Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Februari 2018

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat. Bencana kekeringan dan kebakaran yang menyebabkan kabut asap yang cukup menghawatirkan di berbagai daerah pada saat ini, mengundang keprihatinan PCNU Kabupaten Pringsewu, Lampung. Walaupun kondisi tersebut belum begitu dirasakan di Kabupaten Pringsewu, namun secara umum patut untuk disikapi dengan melakukan langkah langkah yang bersifat dzohir dan batin.

Menurut Katib Syuriyah PCNU Pringsewu Munawwir, kondisi ini harus disikapi oleh seluruh umat Islam dengan banyak bertobat dan melakukan puasa yang diniatkan agar bencana kemarau yang saat ini terjadi segera berlalu.

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)
Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa (Sumber Gambar : Nu Online)

Kekeringan, PCNU Pringsewu Imbau Masyarakat Banyak Tobat dan Puasa

"Disunnahkan ketika musim kemarau untuk banyak bertobat, mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berpuasa jika akan diteruskan dengan melaksanakan shalat Istisqa," katanya, Senin (26/10/15)

PKS Piyungan Taubat

Sementara itu dalam menyikapi hal tersebut Ketua PCNU Pringsewu H. Taufiqurrohim mengatakan bahwa pihaknya akan segera menerbitkan imbauan dan selebaran yang ditujukan untuk warga masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Pringsewu.

PKS Piyungan Taubat

Dalam selebaran tersebut akan dimuat materi doa ketika terjadi kemarau dan tata cara pelaksanaan shalat Istisqa. "Kita harapkan doa ini dibaca seluruh umat Islam di setiap shalat fardu dan dibaca oleh para khotib di Khutbah Jumat pada saat saat ini," jelasnya.

Taufiq menambahkan bahwa jika kondisi kemarau terus berlanjut dan berdampak pada kondisi yang sangat memprihatinkan di Kabupaten Pringsewu maka akan dilaksanakan shalat Istisqa dalam rangka memohon turunnya hujan. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Warta, Habib PKS Piyungan Taubat

Minggu, 25 Februari 2018

“Tak Sejengkal Tanah Pun Boleh Lepas dari Bumi Pertiwi”

Jember, PKS Piyungan Taubat

Anggota Banser tidak boleh takut dengan ancaman dan pantang surut karena rintangan. Lebih-lebih yang terkait dengan upaya-upaya penentangan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan penolakan Pancasila. Sebab, selain NKRI dan Pancasila merupakan konsensus bersama dari seluruh elemen anak bangsa, NU mempunyai keterkaitan sejarah dalam perumusan keduanya.

“Tak Sejengkal Tanah Pun Boleh Lepas dari Bumi Pertiwi” (Sumber Gambar : Nu Online)
“Tak Sejengkal Tanah Pun Boleh Lepas dari Bumi Pertiwi” (Sumber Gambar : Nu Online)

“Tak Sejengkal Tanah Pun Boleh Lepas dari Bumi Pertiwi”

Kasatkorwil Banser Jawa Timur H. Umar Usman mengungkapkan hal itu dalam upacara Pembukaan Pendidikan Dan Latihan (Diklatsar) Banser angkatan XXVII di lapangan PT Kaliandra Concern, Perkebunan Karet dan Kopi Kalijompo, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, Sabtu (10/9).

Menurutnya, dewasa ini cukup banyak organisasi yang secara terang-benderang menentang NKRI dan tidak mengakui Pancasila sebagai ideologi negara. Mereka bertopeng agama dan selalu membangun opini bahwa NKRI tak akan pernah memberikan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyatnya. “Gerakan-gerakan itu harus dan wajib kita lawan dengan segala kemampuan yang ada,” tuturnya.

PKS Piyungan Taubat

Umar berharap anggota Banser tak sedikit pun mempunyai keraguan untuk membela dan mempertahankan NKRI. Banser harus menjadi banteng sekaligus benteng untuk mempertahankaan NKRI dan Pancasila dari pengacau-pengacau yang selalu mengatasnamakan agama. “Tak sejengkal tanah pun boleh lepas dari bumi pertiwi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Jember Kholidi Zaini menuturkan bahwa Diklatsar Banser yang diikuti lebih 300 orang tersebut berlangsung hingga Senin dini hari. Selain diisi dengan penyampaian materi, juga ada penggemblengan fisik.

PKS Piyungan Taubat

Yang tersulit dari rangkaian diklatsar ini adalah saat sesi pengambilan topi baret. Di ujung acara setiap peserta diwajibkan mengambil topi baret, melalui jalan setapak dengan medan yang sangat menantang di keheningan malam pula.

“Ini sesi yang paling berat. Butuh nyali sekaligus tenaga ekstra. Tapi ini memang harus dijalankan. Kalau belum bisa mengambil baret, peserta belum dikatakan lulus diklatasar,” jelas Kholidi. (Aryudi A Razaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Makam PKS Piyungan Taubat

Senin, 05 Februari 2018

"Sedino Nyantri" Jadi Ajang Silaturrahim Santri Lasem

Rembang, PKS Piyungan Taubat. Sedino Nyantri (satu hari nyantri)? merupakan salah satu kegiatan untuk mempererat tali silaturrahim diantara para santri Lasem. Rencananya acara ini akan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Hidayat Desa Soditan, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada 8 hingga 10 September 2016.

Sedino Nyantri Jadi Ajang Silaturrahim Santri Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)
Sedino Nyantri Jadi Ajang Silaturrahim Santri Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)

"Sedino Nyantri" Jadi Ajang Silaturrahim Santri Lasem

Panitia Pelaksana Ahmad Hasbullah mengatakan, berawal dari obrolan ringan teman-teman pondok pesantren di Lasem akhirnya mencetuskan untuk mengadakan acara ini. Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan semacam ini dapat menumbuhkan rasa silaturrahim para santri.

"Baik silaturrahim antar santri itu sendiri, maupun santri dengan masyarakat. Kita tahu bahwa di Lasem ini banyak sekali pondok pesantren, tentu saja dengan santri yang banyak pula didalamnya," terangnya kepada PKS Piyungan Taubat, Ahad (4/9).

Selain acara sedino nyantri, pihaknya juga merencakan Pameran Foto Arkeologi Lasem dan penampilan Wayang Gagrak Pesisiran Lasem yang akan dilaksanakan pada hari Kamis (8/9). Dilanjutkan Sedino Nyantri hari Jumat (9/9), sedangkan pada hari Sabtu (10/9) diadakan Srawung Seni Rumah Kapiten yang akan diisi kegiatan batik Lasem dan resik-resik Soditan.

PKS Piyungan Taubat

"Acara Sedino Nyantri ini nantinya akan berlangsung mulai pagi sampai malam. Mulai dari sowan para kiai-kiai Lasem, ngaji kalong, hingga burdahan dan liwetan bareng para santri se-Kecamatan Lasem," ujarnya.

Acara ini terbuka untuk umum, dan bagi para pengunjung dari luar daerah disediakan tempat tinggal bagi yang membutuhkan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi pihak panitia dengan nomor ? telepon 082-136-559-072 atas nama Bowo. (Aan Ainun Najib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Habib PKS Piyungan Taubat

Uri-uri Tradisi, 22 Grup Ikuti Festival Terbang Papat

Kudus,PKS Piyungan Taubat

Dalam rangka uri-uri (menjaga) seni tradisi, Forum Komunikasi Terbang Papat (FKTP) Kecamatan Gebog Kudus mengadakan festival di Masjid At-Taqwa Desa Gondosari Sabtu (4/4) malam. Kegiatan bertema “Menebar shalawat, menuai syafaat itu”, diikuti 22 kelompok terbang papat dari sejumlah desa di kecamatan tersebut.

Masing-masing kelompok yang terdiri dari lima orang ini membawakan sebuah lagu shalawat dari syair kitab Albarzanji dengan iringan tetabuhan empat terbang dan satu jidur selama 10 menit. Bahkan para penabuh yang sebagian besar berusia tua, masih semangat menabuh terbang secara rancak dan kompak.

Uri-uri Tradisi, 22 Grup Ikuti Festival Terbang Papat (Sumber Gambar : Nu Online)
Uri-uri Tradisi, 22 Grup Ikuti Festival Terbang Papat (Sumber Gambar : Nu Online)

Uri-uri Tradisi, 22 Grup Ikuti Festival Terbang Papat

 

Ketua FKTP Kecamatan Gebog Ulil Abror menjelaskan festival ini merupakan salah satu bentuk menjaga seni terbang papat supaya tetap eksis dan syiar di tengah-tengah masyarakat. "FKTP mendorong seni terbang papat ini bangkit dan berkembang dengan melahirkan generasi baru,"katanya.

 

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, hampir setiap desa banyak yang memiliki jam’iyah (kelompok) terbang papat, namun kurang terkoordinasikan sehingga belakangan keberadaannya hampir punah.

PKS Piyungan Taubat

"Karenanya, kita agendakan rutin kegiatan semacam ini di tingkat kecamatan yang waktunya insidental atau setiap tahun sekali untuk nguri-nguri seni ini," katanya.

 

Ketua FKTP Kudus Cholid Seif saat membuka acara mengatakan terbang papat ini menjadi seni tradisi khas seni Islami Kudus. Bahkan disamping tercatat dalam rekor MURI pada tahun 2012 lalu, seni ini ternyata termasuk maha karya tingkat internasional.

 

"Makanya festival ini telah dikembangkan menjadi program FKTP seluruh kecamatan di Kudus sebagai ikhtiar untuk melestarikan terbang papat yang semakin langka ini," tandasnya singkat. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ulama, Habib, Doa PKS Piyungan Taubat

Selasa, 30 Januari 2018

PWNU Jatim: Generasi Milenial Ujung Tombak Dakwah Medsos

Surabaya, PKS Piyungan Taubat. Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur KH M Hasan Ubaidillah mengatakan, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) merupakan generasi milenial atau bisa dikatakan sebagai generasi zaman now.

PWNU Jatim: Generasi Milenial Ujung Tombak Dakwah Medsos (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Jatim: Generasi Milenial Ujung Tombak Dakwah Medsos (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Jatim: Generasi Milenial Ujung Tombak Dakwah Medsos

Menurut Hasan, generasi milenial merupakan ujung tombak dakwah melalui media sosial yang memiliki peran strategis di masa yang akan datang. 

“Generasi milenial merupakan ujung tombak yang akan memerankan peran strategis ke depan, khususnya dakwah di media sosial,” ujarnya pada kegiatan Madrasah Desain yang digelar PW IPPNU Jatim di gedung PWNU Jatim Sabtu-Ahad (9-10/12).

Ia mengharapkan Madrasah Desain bisa ditransformasikan ke seluruh cabang IPPNU di Indonesia, khususnya di lingkup Jawa Timur. Hal itu dikarenakan program-program positif, khususnya mengenai dakwah Islam Ahlussunnah wal-Jamaah akan mudah diterima oleh masyarakat jika menggunakan media sosial.

PKS Piyungan Taubat

“Melalui dakwah di media sosial akan semakin mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya itu.

Di akhir sambutannya, ia mengharapkan kegiatan yang diikuti perwakilan dari seluruh PC IPPNU Jatim itu tidak hanya berhenti di tataran teoritis, tapi diaplikasikan pada ranah praktis. Juga jangan dilakukan sekali saja, melainkan berkelanjutan. 

PKS Piyungan Taubat

Hal itu, sambungnya, dikarenakan tiap hari terjadi inovasi maupun informasi selalu berkembang di masyarakat.

“Harapannya dengan adanya kegiatan semacam ini bisa menajamkan program-program yang ada melalui media sosial. Sehingga akan selalu update dan up to date. Sehingga kita tidak tertinggal zaman,” tutup Hasan. (Hanan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Aswaja PKS Piyungan Taubat

Argumentasi Peringatan Maulid Nabi

Secara istilah Maulid nabi Muhammad SAW merupakan perayaan kelahiran baginda Nabi SAW, dengan tujuan mengingat sirah beliau untuk menanamkan kecintaan kepadanya, serta mempraktikkan seluruh ajarannya.

Ada sejarah tersendiri dari perayaan Maulid Nabi SAW. Menurut beberapa pendapat orang yang pertama kali mengadakan perayaan maulid Nabi SAWadalah Syaikh bin Muhammad Umar al-Mulla (Abad 6 H) dan kemudian diikuti oleh Raja Irbil (Malik Mudzaffar Abu Sa’id al-Kukkburi bin Buktikin).

Argumentasi Peringatan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Argumentasi Peringatan Maulid Nabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Argumentasi Peringatan Maulid Nabi

Namun pada hakikatnya perayaan maulid, sudah dilakukan oleh Nabi SAW sebagai shahib maulid itu sendiri. Beliau merayakan kelahirannya dengan berpuasa pada tiap hari senin, tidak dalam bentuk seremoni perayaan maulid Nabi SAW seperti yang dilakukan oleh raja Irbil dan kemudian terlaksan hingga saat ini.

Dibalik dari perayaan maulid Nabi SAW ini sendiri tidaka hanya sekedar perayaan seperti biasanya, namun ada beberapa keutamaan dan faedah dari perayaan maulid Nabi Muhammad SAW. Sebelum itu, didalam perayaan maulid Nabi SAW ada beberapa unsur yang terkandung didalamnya diantaranya kebaikan, atau bahkan unsur syara’ seperti membaca al-Qur’an, shalawat, sedekah, nasihat, silaturrahmi, dan mengingat sejarah Rasulullah SAW dan mensyukuri lahirnya beliau. (Hal: 56)

Adapun keutamaan dan faedah dari perayaan maulid Nabi Muhammad SAW, sebagaimanaberikut: (1) Pembacaan sirah Nabawiyah (2) Pembacaan shalawat Nabi SAW

PKS Piyungan Taubat

(3) Kebaikan sosial (4) Pembacaan al-Qur’an dan lain-lain (5) Memperoleh hikmah dari kisah-kisah orang yang mmengagungkan Maulid Nabi SAWdan (6) Menghadirkan ruh Nabi SAW.

Sedangkan hikmah merayakan Maulid Nabi SAW pada hari Senin adalah:

PKS Piyungan Taubat

Pertama, sebagaimana tertera dalam hadis bahwa Allah SWT menciptakan pepeohonan pada hari Senin, dan hal itu merupakan peringatan besar bahwa penciptaan rezeki-rezeki, makanan-makanan pokok, serta kebutuhan primer yang lainnya.

Kedua, lafadz “rabi” dari pecahan kata rabi’ul awwal merupakan isyarat kebaikan serta tafa’ul (berharapan baik).

Ketiga, bulan Rabi’ adalah paling seimbangnya cuaca bulan diantara beberapa bulan, sedangkan syari’at Nabi SAW adalah paling seimbangnya syari’at diantara beberapa syari’at.

Keempat, Allah SWT menghendaki untuk memuliakan bulan ini dengan kelahiran Nbi SAW.

Mayoritas ummat Islam dipenjuru dunia ini merayakan maulid Nabi Muhammad SAW. Bahkan menjadi rutinitas tahunan yang ditepatkan pada bulan Rabi’ul Awwal namun ada sebagian kelompok Salafi Wahabi yang menolak keras terhadap perayaan Maulid Nabi SAW ini dengan dalih bahwa perayaan semacam ini tidak pernah dilakukan dan dipraktekkan oleh Nabi SAW sendiri bahkan para sahabat, tabi’in, dan semua orang yang hidup akhir era generasi salaf.

Seremonial perayaan Maulid Nabi SAW memang tidak pernah dilakukan oleh Nabi SAW dan sahabatnya. Akan tetapi nilai-nilai serta komponen-komponen yang terkandung didalam perayaan Maulid Nabi SAW ini merupakan anjuran syara’. Perayaan hanyalah sebuah seremonial yang membungkus dan mewadahi serangkaian ibadah-ibadah yang terlaksana didalamnya. (Hal 98)

Melihat dari buku ini ada beberapa poin yang membuat buku ini memang layak untuk dibaca oleh semua kalangan mulai dosen, ustadz, santri, dan para stakeholder yang lain yang ingin tahu tentang dalil-dalil maulid Nabi. Kelebihan lain buku ini adalah bahwa pemaparan dari semua isi serta pokok pemikiran yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembacaa sangat ? jelas alias tidak berbelit-belit sehingga mudah difahami oleh pembacanya dan serasa enak dan mengalir.

Namun, disamping itu, ada beberapa poin kekurangan dari buku ini, yaitu: banyaknya penulisan ayat al-Qur’an serta hadis yang ditulis tanpa harakat atau tanda baca, sehingga membuat sebagian pembaca tidak mengerti apa yang di maksud dari penjelasannya. ? Serta ada beberpa tata bahasa dan penulisan yang kurang tepat. Serta desain sampul yang kurang sempurna. Wallahu’alam.?

Judul : Argumentasi Peringatan Maulid Nabi Bantahan Terhadap Salafi-Wahabi

Penulis : M. Baits Kholili dan M. Faiz Nasir

Penerbit : Surabaya, Pustaka Radja

Cetakan ? : Agustus 2016

Tebal : xii + 114 halaman

Peresensi : Yunidan Halimah, Mahasantri Pesantren Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember dan Mahasiswa IAIN Jember.

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Aswaja, Habib, Internasional PKS Piyungan Taubat

Rabu, 24 Januari 2018

GP Ansor Patebon Shalat Ghaib untuk Miftahul Huda

Kendal, PKS Piyungan Taubat 



Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama untuk almarhum Miftahul Huda yang meninggal pada Senin, (22/1). Almarhum merupakan anggota Satkorcab Banser Grobogan yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Banyumanik, Semarang, Ahad (21/1) malam.

GP Ansor Patebon Shalat Ghaib untuk Miftahul Huda (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Patebon Shalat Ghaib untuk Miftahul Huda (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Patebon Shalat Ghaib untuk Miftahul Huda

"Kami selaku pengurus GP Ansor Patebon ikut merasa kehilangan atas wafatnya Sahabat Miftahul Huda. Peristiwa wafatnya almarhum yang terjadi dalam perjalanan pulang usai mengikuti Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) dan Susbalan Muadalah di PC GP Ansor Kabupaten Semarang menandakan betapa kuat kecintaan almarhum terhadap  organisasi," kata Ketua PAC GP Ansor Patebon Akhmad Sodiq.

Sodiq mengatakan, Shalat Ghaib yang digelar segenap pengurus dan anggota PAC GP Ansor Patebon ini dilaksanakan sesuai dengan instruksi dari PW GP Ansor Jawa Tengah dan sekaligus  bentuk solidaritas kami untuk mendoakan almarhum.

"PAC GP Ansor Patebon menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya beliau. Teriring doa, semoga almarhum husnul khotimah, diampuni seluruh dosa kesalahannya, dan diterima seluruh amal kebaikannya. Amiin," pungkasnya. (Muhammad Kridaanto/Abdullah Alawi)

 

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Jadwal Kajian, Meme Islam PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat

Selasa, 23 Januari 2018

Inilah Lima Peringatan dari Alam Kubur

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat



Dalam hadits yang tertulis pada Kitab Daqoiqul Akhbar Rasulullah menjelaskan bahwa alam kubur memberikan peringatan kepada makhluk di dunia khususnya manusia tentang apa yang harus dipersiapkan untuk menghadapinya.

Kehidupan seputar alam kubur tersebut dibahas oleh Ketua MWCNU Kecamatan Adiluwih Pringsewu H Basirun Nasir saat menjadi pemateri Ngaji Ahad Pagi (Jihad Pagi) di Gedung PCNU Kabupaten Pringsewu, Ahad (24/4).

Inilah Lima Peringatan dari Alam Kubur (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Lima Peringatan dari Alam Kubur (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Lima Peringatan dari Alam Kubur

"Ada lima peringatan yang diberikan oleh alam kubur kepada manusia dan harus dipersiapkan agar dalam alam kubur kita mendapat ketenangan," katanya.

Yang pertama alam kubur mengingatkan bahwa kita manusia akan sendiri selama di dalam kubur. "Yang bisa menemani dan menghibur kesendirian tersebut adalah bacaan Al-Quran yang telah kita baca selama hidup di dunia," jelasnya.?

Selain bacaan Quran yang dilakukan sendiri, bacaan dan doa dari orang yang ditujukan kepada si mayit juga akan dapat menerangi semasa di alam kubur, katanya menambahkan.

PKS Piyungan Taubat

Yang kedua lanjutnya, alam kubur merupakan rumah yang sangat gelap dan yang dapat meneranginya adalah shalat malam. "Shalat malam di sini bukan hanya tahajud saja namun shalat shalat seperti tarawih dan witir juga merupakan shalat malam," terangnya

PKS Piyungan Taubat

Yang ketiga, alam kubur merupakan rumah tanah tanpa alas dan yang dapat menjadi alas para ahli kubur adalah amal shaleh selama di dunia.

Yang keempat, alam kubur merupakan tempat penuh dengan siksa yang diibaratkan dengan kalajengking.?

"Untuk menghindari siksa kubur Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk banyak banyak membaca lafadz Basmalah khususnya di setiap kegiatan yang akan kita lakukan," katanya.

Dan yang terakhir, alam kubur merupakan tempat di mana Malaikat Munkar dan Nakir menanyakan ketauhidan. "Agar kita dapat menjawab pertanyaan para malaikat, perbanyaklah membaca tahlil berupa Lailaaha illallah," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Fragmen, Khutbah PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 20 Januari 2018

Banser Kobar Masuk Penjara Karena Jual Jamu Tradisional

Kotawaringin Barat, PKS Piyungan Taubat 



Nasib naas dialami Warioboro (53) warga Karang Mulya, Pangkalan Banteng, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Ia masuk jeruji besi Mapolsek Pangkalan Banteng hanya karena menjual jamu tradisional yang diberi nama Jamu Klanceng.

Warioboro adalah satu dari sekian banyak anggota Barisan Serbaguna (Banser) yang sangat aktif di Kobar. Untuk menghidupi keluarga, ia membantu istrinya membuat jamu seduh yang merupakan warisan turun-temurun racikan dari orang tuanya. 

Banser Kobar Masuk Penjara Karena Jual Jamu Tradisional (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser Kobar Masuk Penjara Karena Jual Jamu Tradisional (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser Kobar Masuk Penjara Karena Jual Jamu Tradisional

Pekerjaan itu dilakoninya selama puluhan hingga kini karena ternyata banyak pelanggan yang cocok. Karena banyaknya permintaan, banyak pelanggan yang memintanya untuk memproduksi lebih banyak serta mengurus izin usahanya.

"Meskipun saya miskin, tapi saya ingin rezeki yang halal dan berkah. Kalau yang saya lakukan ini dianggap salah, ya saya terima, toh saya juga punya surat izin dari kecamatan," ucap Wario sambil sesekali menyeka air matanya, Kamis (14/12).

PKS Piyungan Taubat

Menanggapi persoalan ini, Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Kobar, Muhammad Rozikin ikut memberikan dukungan kepada anggotanya. Bahkan, mereka juga siap pasang badan dalam kasus ini.

"Kami wajib memberikan dukungan penuh. Apalagi dalam kasus ini belum tentu dia salah," ujar Rozikin kepada PKS Piyungan Taubat.

Kepala Satuan Provos (Kasat Provos) yang juga Kabiro Rendikal Barisan Serba Guna (Banser) Kotawaringin Barat, Bin Maruf, juga siap mendukung penuh kepada Warioboro.

"Perkembangan kasus ini selalu kami pantau. Warioboro adalah anggota Banser yang selalu aktif dalam kegiatan. Maka hal ini juga menjadi kewajiban kami untuk membantunya," tegasnya.

Seperti yang dilansir banyak media sebelumnya, kasus yang menimpa Warioboro ini terjadi pada November lalu. Meski sudah mengantongi Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) dari kecamatan, tapi masih dianggap salah oleh pihak kepolisian. Karena itu, ia harus meringkuk di sel tahanan Polsek Arut Selatan sebagai titipan dari Polsek Pangkalan Banteng. (Suhud Masud/Abdullah Alawi) 

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Bahtsul Masail, Habib PKS Piyungan Taubat

Senin, 25 Desember 2017

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus

Banyuwangi,PKS Piyungan Taubat

Kinerja pengurus dalam organisasi setiap tahun selalu ada perubahan. Baik penuruan maupun kenaikan kualitas. Guna mengantisipasi penurunan kualitas pengurus, PAC IPNU dan IPPNU Pesanggaran menggelar up grading pengurus pada Sabtu (10/12) malam.

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus

Bertempat di Gubuk pinggir pantai Pulau Merah, kegiatan tersebut diisi beberapa pengurus dari Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Banyuwangi, Imam Rofingi, Syaifuddin Zuhri, Fikri dan lainnya.

Imam Rofingi mengatakan, beberapa materi yang diajarkan seperti pada umumnya. Namun, grade/tingkatannya agak dinaikkkan.

PKS Piyungan Taubat

"Materi-materi yang kami ajarkan, seperti job description, administrasi, analisis sosial, keorganisasian dan kepemimpinan," kata Imam yang juga Wakil Sekretaris 1 IPNU Banyuwangi

"Ke depannya, para pengurus diharapkan mampu mengemban tugas organisasi yang telah didirikan oleh tokoh-tokoh besar bangsa ini," harap Imam.

PKS Piyungan Taubat

Kegiatan yang diikuti oleh pengurus PAC IPNU dan IPPNU Pesanggaran, ditutup dengan bakti sosial, bersih-bersih pantai Pulau Merah pada pagi keesokan harinya (Ahad, 11/12). (M. Sholeh Kurniawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Makam, Daerah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 22 Desember 2017

Gus Dur Nasehati CEO Asia Pasifik Perjuangkan Orang Kecil

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Pada saat terjadi resesi ekonomi di Asia Pasifik tahun 2008, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) didaulat untuk berbicara pada pertemuan para CEO Multinational Corporate (MNC). Gus Dur menyampaikan satu hal sederhana namun sangat mengena, jangan lupa kepada orang-orang kecil karena tanpa mereka Anda tidak akan jadi orang besar.

Gus Dur Nasehati CEO Asia Pasifik Perjuangkan Orang Kecil (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Nasehati CEO Asia Pasifik Perjuangkan Orang Kecil (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur Nasehati CEO Asia Pasifik Perjuangkan Orang Kecil

Demikian diceritakan Ketua Majlis Pembina NahNu Aizzuddin Abdurrahman saat berpidato pada pembukaan seminar nasional yang dihelat di lantai 8 gedung PBNU Jl Kramat Raya No 164 Jakarta Pusat, Selasa (30/9) siang. Seminar tersebut mengusung tema “Combined Assurance pada Industri Jasa Keuangan: Upaya mewujudkan Industri Jasa Keuangan yang Sehat dan Stabil”.

Menurut Gus Aiz, panggilan akrabnya, Nahdliyin Nusantara (NahNu) diharapkan tetap istiqomah menggelar acara-acara yang mencerdaskan bangsa. “Salah satunya adalah kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengadakan seminar nasional pada hari ini,” ujarnya.

PKS Piyungan Taubat

Gus Dur, lanjut Gus Aiz, mengatakan bahwa jika kesejahteraan orang kecil tidak dijamin oleh para CEO itu, mereka bukanlah siapa-siapa.

“Untuk konteks sekarang, isu tentang jasa keuangan ini sangat penting. Apalagi potensi NU terkait hal ini masih sangat minim dan terbatas. Oleh karenanya, diskusi ini diharapkan memberi pencerahan kepada kita semua,” harapnya.

PKS Piyungan Taubat

Pantauan PKS Piyungan Taubat, acara tersebut dihadiri para Nahdliyin muda dari berbagai badan otonom semisal IPNU, IPPNU, dan Pagar Nusa yang datang atas nama pengurus cabang dari seluruh penjuru ibukota.

Seminar yang dimoderatori Wardi Taufiq tersebut menghadirkan tiga narasumber: anggota komisi XI DPR RI dari FPPP Zaini Rahman, pendiri Fine Institute Purnama Dhedhy Setyawan, dan Bayu Kariastanto, PhD.

Hingga berita ini ditayangkan, kegiatan seminar masih berlangsung khidmat dengan pemaparan para narasumber yang berkompeten. (Ali Musthofa Asrori/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Pemurnian Aqidah PKS Piyungan Taubat

Selasa, 19 Desember 2017

GP Ansor Pegiringan Keliling Desa Bantu Korban Puting Beliung

Pemalang, PKS Piyungan Taubat 

Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor Pegiringan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menggalang dana untuk warga yang tertimpa musibah angin puting beliung. 

GP Ansor Pegiringan Keliling Desa Bantu Korban Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Pegiringan Keliling Desa Bantu Korban Puting Beliung (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Pegiringan Keliling Desa Bantu Korban Puting Beliung

Angin puting beliung menerjang Desa Bojongnangka dan Desa Tambakrejo, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Ahad 31 Desember 2017. Akibatnya, sekira 100 rumah di dua desa tersebut rusak. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Pemalang di RW 05 Desa Bojongnangka terdapat 30 rumah rusak berat dan ringan. Sementara di RW 06 Desa Bojongnangka terdapat 29 rumah yang mengalami rusak berat. Lalu di Desa Tambakrejo terdapat 41 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana ini.

Sekarang ini masyarakat korban bencana puting beliung membutuhkan bantuan logistik, pakaian, material bangunan, serta bantuan lainnya. 

PKS Piyungan Taubat

GP Ansor mulai bergerak melakukan penggalangan dana pada hari Jumat-Sabtu (5-6/01). Penggalangan dana dilakukan dengan keliling mendatangi rumah-rumah warga.

Ketua ranting GP Ansor Pegiringan Slamet Riyadi mengatakan aksi ini sebagai bentuk kepedulian Ansor dan Banser Pegiringan terhadap korban puting beliung di desa Bojongnangka dan sekitarnya. 

“Hasil pengalangan dana, akan kami salurkan langsung sekaligus kami akan memberangkatkan anggota Banser untuk kegiatan Baksos dilokasi pada Minggu, 7 Januari 2018,” ucap Slamet. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Habib, Kajian Sunnah, Tokoh PKS Piyungan Taubat

Minggu, 03 Desember 2017

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal

Jakarta, PKS Piyungan Taubat

Anggota DPR RI Maman Imanulhaq mengingatkan bahwa sumbangan yang dikumpulkan masyarakat Indonesia untuk rakyat Suriah harus dikelola secara transparan dan akuntabel.

"Misi kemanusiaan ke Suriah harus didukung untuk membantu rakyat kecil di Suriah yang menjadi korban, tetapi semua bantuan harus transparan dan akuntabel agar tidak salah sasaran," kata Maman di Jakarta, Jumat.

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Sumbangan untuk Suriah Jangan Sampai Masuk ke Kelompok Radikal

Maman menambahkan bahwa solidaritas #SaveAleppo yang ramai di dunia maya relatif sangat menggugah publik untuk peduli kepada para korban bom di Suriah akibat konflik yang berkepanjangan.

Menurut dia, solidaritas tersebut merupakan aksi mulia yang menjadi misi kemanusiaan dan tuntunan agama.

PKS Piyungan Taubat

"Sebagai orang Indonesia ini sesuai dengan tujuan konstitusional, ikut dalam perdamaian dunia," kata politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Meski demikian, kata Maman, harus ada kepastian amanat umat itu betul-betul sampai kepada korban, bukan kepada pihak yang tidak berhak.

"Jangan sampai justru jadi amunisi kelompok-kelompok yang bertikai, apalagi masuk ke kantong kelompok radikal, seperti ISIS yang menguasai sebagian kota Aleppo, juga ada kelompok radikal lainnya, seperti Jabat Nusra, salah satu kelompok Al Qaida," katanya.

Mengutip hasil penelitian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) tahun 2015, dari 11 lembaga yang biasa menyalurkan bantuan dana kemanusiaan yang diteliti, hanya tiga lembaga yang mengantongi izin.

"Jadi, siapa yang mengumpulkan bantuan tersebut harus jelas," kata Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU itu.

PKS Piyungan Taubat

Anggota Komisi VIII DPR RI ini meminta selain melakukan pengumpulan dan pengawalan penyaluran bantuan, publik juga harus mendorong pemerintah untuk ikut mengupayakan perdamaian di Suriah.

"Solidaritas kemanusiaan itu penting, tetapi lebih penting bagaimana perdamaian bisa terwujud di Suriah. Indonesia harus lebih gencar lagi meminta PBB turun tangan karena tanpa solidaritas perdamaian dan peran PBB konflik di Suriah tidak akan pernah selesai," kata Maman. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Humor Islam, Habib, Lomba PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 02 Desember 2017

Ideologi PMII Harus Sama, Pemetaan Kader Lihat Potensi Lokal

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia kini telah berusia 57 tahun. Organisasi yang didirikan di Surabaya tersebut, telah memiliki kader dari Sabang sampai Merauke. Para alumnusnya telah memasuki beragam bidang, baik di kemayarakatan maupun di pemerintahan.?

Meski demikian, organisasi yang baik adalah organisasi yang melihat masa lalu, potensi saat ini dan terutama tantangan masa depan. Agar PMII bisa terus eksis menjadi organisasi di kalangan mahasiswa.?

Ideologi PMII Harus Sama, Pemetaan Kader Lihat Potensi Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Ideologi PMII Harus Sama, Pemetaan Kader Lihat Potensi Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Ideologi PMII Harus Sama, Pemetaan Kader Lihat Potensi Lokal

Sebagai salah satu upaya menjawab atau saran untuk PMII, Abdullah Alawi dari PKS Piyungan Taubat mewawancarai salah seorang alumnusnya, Juri Ardiantoro, yang saat ini menjadi salah seorang Ketua PBNU dan pernah menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Berikut petikannya: ? ?





Bagaimana melihat kaderisasi PMII hari ini?

PKS Piyungan Taubat

Kaderisasi harus diperluas orientasinya tidak hanya sekadar menambah jumlah kader. Tapi menambah bobot kader. Bobot kader juga harus diperluas tidak hanya sekadar menghiasi dunia politik, tapi dunia profesional. Dan mulai menyiapkan kader-kader untuk mengambil peran di wilayah itu.

Caranya agar PMII bisa seperti itu bagaimana?

Harus ada pemetaan potensi kader dan pemetaan berdasar keunikan kader di tiap-tiap daerah. Jadi, kaderisasi tak harus mesti sama seluruh daerah, seluruh Indonesia. Pada hal-hal yang sangat prinsip tata, nilai, ideologi harus sama. Tapi pada konteks pengembangan kader dan penyiapan kepemimpinan, ya harus memperhatikan karakater atau keunikan daerah. Sehingga kader PMII tidak setiap kader PMII harus ke Jakarta. Caranya harus pemetaan kader dulu yang membangun satu strategi penguatan kelembagaan dan kader serta bisa memanfaatkan sumber daya di lokal. Jadi, tidak harus ke Jakarta.

Kenapa politik masih pusat perhatian PMII?

PKS Piyungan Taubat

Makanya harus diperluas framenya, PMII tidak melulu urusan politik. Dunia profesional harus digeluti. Kalaupun politik, adalah politik dalam upaya penyiapan kader kepemimpinan bangsa, yang lebih luas, bukan sekadar anggota DPR.

Hubungan dengan alumni untuk membangun upaya PMII seperti itu?





Alumni harus menjadi inspiratif, bukan sekadar membangun patronase. Kelemahan organisasi mahasiswa itu kan alumninya membangun patronase sehingga membangun blok-blok. Nah, itu yang tidak bagus. Alumni harus bisa mengemong semua. Ini kader siapa, itu kader siapa. Nah, ini mestinya tidak begitu.?

Selain itu, tantangan PMII ke depan itu apa?

Salah satu tantangan organisasi Islam itu sekarang adalah memoderasi menguatnya kelompok garis keras di kalangan anak muda. Bagaimaana memoderasi radikalisme di kalangan anak muda ini yang harus digarap PMII. Jagan asyik di dunianya, lupa urusan gerakan keislaman di kalangan muda yang sudah mulai menguat unsur-unsur Islam garis kerasnya. Bukan hanya membaca buku, tapi memperkuat gerakan praksis untuk memoderasi gerakan Islam garis keras itu.?

PMII mampu melakukan hal itu? ?

Ya mampu karena PMII itu kan sudah menjadi organisasi besar ya, hampir di seluruh daerah mempunyai basis. Cuma ya itu tadi, orientasinya harus diubah tidak hanya urusan politik. Tapi kalaupun politik harus politik tingkat tinggi, jangan melupakan urusan lokal, mushala, kampus.?

Sebagai alumnus PMII, bagi Anda, apa manfaat berorganisasi di PMII itu?

Pada zaman saya itu kan di PMII menjadi tempat, menjadi media dimana kita diperkenalkan dengan bagaimana cara mengkonkretkan semangat kepemudaan yang berbasis agama. Itulah manfaatnya. Kemudian dengan ber-PMII, kita punya pandangan lebih luas, tidak sempit karena bertemu dengan banyak orang dan bertemu banyak perspektif pemikiran, banyak orang; dan kita juga bertemu dengan banyak potensi di tempat lain yang mungkin tidak kita temukan kalau tidak ikut organisasi. ?

Apa pesan pribadi kepada kader-kader PMII di seluruh Indonesia?

Mumpung masih muda dan PMII, berorganisasi tidak sekadar ingin bergaul atau memperoleh status di organisasi, tapi berorganisasi harus memiliki makna untuk dirinya sendiri dan bagi organisasi sendiri, dan bagi masyarakat pada umumnya. Jadi, organisasi menjadi alat untuk memberdayakan dirinya sebelum juga memberdayakan lingkungannya.?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Aswaja PKS Piyungan Taubat

Minggu, 26 November 2017

Isi Liburan, 90 Pelajar Ikuti Kaderisasi

Purworejo, PKS Piyungan Taubat. Momentum liburan sekolah dimanfaatkan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Bruno Purworejo menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) sekaligus pembentukan Ranting Karangrejo.

Kegiatan yang diikuti sedikitnya 90 peserta itu digelar di Madrasah Diniah Miftakhul Ulum Dukuh Karang Rejo Kelurahan Bunorejo, Sabtu-Ahad (29-30/12). Tema yang diangkat: “Filtrasi Ideologi Membangun Kader Berwawasan Keilmuan Bernilai Islami.” Kegiatan tersebut mendapat antusias baik dari peserta maupun masyarakat sekitar.

Isi Liburan, 90 Pelajar Ikuti Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Isi Liburan, 90 Pelajar Ikuti Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Isi Liburan, 90 Pelajar Ikuti Kaderisasi

Menurut ketua PAC IPPNU Kecamatan Bruno, Aniroh, kegiatan ini merupakan pelaksanaan program kerja yang sudah dibahas dalam rapat kerja beberapa waktu lalu.

PKS Piyungan Taubat

“Makesta sekaligus pembentukan ranting ini sengaja kita realisasikan di waktu libur, agar peserta bisa lebih maksimal dalam mengikutinya. Alhamdulillah, dari sesi ke sesi peserta antusias mengikuti pemaparan materi dari senior-senior IPNU dan IPPNU,” kata siswi kelas XII MA Takhasus Bruno tersebut.

Sedangkan menurut ketua PAC IPNU Bruno Nur Arifin, pemateri pelatihan tersebut diambil dari tim kaderisasi IPNU dan IPPNU Bruno dibantu pengurus cabang.

PKS Piyungan Taubat

“Atas nasihat senior IPNU, pemateri dari internal, maka kita siapkan tim kaderisasi. Alhamdulillah, mereka bisa membawakan materi mulai dari Aswaja, ke-NU-an, ke-Organisasi-an dan beberapa materi kaderisasi. Ini sebagai wahana belajar yang sesungguhnya,” ujar santri pesantren Jangkrikan Kepil Wonosobo tersebut.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib seperti yang diagendakan panitia. Selain pengenalan materi, juga ditambah kegiatan yang bersifat santai sebagai hiburan seperti jalan-jalan pagi dan bernyanyi bersama. Salah seorang peserta, Aziz, mengaku senang dan bangga bisa mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan ini, karena menambah wawasan kebangsaan dan keislaman. Kedepan, saya ingin pembinaan pemuda semacam ini bisa terus dilaksanakan, karena besar sekali manfaatnya,” ujarnya dalam pesan dan kesan yang dibagikan panitia di akhir acara. (Imam Choiri/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, AlaNu, Khutbah PKS Piyungan Taubat

Senin, 20 November 2017

IPNU-IPPNU Banyuwangi Dampingi Manajemen Organisasi Tingkat Ranting

Banyuwangi, PKS Piyungan Taubat - Ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) dan Ketua PAC Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPPNU) Banyuwangi menghadiri undangan kader IPNU-IPPNU ranting Singotrunan. Keduanya memberikan pembekalan tata kelola organisasi sesuai dengan aturan.

Pertemuan pengurus ini berlangsung di Mushola Mbah Mas Sulaiman, Singotrunan, Banyuwangi, Banyuwangi, Ahad (4/12) malam. Tampak hadir perwakilan pengurus IPNU dan IPPNU ranting Singotrunan dan Ketua PAC IPNU-IPPNU Banyuwangi.

IPNU-IPPNU Banyuwangi Dampingi Manajemen Organisasi Tingkat Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Banyuwangi Dampingi Manajemen Organisasi Tingkat Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Banyuwangi Dampingi Manajemen Organisasi Tingkat Ranting

Ketua PAC IPPNU Banyuwangi Fitriyah menegaskan, pengurus dalam menjalankan roda organisasi harus didasari dengan aturan-aturan organisasi yang telah ditetapkan.

"Untuk efisiensi gerakan organisasi, kita dibekali oleh buku aturan secara lengkap mulai pedoman kaderisasi, pedoman organisasi dan administrasi, pedoman dasar rumah tangga, dan buku pedoman pelengkap lainnya. Untuk itu semua harus ditaati dalam menjalankan roda organisasi," kata Fitriyah pelajar asal Sutri.

PKS Piyungan Taubat

Ia menambahkan, organisasi kita khususnya Nahdlatul Ulama detil sekali dalam menetapkan aturan-aturan untuk menjalankan kinerja dan tata kelola organisasi secara formal.

PKS Piyungan Taubat

Di pengujung, Fitriyah mengatakan, karenanya mumpung kita masih sebagai kader-kader muda NU jangan sia-siakan proses belajar segala hal termasuk aturan-aturan organisasi.

Di antara antusias kader-kader Singotrunan yang masih baru mengikuti kegiatan Makesta Ketua PAC IPNU Banyuwangi M Sholeh Kurniawan menegaskan, sebelum kita melakukan perubahan dalam skala besar baiknya kita mulai dengan langkah yang kecil.

"Dalam proses belajar, berjuang, dan bertaqwa di IPNU yang notabene adalah salah satu organisasi yang menjadi banom NU harus kita maksimalkan. Meski ini termasuk kesempatan langkah kecil kita berproses di tingkat ranting, maka harus dimaksimalkan. Karena kesempatan ini tidak akan datang dua kali," tegas Sholeh.

Di hadapan kader-kadernya Sholeh juga menyampaikan secara global pengetahuan tentang administrasi surat-menyurat, PDPRT, dan buku pedoman kaderisasi. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Cerita, Habib, Fragmen PKS Piyungan Taubat

Fatayat NU Dumeling Buka Penyuluhan Rutin untuk Ibu Hamil

Brebes, PKS Piyungan Taubat. Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Dumeling Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes ikut menjaga kesehatan ibu hamil. Langkah yang ditempuh antara lain dengan mengadakan sosialisasi tentang kesehatan Ibu Hamil pada setiap pertemuan mingguan di desa setempat.

Fatayat NU Dumeling Buka Penyuluhan Rutin untuk Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Dumeling Buka Penyuluhan Rutin untuk Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Dumeling Buka Penyuluhan Rutin untuk Ibu Hamil

“Kami tidak ingin kesehatan ibu hamil terganggu, akibat tidak mengetahui sisi kesehatan yang harus dijaga,” ujar Ketua Fatayat NU Dumeling Arifatul Makiyah di sela penyuluhan bagi ibu hamil di kantor sekretariat Fatayat NU setempat, Ahad (17/1).

Ia menyatakan prihatin atas sering terjadinya kematian bayi dan ibu melahirkan. Di samping itu, masyarakat Brebes terkhusus desa Dumeling merupakan warga Fatayat. “Fatayat itu sendiri, terdiri dari ibu-ibu muda yang masih memiliki kesempatan untuk melahirkan,” terangnya.

Jangan sampai, lanjutnya, anggota Fatayat tidak mengetahui tentang kesehatan ibu hamil. Dengan hidup sehat, kaum ibu tentu akan melahirkan keturunan yang cerdas, sehat, berkualitas dan tidak stunting. “Pengetahuan tentang kesehatan ibu hamil perlu dimiliki seluruh warga Fatayat dan harus bertekad kuat melaksanakannya,” tutur Arifah.

PKS Piyungan Taubat

Selain penyuhan Ibu hamil, Fatayat Dumeling juga sering mengadakan kegiatan penyuluhan pelbagai tema antara lain tentang Keluarga Berencana, Stunting, kesehatan secara umum.

Penyuluhan diikuti 70 anggota Fatayat se-Desa Dumeling, dengan pembicara dr Qonitatun Nahdliyah dari RSUD Gunung Jati Cirebon. Dengan seksama mereka mendengarkan dan berinteraksi nara sumber.

PKS Piyungan Taubat

Dalam penyuluhannya, Qonitatun menjelaskan tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu hamil. Hal-hal yang perlu dilakukan antara lain menjaga pola makanan yang berimbang.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh ibu muda untuk selalu menjaga kehamilannya. Terutama untuk ibu hamil muda dengan usia di bawah tiga bulan. Berikut ini berbagai cara yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk menjaga kehamilannya, antara lain pertama, konsultasi dengan dokter kandungan secara rutin. Selain pemeriksaan rutin setiap bulannya, ibu hamil dengan kondisi tertentu harus lebih rutin dalam memeriksakan kandungannya.

Kedua, pola makan juga harus benar-benar dijaga saat trimester pertama. Ibu hamil harus memerhatikan asupan nutrisi yang masuk ke dalam perutnya. Hal itu dikarenakan makanan yang dimakan ibu hamil tidak untuk dirinya sendiri melainkan untuk janinnya juga.

Ketiga, gaya hidup sehat sangat diperlukan bagi semua ibu yang sedang hamil dan tidak hanya hamil muda. Hindari bahaya merokok saat hamil, hindari asap rokok, jauhi alkohol dan hindari obat-obatan terlarang (narkotika).

Keempat, ibu hamil juga perlu beristirahat yang cukup. Istirahat yang paling baik adalah tidur dan itu adalah kunci kesehatan kandungan ibu serta janin di dalamnya. ? (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Bahtsul Masail, Habib PKS Piyungan Taubat

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang

Sidoarjo, PKS Piyungan Taubat - Pengeroposan tulang, atau penyakit tulang keropos (osteoporosis) adalah suatu kondisi di mana terjadi penurunan massa tulang, sehingga terjadi penyusutan massa tulang. Hal ini biasa terjadi pada usia lanjut di mana asupan kalsium sudah mulai berkurang sehingga tubuh mengambil kalsium dari tulang dan lama kelamaan tulang menjadi keropos. Dari sini daya tahan tulang menjadi kurang.

Karenanya tulang menjadi tidak kuat menahan beban berat, bahkan benturan ringan sekalipun dapat menyebabkan patah tulang. Rasa nyeri baru dirasakan bila telah terjadi patah tulang.

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengeroposan Tulang dapat Akibatkan Penyusutan Massa Tulang

Demikian disampaikan dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, dr Atik Yuniani, Sp.PD, Kamis (28/7).

PKS Piyungan Taubat

Menurut dokter Atik, pengeroposan tulang lazimnya terjadi pada usia lanjut. Namun, pada kondisi tertentu tidak hanya pada usia lanjut juga bisa terjadi osteoporosis. Hal itu akibat pemakaian obat golongan kortikosteroid jangka panjang. Di mana kortikosteroid biasa digunakan sebagai obat asma, penyakit lupus, penyakit alergi, bahkan pada penyalahgunaan secara luas dari kortikosteroid sebagai penghilang nyeri di masyarakat.

"Osteoporosis biasa terjadi terutama pada tulang belakang dan panggul. Sedangkan pengapuran sendi atau osteoartritis adalah suatu? penyakit sendi di mana terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Sesuai perjalanan usia, pada orang tua akan terjadi kerusakan pada tulang rawan sendi. Selain faktor usia, ada juga faktor lain yang dapat mempercepat proses kerusakan tersebut, misalnya infeksi, trauma, aktifitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata, akibatnya terjadi gesekan antara tulang dengan tulang sehingga menimbulkan nyeri bila melakukan gerakan," kata Atik.

PKS Piyungan Taubat

Menurutnya, sendi merupakan pertemuan antara tulang dan tulang.? Pada bagian ujung dari tulang, terdapat komponen yang disebut dengan tulang rawan. Tulang rawan berperan melapisi ujung tulang di persendian. Dengan adanya tulang rawan, tulang-tulang tersebut bertemu, namun tidak terjadi gesekan dan gerakan sendi menjadi mulus. Osteoarthritis biasanya mengenai sendi-sendi penopang berat badan, seperti sendi panggul, sendi lutut, dan sendi pergelangan kaki. Namun, bisa juga mengenai sendi-sendi lain, seperti jari-jari pada pegawai pabrik pembuatan rokok.

Dokter yang bertugas di rumah sakit NU ini mengungkapkan, penanganan pada osteoporosis lebih ditujukan pada pencegahan, antara lain menjaga asupan kalsium antara 1000-1500 mg per hari bisa dari asupan makanan atau suplementasi. Selain itu, hindari kebiasaan merokok dan minum alkohol, kenali lebih dini penyakit-penyakit dan obat-obatan yang dapat menyebabkan osteoporosis, hindari mengangkat barang yang berat pada penderita yang sudah pasti mengalami osteoporosis, hindari hal-hal yang memudahkan terjadinya jatuh, misalnya ada lantai licin, pemakaian obat penenang, maupun obat-obat yang dapat mengganggu keseimbangan, diperlukan olahraga ringan merangsang pembentukan tulang, menjaga massa tulang, bila telah terjadi osteoporosis dapat diberikan obat-obatan menurut petunjuk dokter.

"Untuk penanganan pada osteoarthritis yakni pengontrol nyeri? secara berkelanjutan dan bertahap, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang pemilihan obat-obatan penghilang nyeri. Sebab obat-obatan itu akan digunakan untuk jangka waktu yang lama, demikian juga untuk pemakaian obat-obatan suplementasi sendi maupun penambahan minyak sendi, mempertahankan fungsi sendi dan memperbaiki kualitas hidup penderita dengan bantuan tenaga profesional, menurunkan berat badan, terapi kerja, proteksi sendi dan pola kebiasaan, misalnya memakai sepatu yang nyaman," tutupnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Hikmah PKS Piyungan Taubat

Minggu, 19 November 2017

PC Muslimat NU Jombang Tetapkan Empat Program Prioritas

Jombang, PKS Piyungan Taubat. Dalam pelaksanaan program kerjanya, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jombang memprioritaskan program kerja sektor pendidikan, kesehatan, ketenagaan kerja dan dakwah. Hal itu sebagaimana disampaikan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) yang digelar di Kantor Muslimat NU Jombang.

Ketua PC Muslimat NU Jombang, Hj. Aisyah Muhammad mengatakan, untukmendukung program tersebut, PC Muslimat NU Jombang akan bersinergi dengan DinasPendidikan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama dan Balai Latihan Kerja dibawahkoordinasi Dinas Tenaga Kerja dan Transformasi Sosial (Disnekertransos).?

PC Muslimat NU Jombang Tetapkan Empat Program Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)
PC Muslimat NU Jombang Tetapkan Empat Program Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)

PC Muslimat NU Jombang Tetapkan Empat Program Prioritas

“Bidang-bidang lain memang tidak kalah pentingnya, namun empat bidang ini menjadi program prioritas muslimat, dimana kami telah bersinergi dengan dinas dan Instansiterkait," ujarnya.

Komitmen untuk memprioritas empat program tersebut langsung disaksikan oleh ? seluruh pengurus harian anak cabang dari 21 Kecamatan di Jombang. Mereka terdiri dariketua, sekretaris, bendahara dan pengurus 4 bidang, yaitu bidang pendidikan, kesehatan, tenaga kerja dan bidang dakwah. Diharapkan, dengan komitmen bersama pelaksanaan program prioritas bisa maksimal.?

Selaras dengan hal itu, Bupati Jombang Nyono Suharli berharap, Muslimat NU ? bisa bersinergi dengan program SKPD dalam melaksanakan program, termasuk Tim Penggerak PKK. ? Salah satunya mengawal Kabupaten Jombang yang berhasil menjadijuara nasional untuk kelompok pendukung ASI sebagai salah satu prioritas di bidang kesehatan.?

PKS Piyungan Taubat

“Untuk menjadikan Jombang sebagai Kabupaten ASI tolong ibu-ibu Muslimat juga turut mengawal dan menjadi kader motivator ASI dilingkungannya, termasuk program posyandu, lansia dan yang lainnya," tuturnya. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat News, Habib PKS Piyungan Taubat

Kamis, 02 November 2017

Mengapa KHR As’ad Syamsul Arifin Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional?

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Momen yang ditunggu-tunggu para santri akhirnya datang juga. KH Raden Asad Syamsul Arifin (1890-1990 M) Asembagus Situbondo, Jawa Timur ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Pemberian anugerah Pahlawan Nasional tersebut berlangsung di Istana Negara Jakarta, Rabu (9/11) oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Kami, para santri beliau ikut senang dan bangga dengan penganugerahan ini,” ujar KH Abdul Moqsith Ghazali, salah seorang santri Kiai As’ad lewat keterangan tertulisnya kepada PKS Piyungan Taubat, Rabu (9/11).

Mengapa KHR As’ad Syamsul Arifin Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional? (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengapa KHR As’ad Syamsul Arifin Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional? (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengapa KHR As’ad Syamsul Arifin Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional?

Menurutnya, Kiai Asad memang pantas mendapatkan gelar ini. Beliau berperang mengusir para penjajah dari tanah air. Memimpin pasukan, keluar masuk hutan, membangun kekuatan melawan para penjajah. Para penjajah yang menguasai daerah eks keresidenan Besuki seperti Jember, Lumajang, Bondowoso dan Situbondo akhirnya bisa dipukul mundur.

“Namun, pada hemat saya, Kiai Asad layak mendapatkan gelar pahlawan bukan hanya karena ikut berperang merebut kemerdekaan, tetapi ia juga berjuang melalui pendidikan. Pesantren yang didirikan bersama ayahandanya sejak tahun 1914 telah lama menjadi lembaga pendidikan murah bahkan gratis buat masyarakat tidak mampu,” urai Kiai Moqsith yang juga Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU.

Kini di pesantrennya tak kurang dari lima belas ribu santri yang belajar di sana, dari paling bawah seperti TK hingga perguruan tinggi. Para santri tak hanya belajar ilmu-ilmu keislaman tradisional melainkan juga ilmu-ilmu umum seperti kelautan, informatika, dan pertanian.

PKS Piyungan Taubat

Tak hanya itu, lanjut Dosen Pascasarjana STAINU Jakarta ini, ketika banyak ulama ragu-ragu untuk menerima Pancasila, bersama sejumlah ulama lain Kiai Asad menegaskan pentingnya merujuk Pancasila terutama untuk mengatasi soal-soal kebangsaan dan kenegaraan.

“Suatu waktu Kiai Asad bercerita bahwa dirinya menerima surat kaleng dari orang-orang yang anti Pancasila. Tapi, Kiai Asad tak menghiraukannya. Bagi Kiai Asad, Pancasila tak bertentangan dengan Islam. Bahkan, menurutnya, sila pertama Pancasila merupakan cerminan dari ajaran tauhid dalam Islam,” ungkapnya.

Semangat berjuang membela negara dan memperbaiki pendidikan umat itu terus diinjeksikan pada para santrinya. Empat tahun menjadi santrinya, Moqsith sering mendengar ceramah-ceramahnya terkait kebangsaan dan kenegaraan, di samping soal keislaman.

PKS Piyungan Taubat

Mendengar ceramah-ceramah Kiai Asad seperti membaca buku-buku sejarah. Ini karena beliau salah seorang pelaku sejarah. Namun, di ujungnya pidatonya, Kiai Asad biasanya berpesan agar kisah perjuangannya tak dituliskan.?

“Bahkan, ketika salah seorang intelektual NU menawarkan diri untuk menulis biografinya, Kiai Asad marah. Ia merasa, perjuangannya tak pantas untuk dicatat,” terang kiai yang juga pengajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Ia menandaskan, tentu gelar kepahlawanan ini bukanlah cita-citanya. Semua gerak langkahnya hanya diniatkan untuk memperoleh Ridha Allah SWT, bukan untuk memperoleh anugerah duniawi seperti ini. Tapi, seperti dikatakan banyak orang, negara besar adalah negara yang pandai menghargai para pejuangnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock