nasional pro-rakyat.? ?

18. Memaksimalkan Pembangunan daerah-daerah terdepan Indonesia dan membangun sistem tata Ruang Laut yang berkeadilan sosial-ekonomi.

Selain rekomendasi eksternal, PMII Poros Maritim juga berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil semiloka dan lokakarya tersebut. Rekomendasi internal yang mereka rumuskan antara lain, menyusun Materi Pengantar Kemaritiman untuk Kaderisasi Formal PMII ditingkat pertama (MAPABA) dan ditingkat lanjutan (PKD), mendirikan Pusat Studi Kemaritiman (Centre of Maritime Studies), dan beberapa kerja penting lainnya. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Olahraga, Hikmah, Tokoh PKS Piyungan Taubat

Rabu, 13 Desember 2017

Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Peserta Musyawarah Nasional Alim Ulama NU 2014 memandang Islam sebagai agama mewajibkan umatnya untuk membentuk sebuah pemerintahan dan mengangkat pemimpin yang menegakkan hukum agar tidak terjadi chaos (nashbul imamah). Namun, Islam tidak menunjuk satu bentuk negara dan sistem pemerintahan tertentu.

Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

Sikap Final NU Atas Sistem Khilafah

Berkaca pada khazanah sumber hukum dan sejarah Islam, agama Islam memberikan wewenang penuh kepada umatnya untuk mengatur dan merancang sistem pemerintahan sesuai kondisi zaman, tempat, dan kesiapan pranatanya.

“Bagi Islam, negara dan pemerintahan dianggap sah bukan karena bentuknya, tetapi substansinya. Dengan kata lain, Islam mengukur keabsahan bentuk sebuah negara sejauhmana negara secara konstitusional dan pemerintah sebagai penyelenggara negara melindungi dan menjamin warganya mengamalkan ajaran agamanya,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Ishomuddin, pemimpin sidang komisi Diniyah yang membacakan hasil musyawarah sedikitnya 40 kiai NU yang datang dari setiap provinsi di Indonesia, Sabtu (1/11) malam.

PKS Piyungan Taubat

Forum ini juga membahas hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan khilafah. Mereka menyangsikan kualitas hadits tersebut. “Mengingat hadits ini diriwayatkan oleh Habib bin Salim, seorang rawi yang kredibiltasnya diragukan di kalangan ahli hadits,” kata Katib Aam PBNU Malik Madani.

PKS Piyungan Taubat

Forum para kiai ini juga menegaskan, Islam melihat substansi negara dengan teritorialnya sebagai tempat yang kondusif bagi kemakmuran, kesejahteraan, dan keadilan bagi warganya. Mereka menggunakan ungkapan, Al-‘ibratu bil Jauhar la bil Mazhhar (Yang menjadi pegangan pokok adalah substansi, bukan simbol atau penampakan lahiriyah).

Khilafah itu memang fakta sejarah, pernah dipraktikkan di masa Al-Khulafa’ur Rasidyun yang sesuai dengan eranya di mana kehidupan manusia belum berada di bawah naungan negara bangsa (nation state).

“Pasalnya, perangkat pemerintahan dan kesiapan masyarakat saat era khilafah masih sederhana. Pada saat itu belum ada birokrasi yang tersusun rapi seperti sekarang, sehingga dibutuhkan orang dengan kemampuan lebih dalam pelbagai hal untuk menjadi khalifah. Sementara sekarang, kondisi masyarakat dan kesiapan pranata pemerintahan yang terus berkembang, menuntut bentuk pemerintahan yang berbeda lagi,” kata Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Mas’udi dalam forum.

Peserta musyawarah menegaskan, upaya memperjuangkan khilafah sebagai bentuk masyarakat ideal menjadi sebuah utopia. Dengan demikian, memperjuangkan tegaknya nilai-nilai substantif ajaran Islam seperti keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran dalam sebuah bentuk apapun negara, jauh lebih penting daripada memperjuangkan tegaknya simbol-simbol negara Islam yang bersifat partikular.

Untuk itu. Dalam konteks bentuk pemerintahan Indonesia, peserta musyawarah mendorong pemerintah dan mewajibkan umat Islam untuk menangkal setiap jalan dan upaya munculnya gerakan yang mengancam NKRI. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, IMNU PKS Piyungan Taubat

Senin, 04 Desember 2017

Maksimalkan Kaderisasi, IPNU-IPPNU Jombang Gandeng OSIS

Jombang, PKS Piyungan Taubat - Sejumlah strategi dan upaya untuk melakukan pengaderan tengah dilakukan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Pada Sabtu (20/02/2016) kemarin, mereka menggandeng pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tambakberas, Jombang, untuk memaksimalkan program kaderisasi.

Maksimalkan Kaderisasi, IPNU-IPPNU Jombang Gandeng OSIS (Sumber Gambar : Nu Online)
Maksimalkan Kaderisasi, IPNU-IPPNU Jombang Gandeng OSIS (Sumber Gambar : Nu Online)

Maksimalkan Kaderisasi, IPNU-IPPNU Jombang Gandeng OSIS

Pengaderan tersebut tercermin dengan gelaran Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) dengan kuota peserta tak kurang dari 210 siswa madrasah setempat. Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Kesiswaan (Wakabid) MTsN Tambakberas Mashuda di gedung serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Makesta yang berlangsung selama dua hari itu difasilitasi dengan beberapa materi yang sifatnya menumbuhkan semangat kepemimpinan dan pengetahuan tentang IPNU-IPPNU. Di hari pertama peserta mendapat materi kepemimpinan dan keorganisasian, dalam hal ini disampaikan Ketua Keamanan dan Ketertiban (KAMTIB) Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

PKS Piyungan Taubat

Sedangkan materi selanjutnya tentang kelembagaan IPNU-IPPNU, dipandu Sekretaris PC IPPNU Jombang Nur Isna dan Sekretaris PC IPNU Jombang M Ihsanuddin Haidar. Keduanya memaparkan tentang sejarah bedirinya IPNU-IPPNU, arti logo, visi misi, mars serta perangkat-perangkat yang dibutuhkan.

Program ini sesuai dengan salah satu visi dan misi IPNU-IPPNU Jombang tahun ini, yakni memassifkan kaderisasi baik tingkat pelajar atau kalangan mahasiswa, mengingat letak geografis Jombang sebagai kota kelahiran para pendiri NU. Maka sudah seharusnya pelajar tingkat SMP/MTs sudah mengetahui tentang NU dan banom-banomnya.

PKS Piyungan Taubat

"IPNU dan IPPNU adalah pengaderan pertama dalam NU. Jadi kalau mau kenalan sama NU ya masuk IPNU atau IPPNU dulu. Dan lagian kita juga berada di Jombang, yang mana sebagai kota asal para pendiri NU, ada Mbah Hasyim, Mbah Wahab dan juga Mbah Bisri. Apalagi kita di Tambakberas, ada Mbah Wahab pula. Sayang sekali kalau sampai tak kenal Organisasi ini,” katanya kepada PKS Piyungan Taubat usai menyampaikan materinya.

Sementara Izza Diana Maula Shofi, salah seorang peserta Makesta mengungkapkan rasa senangnya dengan kegiatan tersebut. Meskipun ada banyak suguhan materi namun seluruh peserta tampak merasa menikmati dan fokus. "Seru, menyenangkan dan nggak bikin jenuh. Meskipun dari pagi tapi gak bikin bosan. Ada bercandanya juga. Tapi banyak juga materi yang didapat. Jadi lebih termotivasi lagi untuk menjadi seorang siswa yang aktif dan juga sudah mulai paham tentang tugas-tugas siswa ternyata luar biasa," ujarnya. (Syamsul Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah PKS Piyungan Taubat

Senin, 20 November 2017

Belajar dari Kisah Nabi Nuh: Manfaat Istighfar

Ketika kaum Nabi Nuh alaihissalam tidak mau menaati ajakan beliau untuk beriman kepada Allah mereka diberi azab oleh Allah berupa kekeringan dan mandulnya kaum perempuan selama empat puluh tahun. Hal itu menjadikan hancurnya ternak dan tanaman mereka. Setelah keadaan ini berlangsung lama mereka mendatangi Nabi Nuh untuk meminta pertolongan.

Oleh Nabi Nuh mereka diminta untuk beristighfar, meminta ampun dari dosa kekufuran dan kemusyrikan, kepada Allah. Bila mereka mau beristighfar, Nabi Nuh menjanjikan bahwa Allah akan menurunkan hujan yang deras dari langit, memberi limpahan harta dan keturunan, serta menjadikan kebun-kebun dan sungai-sungai yang dpat menghidupi mereka.

Belajar dari Kisah Nabi Nuh: Manfaat Istighfar (Sumber Gambar : Nu Online)
Belajar dari Kisah Nabi Nuh: Manfaat Istighfar (Sumber Gambar : Nu Online)

Belajar dari Kisah Nabi Nuh: Manfaat Istighfar

Penjelasan di atas disampaikan oleh para ulama mufassir dalam berbagai kitab tafsir ketika mereka menafsirkan ayat 10–12 dari Surat Nuh.

? ? ? ? ? ?. ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ?

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat

“Maka aku (Nabi Nuh) katakan, ‘minta ampunlah kalian kepada Tuhan kalian, sesungguhnya Ia maha pengampun. Maka Dia akan menurunkan hujan yang deras dari langit kepada kalian. Dan Ia akan menganugerahkan kepada kalian harta dan anak-anak, serta menjadikan bagi kalian kebun-kebun dan sungai-sungai.”

Atas dasar ayat ini para ulama menyimpulkan bahwa istighfar merupakan sebab terbesar diturunkannya hujan dan diperolehnya berbagai macam rezeki serta bertambah dan berkembangnya keberkahan.

Suatu ketika ada orang yang mengadu kepada Imam Hasan al-Bashri perihal kegersangan yang melanda daerahnya. Orang yang lain mengadu perihal sedikitnya hasil bumi yang ia peroleh. Yang lain lagi mengadu perihal sulitnya mendapat keturunan. Dan yang lainnya mengadu perihal kefakirannya. Kepada semua orang ini Imam Hasan menganjurkan untuk memperbanyak beristighfar kepada Allah. Ia ditanya, “Orang-orang datang kepadamu dengan berbagai hajat, mengapa engkau perintahkan mereka semua untuk beristighfar?” Imam Hasan al-Bashri menjawabnya dengan membaca ayat di atas. (Yazid Muttaqin)

Sumber: Tafsir Al-Munir, Wahbah Az-Zuhaili dan kitab tafsir lainnya.



Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, RMI NU, IMNU PKS Piyungan Taubat

Wapres Ajak Masyarakat Berzakat ke LAZISNU

Jakarta, PKS Piyungan Taubat

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak masyarakat untuk gemar berzakat melalui Lembaga Amil Zakat dan Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama? (LAZISNU).

"Saya menandatangani kartu anggota (zakat) LAZISNU atas nama saya pribadi. Mari budayakan gemar berzakat," kata Jusuf Kalla dalam pembukaan acara peluncuran NU Care di Hotel Syahid, Jakarta, Kamis (25/2) malam.

Wapres Ajak Masyarakat Berzakat ke LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Wapres Ajak Masyarakat Berzakat ke LAZISNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Wapres Ajak Masyarakat Berzakat ke LAZISNU

Wapres mengungkapkan, zakat berbeda dari pajak. Jika pajak adalah kewajiban warga negara, sementara zakat adalah kewajiban Muslim yang bernilai ibadah. Zakat yang diwajibkan bagi umat Islam tak hanya zakat fitrah tetapi juga zakat harta yang mencakup zakat penghasilan, zakat perdagangan, zakat pertanian, zakat ternak, zakat hasil pertambangan, serta zakat hasil laut dan zakat benda temuan.

PKS Piyungan Taubat

"Para kiai harus aktif mengampanyekan, supaya umat yang berzakat semakin banyak," sarannya mustasyar PBNU ini.

LAZISNU, kata Jusuf Kalla, harus meningkatkan kepercayaan dan simpati masyarakat agar banyak dermawan yang menunaikan zakatnya. Terlebih, imbuhnya, banyak pesantren, masjid, madrasah, majelis talim dan madrasah yang selama ini dibina jamaah NU dan berhak mendapat bantuan (mustahiq) zakat.

PKS Piyungan Taubat

"Di Indonesia terdapat sekitar 800 ribu masjid dan mushalla, 30 ribu pesantren dan puluhan ribu lembaga pendidikan Islam lainnya," paparnya.

Budaya zakat, menurutnya, juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan ekonomi di negeri ini. Selain itu, para kiai juga selayaknya mampu memotivasi masyarakat untuk giat berusaha dan bekerja. Karena mereka yang berzakat tentu harus mampu mandiri dan mengelola penghasilannya.

Sementara Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengungkapkan, para kiai NU selama ini telah turut membantu menjaga harmoni dan mengupayakan pemerataan kesejahteraan, melalui peningkatan pendidikan masyarakat di pesantren, serta pemberdayaan masyarakat di pedesaan.

"Kita harus meningkatkan kepedulian pada fakir miskin. Pemerataan kesejahteraan harus diupayakan, agar kekayaan tak hanya bertumpuk di satu golongan tertentu saja," tandasnya. (Malik Mughni/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Sejarah, Hikmah, IMNU PKS Piyungan Taubat

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang

Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat - Pengeroposan tulang, atau penyakit tulang keropos (osteoporosis) adalah suatu kondisi di mana terjadi penurunan massa tulang, sehingga terjadi penyusutan massa tulang. Hal ini biasa terjadi pada usia lanjut di mana asupan kalsium sudah mulai berkurang sehingga tubuh mengambil kalsium dari tulang dan lama kelamaan tulang menjadi keropos. Dari sini daya tahan tulang menjadi kurang.

Karenanya tulang menjadi tidak kuat menahan beban berat, bahkan benturan ringan sekalipun dapat menyebabkan patah tulang. Rasa nyeri baru dirasakan bila telah terjadi patah tulang.

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang

Demikian disampaikan dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, dr Atik Yuniani, Sp.PD, Kamis (28/7).

PKS Piyungan Taubat

Menurut dokter Atik, pengeroposan tulang lazimnya terjadi pada usia lanjut. Namun, pada kondisi tertentu tidak hanya pada usia lanjut juga bisa terjadi osteoporosis. Hal itu akibat pemakaian obat golongan kortikosteroid jangka panjang. Di mana kortikosteroid biasa digunakan sebagai obat asma, penyakit lupus, penyakit alergi, bahkan pada penyalahgunaan secara luas dari kortikosteroid sebagai penghilang nyeri di masyarakat.

"Osteoporosis biasa terjadi terutama pada tulang belakang dan panggul. Sedangkan pengapuran sendi atau osteoartritis adalah suatu? penyakit sendi di mana terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan tersebut, misalnya infeksi, trauma, aktifitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata, akibatnya terjadi gesekan antara tulang dengan tulang sehingga menimbulkan nyeri bila melakukan gerakan," kata Atik.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, sendi merupakan pertemuan antara tulang dan tulang.? Pada bagian ujung dari tulang, terdapat komponen yang disebut dengan tulang rawan. Tulang rawan berperan melapisi ujung tulang di persendian. Dengan adanya tulang rawan, tulang-tulang tersebut bertemu, namun tidak terjadi gesekan dan gerakan sendi menjadi mulus. Osteoarthritis biasanya mengenai sendi-sendi penopang berat badan, seperti sendi panggul, sendi lutut, dan sendi pergelangan kaki. Namun, bisa juga mengenai sendi-sendi lain, seperti jari-jari pada pegawai pabrik pembuatan rokok.

Dokter yang bertugas di rumah sakit NU ini mengungkapkan, penanganan pada osteoporosis lebih ditujukan pada pencegahan, antara lain menjaga asupan kalsium antara 1000-1500 mg per hari bisa dari asupan makanan atau suplementasi. Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol, kenali lebih dini penyakit-penyakit dan obat-obatan yang dapat menyebabkan osteoporosis, hindari mengangkat barang yang berat pada penderita yang sudah pasti mengalami osteoporosis, hindari hal-hal yang memudahkan terjadinya jatuh, misalnya ada lantai licin, pemakaian obat penenang, maupun obat-obat yang dapat mengganggu keseimbangan, diperlukan olahraga ringan merangsang pembentukan tulang, menjaga massa tulang, bila telah terjadi osteoporosis dapat diberikan obat-obatan menurut petunjuk dokter.

"Untuk penanganan pada osteoarthritis yakni pengontrol nyeri? secara berkelanjutan dan bertahap, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang pemilihan obat-obatan penghilang nyeri. Sebab obat-obatan itu akan digunakan untuk jangka waktu yang lama, demikian juga untuk pemakaian obat-obatan suplementasi sendi maupun penambahan minyak sendi, mempertahankan fungsi sendi dan memperbaiki kualitas hidup penderita dengan bantuan tenaga profesional, menurunkan berat badan, terapi kerja, proteksi sendi dan pola kebiasaan, misalnya memakai sepatu yang nyaman," tutupnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Hikmah PKS Piyungan Taubat

Senin, 06 November 2017

Pelajar NU Pilih Caleg Berkualitas

Kudus, PKS Piyungan Taubat. Pemilu menjadi sarana pendidikan politik di kalangan pelajar. Karenanya, para pelajar NU harus menggunakan hak suaranya dengan memilih calon legislatif yang berkualitas.

Pelajar NU Pilih Caleg Berkualitas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Pilih Caleg Berkualitas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Pilih Caleg Berkualitas

Wakil Ketua PC IPNU Kudus Ubaidillah Dwi Lazuardi mengatakan pelajar NU harus mensukseskan pemilu dengan berpartisipasi aktif dan berkomitmen untuk tidak golput. Sebab, pemilu merupakan sarana dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Gunakan hak anda secara bebas yang bertanggungjawab untuk memilih caleg yang sesuai dengan harapan tanpa adanya paksaan.,”katanya kepada PKS Piyungan Taubat, Senin (7/4).

PKS Piyungan Taubat

Dalam menentukan pilihan, Ubaidillah mengingatkan supaya memilih caleg berdasarkan kualitasnya bukan karena kemampuannya membagi uang. Ditegaskan, adanya politik uang sebagai bentuk pelanggaran juga mencoreng demokrasi di Indonesia.

PKS Piyungan Taubat

“Masa depan bangsa atau daerah ada di tangan pemuda. Jadi jika ingin yang terbaik untuk bangsa dan daerah maka pilihlah pemimpin kualitas dengan melihat rekam jejak perjuangannya di masyarakat,”tandasnya.

Pemiliu, imbuh Ubadillah, adalah sebagai pendidikan dengan manifestasi meningkatkan rasa partisipasi politik dalam rangka penciptaan iklim persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Menurutnya, dengan semakin tingginya pemahaman berpolitik yang benar dan bermartabat,  maka semakin tinggi pula rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.(Qomarul Adib/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Hikmah, Anti Hoax, News PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock