Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Belasan Grup Ramaikan Festival Tongtek IPNU-IPPNU Kudus

Kudus, PKS Piyungan Taubat. Sebanyak 14 grup dari kalangan pemuda kabupaten Kudus meramaikan Festival Tongtek yang diselenggarakan oleh IPNU-IPPNU Kudus dan salah satu harian di Kudus. Pada Ahad (5/7) sore menjelang berbuka puasa di depan Matahari Plaza Kudus, mereka menunjukkan kebolehannya memukul bambu yang menimbulkan sebuah irama.

Belasan Grup Ramaikan Festival Tongtek IPNU-IPPNU Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)
Belasan Grup Ramaikan Festival Tongtek IPNU-IPPNU Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)

Belasan Grup Ramaikan Festival Tongtek IPNU-IPPNU Kudus

Tongtek merupakan seni musik tradisional yang menggunakan kentongan bambu kering. Pada bulan Ramadhan di beberapa daerah di Indonesia, tongtek sudah menjadi tradisi membangunkan warga untuk melaksanakan sahur.

Menurut ketua panitia Sodiqin, festival tongtek digelar khusus untuk membudayakan kembali kesenian tongtek agar semakin kreatif dalam berinovasi di masa depan. ? “Kami memfasilitasi, karena di desa-desa banyak kegiatan tongtek keliling. Di sini bisa menambah banyak pengalaman bagi teman-teman yang biasa membawakan kesenian tongtek,” katanya kepada PKS Piyungan Taubat usai acara.

PKS Piyungan Taubat

Ia berharap acara ini menginspirasi dan memberikan gambaran baru dalam masyarakat supaya menggerakan kegiatan-kegiatan tongtek di desa-desanya, tambah manajer iklan Radar Kudus itu.

Sementara pananggung jawab IPNU-IPPNU Kudus Muhammad Khoirun menyatakan rencananya untuk mengadakan festival ini berkelanjutan setiap tahun.

PKS Piyungan Taubat

“Setelah ini, di IPNU-IPPNU tingkat ranting dan anak cabang akan diadakan acara serupa setiap bulan suci Ramadhan,” ujar koordinator bidang Perekonomian IPNU Kudus itu.

Dalam kesempatan yang sama, Syaiful Anam, salah satu peserta festival menilai bahwa kesenian tongtek memiliki makna-makna tertentu, di antaranya setiap pukulan tongtek terdapat isyarat-isyarat seperti menandakan adanya kematian atau pembunuhan, pencurian, kebakaran, banjir bandang, dan lain-lain.

Bagi Anam, manfaat dari acara festival tongtek adalah pelestarian budaya di zaman modern. Untuk itu, ia mendorong anak muda NU untuk ikut serta mengembangkan tongtek supaya memasyarat dan lebih lestari.

“Saya sebagai warga NU menyarankan kepada masyarakat supaya melestarikan kesenian tongtek. Jangan khawatir kebisingan, karena ? tongtek ini sebagai kesenian yang harus dijaga,” pungkasnya. (M Zidni Nafi’/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah, Berita, Aswaja PKS Piyungan Taubat

Kamis, 15 Februari 2018

Yang Ada di Otak Para Jihadis Teroris Hanya Perang

Bandarlampung, PKS Piyungan Taubat. Nasir Abbas salah satu mantan pelaku terorisme yang sudah sadar dan insyaf mengatakan, bahwa yang ada di dalam otak dan pikiran para jihadis teroris hanyalah perang. Dia menyatakan, bahwa hal ini dilakukan kelompok teroris sampai tegaknya negara Islam atau khilafah Islamiyyah versi mereka.

Testimoni masa kelamnya ini diceritakan didepan para tokoh pemuda dan perempuan dalam rangka Sosialisasi Pencegahan Terorisme yang digelar atas kerjasama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Lampung dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Mencegah Paham Radikal Terorisme di Hotel Horizon Bandarlampung, Selasa (15/9).

Yang Ada di Otak Para Jihadis Teroris Hanya Perang (Sumber Gambar : Nu Online)
Yang Ada di Otak Para Jihadis Teroris Hanya Perang (Sumber Gambar : Nu Online)

Yang Ada di Otak Para Jihadis Teroris Hanya Perang

Ketika ditanya perasaannya setelah insyaf dan keluar dari kelompok terorisme Nasir Abbas menjawab bahwa sekarang Ia lebih merasa bermanfaat untuk orang banyak. "Kalau dulu saya hanya berkutat untuk satu golongan sekarang saya dapat berinteraksi dengan banyak golongan dan Ormas seperti NU, Muhammadiyah dan lain lain," terangnya.

PKS Piyungan Taubat

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa orang orang yang sudah terpengaruh dengan pola pikir teroris memiliki ciri ciri khusus. Di antara ciri-ciri tersebut adalah mudah mengafirkan orang lain. "Mereka juga menutup celah perbedaan. Menganggap orang yang berbeda dengan mereka salah dan keyakinannya lah yang paling benar," terangnya.

Kelompok ini juga tidak mau makan daging yang disembelih oleh orang yang ada diluar kelompok mereka. Ketika mereka akan menikahi wanita, mereka menikahi wanita tersebut dengan mengangkat wali hakim karena orang tua wanita tersebut kafir dan diluar kelompoknya.

PKS Piyungan Taubat

Selain ciri tersebut, kelompok ini juga tidak mau melaksanakan shalat di Masjid selain milik kelompoknya karena Masjid tersebut dianggap masjid dhirar atau masjidnya kaum munafik.

Menurut Ketua FKPT Provinsi Lampung Abdul Syukur, kegiatan ini sangat penting karena Peranan pemuda dan perempuan saat ini cukup strategis dalam mencegah penyebaran paham Radikalisme dan Terorisme yang mengancam keutuhan NKRI.

Sementara salah satu tokoh Pemuda Pringsewu yang hadir pada forum tersebut, M Sofyan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mengetahui motif dari para teroris dalam melancarkan aksinya. " Dengan mengetahui motifnya maka kita akan tahu bagaimana penanggulangannya " jelasnya

Menurut Ketua GP Ansor Pringsewu ini, kelompok ini jelas jelas mengajarkan ajaran yang tidak tepat. Oleh karena itu seluruh masyarakat harus mewaspadainya sehingga ketentraman dan keamanan dalam masyarakat akan selalu terjaga. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah PKS Piyungan Taubat

Rabu, 14 Februari 2018

Momentum PMII Semarakkan Kegiatan Kaderisasi

Surabaya, PKS Piyungan Taubat. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sudah menapaki usia yang ke-53 tahun. Seperti manusia, usia PMII ini sudah tidak muda lagi. Usia yang semestinya cukup matang bagi sebuah organisasi dalam melibatkan diri dan merancang bangun perjalanan bangsa Indoensia.

Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur mengajak seluruh kader untuk merefleksikan kembali demi menata fondasi PMII sebagai organisasi kader dan pergerakan yang betul-betul pergerakan.

Momentum PMII Semarakkan Kegiatan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Momentum PMII Semarakkan Kegiatan Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Momentum PMII Semarakkan Kegiatan Kaderisasi

"Pada Harlah PMII ke-53 kali ini harus dijadikan momentum untuk menyemarakkan kembali kagiatan-kegiatan kaderisasi di Jawa Timur,"kata Bendahara Umum PKC PMII Jatim, Rusman Hadi, di Surabaya, Selasa (2/4).

PKS Piyungan Taubat

Sehingga, menurut dia, peringatan Harlah PMII tidak sekadar bersifat rutinitas tahunan belaka. Menyemarakkan kegiatan kaderisasi sangat urgen. Sebab, kader merupakan ujung tombak sekaligus tulang punggung keberlangsungan sebuah organisasi.

PKS Piyungan Taubat

Mantan Ketua Umum PC PMII Sumenep ini menyadari, di usianya yang ke-53 ini, PMII masih lebih banyak mampu melahirkan kader-kader politisi. Sementara ruang-ruang lain bisa dikatakan masih sangat sedikit yang dijamah.

"Jadi saat inilah momentum untuk melahirkan kader-kader PMII yang siap berkompetisi dalam banyak lini, tidak hanya pada ruang politik semata,"tegasnya.

Bagi dia, pengembangan potensi kader akan menjadi jawaban terhadap kebutuhan organisasi di masa sekarang dan akan datang.

Ia mencontohkan Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan oleh PKC PMII Jatim. "Ini dalam rangka menantang para kader untuk berkarya, meningkatkan kemampuan, agar jati diri mahasiswa sebagai agen intelektual muncul,"tandasnya.

Pada momentum Harlah ke-53 ini, PKC PMII Jawa Timur menggelar LKTIM berhadiah total Rp 16,5 juta plus tropy bagi tiga pemenang dan tiga juara harapan. Hingga H-3 batas akhir penyetoran naskah LKTIM (batas akhir pada tanggal 5 April), baru belasan naskah yang masuk ke panitia.

"Pada hari terakhir, tanggal 5 April nanti insya Allah mencapai lebih 40 naskah peserta yang masuk, ini sudah banyak yang menghubungi, "kata Sekretaris Panitia LKTIM Anang Romli.

Rusman Hadi menambahkan, menggalakkan kegiatan kaderisasi tersebut, juga dalam rangka menguatkan mentalitas dan moralitas kader di tengah krisis moral yang melanda bangsa kita.

"Harapannya, PMII mampu melahirkan kader profesional yang bermoral, kader politik yg bermoral tak seperti para penguasa sekarang yang cenderung korup,"pungkasnya.

Kontributor: Abdul Hady JM

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah, Lomba, Fragmen PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 10 Februari 2018

Keharaman Menunda Pelaksanaan Zakat Harta

Harta yang telah memenuhi segala persyaratan wajib zakat, seperti nisab (jumlah minimum wajib zakat) dan haul (mencapai setahun) harus segera dikeluarkan zakatnya. Seperti dijelaskan pada tulisan sebelumnya, secara umum aset zakat harta/kekayaan (zakat mal) meliputi hewan ternak, emas dan perak, bahan makanan pokok, buah-buahan, dan mal tijarah (aset perdagangan). Berbeda dari zakat fitrah, kewajiban zakat mal adalah wajib faur (harus segera dilaksanakan), tidak boleh ditunda-tunda, ketika syarat wajib telah terpenuhi.

(Baca: Dua Jenis Zakat yang Wajib Ditunaikan)Menunda pembayaran zakat mal sebab menunggu momen tertentu seperti bulan Ramadhan atau yang lainnya, hukumnya haram. Hal ini disebabkan kebutuhan para mustahiq zakat (orang yang berhak menerima zakat) tidak bisa ditunda. Syekh Zakariya al-Anshari berkata:

Keharaman Menunda Pelaksanaan Zakat Harta (Sumber Gambar : Nu Online)
Keharaman Menunda Pelaksanaan Zakat Harta (Sumber Gambar : Nu Online)

Keharaman Menunda Pelaksanaan Zakat Harta

? ? ? ? ? ? ? ? ?  ? ? ? ? ? ?

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat

“Membayar zakat pada waktunya ketika sudah memungkinkan hukumnya wajib dengan segera karena hal itu diperintahkan seiring kebutuhan para mustahiq zakat yang mendesak.”(Zakarya al-Anshari, Asna al-Mathalib, Beirut, Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, jilid IV, halaman 481)

Kecuali penundaan yang dilakukan sebab ada alasan yang dibenarkan, seperti tidak ditemukan mustahiq zakat, menunggu kerabat yang akan diberi zakat, menunggu kedatangan tetangga yang membutuhkan, atau menunggu orang yang lebih membutuhkan. Syekh Zainuddin al-Malibar berkata:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

“Jika penundaan karena menunggu kerabat, tetangga, orang yang lebih membutuhkan atau orang yang lebih soleh, maka tidak berdosa.” (Zainuddin al-Malibar, Fathul Mu’in, Semarang, Toha Putra, cetakan ke tiga, 2001, halaman 76)

Ini pun jikalau para mustahiq zakat yang telah ada tidak dalam kondisi sangat mendesak (darurat). Jika sangat mendesak, maka tidak boleh ditunda lagi. Sayyid BakriibnSyatha  berkata:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

“Bolehnya menunda sebab menunggu kerabat, orang yang lebih membutuhkan atau tetangga yang membutuhkan jika memang kondisi para mustahiq zakat yang ada tidak sangat mendesak. Jika kondisinya sangat mendesak, maka haram ditunda, karena sesungguhnya menolak bahaya dari mereka (para mustahiq zakat yang telah ada) hukumnya wajib, sehingga tidak boleh ditinggalkan hanya karena untuk meraih fadlilah (kesunnahan).”(Sayyid Bakri ibn Syatha, I’anatuth Thalibin, Beirut, Dar al-Fikr, cetakanpertama, 1997, jilid II, halaman:200)

(Baca juga: Ancaman bagi Orang yang Tidak Membayar Zakat)Pada prinsipnya, setelah harta yang dizakati memenuhi persyaratan, maka harus segera dibayarkan tidak boleh ditunda lagi jika telah terkumpul tiga perkara:

1. Harta yang dizakati berada di tempat muzakki (orang yang membayar zakat) atau di tempat yang mudah dijangkau oleh muzakki.

2. Para mustahiq zakat, baik semua atau sebagian, telah ditemukan.

3. Jatuh tempo untuk harta zakat yang diutang dan bisa ditagih seketika itu.

Sedangkan untuk harta piutang (harta yang diutang orang lain) yang belum jatuh tempo, berada pada orang yang ingkar terhadap tanggungan utangnya, atau berada pada orang yang tidak mampu membayar maka hukumnya seperti harta yang hilang atau dicuri, yaitu waktu pembayaran zakatnya saat harta-harta tersebut telah berada dalam kekuasaannya (lihat SayyidBakriibnSyatha, I’anatuth Thalibin, Beirut, Dar al-Fikr, cetakanpertama, 1997, jilid II, halaman: 201-202)

Waallahu a’lam.





(Moh. Sibromulisi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah, Pondok Pesantren PKS Piyungan Taubat

Senin, 29 Januari 2018

Warga NU Biasa Bergotong-royong

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Warga NU di berbagai daerah masih terbiasa bergotong-royong dan menyumbang. Terutama hasil bumi dan bahan makanan. Hal itu tampak pada Munas Alim Ulama dan Konbes NU yang akan digelar 14-19 September mendatang.

Munas-Konbes yang akan berlangsung di Pesantren Kempek, Cirebon Jawa Barat tersebut melibatkan warga NU di wilayah III Jawa Barat, yaitu Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan. Mereka turut menyumbang bahan makanan.

Warga NU Biasa Bergotong-royong (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Biasa Bergotong-royong (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Biasa Bergotong-royong

Menurut budayawan Agus Sunyoto, apa yang dilakukan warga tersebut merupakan hal yang lazim dalam tradisi NU. “Memang di di NU itu begitu. Kalau dalam bentuk uang mereka agak susah, tapi harta benda, terutama makanan, sangat mudah,” katanya dihubungi PKS Piyungan Taubat, Senin (10/9) lalu. 

PKS Piyungan Taubat

“Kalau dimintai sumbangan,” sambung Wakil Ketua Lesbumi NU ini. “Dalam bentuk uang, misalnya untuk masjid atau pesantren, paling sepuluh ribu. Tapi kalau diadakan tahlil akbar misalnya, mereka berebutan, “Saya tumpeng satu!” padahal kalau diuangkan, tumpeng satu itu lebih dari sepuluh ribu,” jelasnya.

PKS Piyungan Taubat

Lebih jauh, penulis buku Atlas Walisongo ini menjelaskan, bahwa itu merupakan budaya gotong-royong khas Nusantara. Dan NU sebagai organisasi muslim yang berkepribadian Indonesia, memelihara budaya itu.   

Seperti diwartakan, warga NU menyumbangkan beragam hasil bumi dan ternak, sayur-mayur serta lauk-pauk, secara suka rela kepada panitia untuk bahan makanan selama Munas dan Konbes 2012. 

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Kiai, Daerah PKS Piyungan Taubat

Santri Juara III OASIS Ini Suka Pelajaran Sejarah. Kenapa?

Brebes, PKS Piyungan Taubat. Membaca sejarah perjuangan bangsa Indonesia menjadi penyemangat bagi siswa SMP Bustanul Ulum (BU NU) Jatirokeh Songgom, Kabupaten Brebes Sulistiono Ardianto. Menurut Siswa kelas 9 C ini memandang, di dalam pelajaran sejarah ada nilai-nilai yang bisa dipetiknya sebagai langkah terbaik menapaki kehidupan sebagai seorang santri.?

"Sejarah menambah semangat karena di dalamnya ada pergolakan dan nilai-nilai juang merebut dan mempertahankan ibu pertiwi," kata pemenang ke-3 Olympiade Al-Quran dan Sains (OASIS) bidang IPS tingkat Jawa Tengah, awal 2016 lalu, saat ditemui PKS Piyungan Taubat di ruang Kepala Sekolah, Selasa (8/11)

Santri Juara III OASIS Ini Suka Pelajaran Sejarah. Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Juara III OASIS Ini Suka Pelajaran Sejarah. Kenapa? (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Juara III OASIS Ini Suka Pelajaran Sejarah. Kenapa?

Ketika membaca sejarah, santri Al Falah Asalafi Desa Jatirokeh ini merasa terbawa ke suasana dahulu kala yang penuh heroik.?

Tio, demikian panggilan akrabnya, tidak bisa membayangkan bagaimana para pejuang bangsa melepaskan diri dari cengkeraman penjajah. Ketika sudah merdeka pun, para pejuang bangsa harus mengorbankan kembali harta dan nyawa demi mempertahankan NKRI.?

Anak kelahiran Brebes 1 Juli 2001 mengaku belum bisa mengejawantahkan nilai nilai kejuangan sebagaimana yang diperbuat para pejuang untuk bangsa dan Negara. Namun dirinya berharap yang dikerjakan saat ini antara lain dengan kerja keras belajar yang nyaris 24 jam di pondok pesantren menjadi nilai ibadah. “Kepada orang tua saja, saya belum bisa berbuat yang terbaik, apalagi untuk bangsa dan negara,” kata anak dari pasangan Duman dan Seneah.

Tio, yang berasal dari desa Kradenan Kecamatan Kersana ini berangkat mondok sejak tiga tahun yang lalu tepatnya ketika menginjak usia SMP. Di dalam pondok, merasa betah karena mendapatkan teman yang banyak dalam bilik bisa saling asah asih dan asuh. “Keakraban dan kekeluargaan di dalam pondok terpatri hingga ke hati, kita satu keluarga,” ungkapnya.?

PKS Piyungan Taubat

Di pondok, kata Tio yang demen banget sama nasi goreng ini karena ? banyak temen juga banyak belajar, bukan banyak main. Di pondok, kalau libur, paling main sepak bola. ? Pelajaran di sekolah dan pondok, juga saling melengkapi. “Awalnya, saya takut masuk pondok tapi setelah diperjuangkan, ternyata makin asyik dan bisa mandiri,” kata Tio.

PKS Piyungan Taubat

Kepala SMP Bustanul Ulum HM Abud Abdad Jangki Daosat SH mengaku bangga dengan prestasi yang telah ditorehkan. Menurut Gus Abud, demikian sapaan akrabnya Tio telah menunjukan nilai nilai kepahlawanan. Sebagai siswa, dia telah mengharumkan nama sekolah sekaligus pondok pesantren lewat OASIS.?

Anak-anak pesantren, menurut saya telah menjadi pejuang bagi dirinya dan keluarganya juga agama. Karena Mereka telah meninggalkan keluarga demi mencari ridlo Allah, memenuhi kewajibannya menuntut ilmu. “Anak-anak santri, dalam pandangan saya adalah pejuang dan pahlawan yang tengah meneruskan ilmu dari para alim dan ulama,” pungkas Gus Abud yang juga anak Mutasyar PC NU Brebes KH Mas Mansyur Tarsudi. (wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Khutbah, Jadwal Kajian, Daerah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 26 Januari 2018

Mualaf Itu Kini Jadi Direktur Liga Santri

Jakarta, PKS Piyungan Taubat?

Penyelenggaraan Liga Santri Nusantara tahun ini memiliki nuansa tersendiri dibandingkaan tahun-tahun sebelumnya. Keterlibatan sektor privat dan publik serta kehadiran dua media televisi nasional sebagai official media partner LSN 2017 menjadi pembeda dari penyelenggaraan liga santri tahun sebelumnya.

Mualaf Itu Kini Jadi Direktur Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Mualaf Itu Kini Jadi Direktur Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Mualaf Itu Kini Jadi Direktur Liga Santri

Hal ini tentu tidak terlepas dari kerja sama tim LSN baik di tingkat nasional, region hingga panitia tingkat pesantren. Salah satu yang perlu disebut di sini adalah Cornelius Ariyanto Wibisono. Nama tersebut adalah Direktur Pengembangan Bisnis LSN 2017.?

Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa ada Cornelius di namanya?

Tak salah! Sosok yang akrab dengan nama sapaan Pak Ary adalah seorang mualaf, yang baru 2 tahun ini beralih dari keyakinan lamanya ke iman Islam. Melalui tangan dinginnya, LSN mendapatkan sentuhan managerial ke arah yang lebih profesional.

PKS Piyungan Taubat

Tidak mengherankan memang. Pak Ary memang memiliki segudang pengalaman dalam bidang menejemen. Meraih gelar MBA dalam bidang Human Resources Management dari Phoenix University Arizona Amerika Serikat setelah kuliah 2 tahun, Ary pernah hidup delapan tahun di negeri Paman Sam ketika ia bekerja di markas besar sebuah perusahaan rakasasa minyak, yakni Chevron. Selanjutnya ia bekerja dua tahun di sebuah perusahaan multinasional lainnya di Thailand.

Ada yang menarik ketika ia kembali ke tanah air untuk menduduki jabatan di top management di kantor Chevron Indonesia. Saat itu perusahaan multinasional tersebut sedang melakukan program perampingan pekerja di beberapa lini jabatan kerja. Salah satunya menimpa unit kerja perusahaan minyak tersebut di Riau.

PKS Piyungan Taubat

Alih-alih berdiri di pihak perusahaan, Ary malah melakukan pembelaan terhadap buruh-buruh yang terkena program perberhentian kerja dari perusahaan. Inilah awal persentuhannya yang intensif dengan komunitas Muslim. (Ali/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pertandingan, Aswaja, Daerah PKS Piyungan Taubat

Minggu, 21 Januari 2018

Hari Besar Yahudi dan Idul Adha Berbarengan, Polisi Israel Siaga Tinggi

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Polisi Israel dalam kondisi siaga tinggi untuk mencegah kemungkinan bentrokan Yahudi dan Muslim yang memperingati hari besar agama mereka, Yom Kippur dan Idul Adha, yang tumpang tindih tahun ini, seperti dilaporkan oleh al arabiya.?

Hari Besar Yahudi dan Idul Adha Berbarengan, Polisi Israel Siaga Tinggi (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Besar Yahudi dan Idul Adha Berbarengan, Polisi Israel Siaga Tinggi (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Besar Yahudi dan Idul Adha Berbarengan, Polisi Israel Siaga Tinggi

Juru bicara Kepolisian Luba Samri mengatakan pasukan polisi dikerahkan di seluruh Israel. Ada minoritas besar Muslim di empat kota Israel penting: Yerusalem, kota kembar Tel Aviv Jaffa - Yafo dalam bahasa Ibrani - dan juga di Haifa dan Acre.?

Yom Kippur, hari suci Yudaisme, dimulai saat matahari terbenam Jumat dan berakhir pada Sabtu malam.?

PKS Piyungan Taubat

Idul Adha, liburan tiga hari yang dimulai Sabtu, adalah kesempatan untuk perayaan keluarga dan acara. Ini memperingati kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan anaknya sesuai dengan kehendak Allah. (mukafi niam)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Syariah, Daerah, Santri PKS Piyungan Taubat

Jumat, 12 Januari 2018

Petri Tuk Babon, Wujud Syukur Air Melimpah

Boyolali, PKS Piyungan Taubat. Di Masyarakat Lereng Merbabu, tepatnya di Desa Selo, Kecamatan Cepogo, Kabupaten  Boyolali, Jawa Tengah, dikenal tradisi Petri Tuk Babon. Tradisi ini digelar sebagai wujud syukur warga setempat atas karunia sumber mata air, dan juga harapan agar tetap diberi air yang melimpah dan berkah.

Tuk berasal dari bahasa Jawa yang bermakna sumber mata air. Sedangkan Tuk Babon dapat dimaknai sebagai sumber utama. Dan memang pada kenyatannya, Tuk Babon ini menjadi sumber penghidupan yang selama ini digunakan oleh warga di empat desa, yaitu Selo, Desa Samiran, Lencoh, Suroteleng, dan sebagian Desa Genting Kecamatan Cepogo.

Petri Tuk Babon, Wujud Syukur Air Melimpah (Sumber Gambar : Nu Online)
Petri Tuk Babon, Wujud Syukur Air Melimpah (Sumber Gambar : Nu Online)

Petri Tuk Babon, Wujud Syukur Air Melimpah

Ketua adat setempat, Kasno Samiaji, menjelaskan tradisi juga erat kaitannya dengan Sejarah Keraton Surakarta, yakni legenda Goa Raja serta cerita tentang Paku Buwono VI yang mengalirkan air ke Pesanggrahan Ngendromarto dengan cara ditalang dengan kayu jati yang diambil dari Donoloyo.

PKS Piyungan Taubat

“Jangan sampai generasi muda di sini tidak tahu asal usul Tuk Babon, yang merupakan sumber penghidupan kita semua,” kata Samiaji, saat digelar prosesi Petri Tuk Babon, Kamis (19/12).

Upacara Tuk Babon dimulai dengan keliling desa yang di lakukan para pemuda desa setempat. Mereka membawa gunungan yang berisi hasil bumi seperti jagung, ketela dan aneka sayuran dan buah. Setelah keliling kampung, gunungan ini diarak menuju tuk babon yang terletak sekitar 1,5 kilometer di atas pemukiman warga.

PKS Piyungan Taubat

Setelah sampai di lokasi, warga memanjatkan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang tokoh. Di akhir acara, warga mengadakan kegiatan makan bersama, di mana gunungan dan aneka jajanan yang dibawa kemudian dinikmati bersama. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 06 Januari 2018

RMINU Jateng Gelar Kelas Menulis Santri

Pati, PKS Piyungan Taubat. Asosiasi pesantren NU atau Rabithah Maahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah bersama Yayasan Pantau Jakarta dan Perpustakaan Al-Mutamakkin Kajen menggelar kelas menulis santri (KMS) selama tiga hari, 14-16 Januari 2015.

RMINU Jateng Gelar Kelas Menulis Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
RMINU Jateng Gelar Kelas Menulis Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

RMINU Jateng Gelar Kelas Menulis Santri

Acara yang berlangsung di Perpustakaan Al-Mutamakkin ini diikuti santri dari berbagai pesantren di beberapa kabupaten, seperti Kudus, Rembang, Lasem dan Pati. Hadir sebagai narasumber Ketua Yayasan Pantau Imam Shofwan; aktivis muda NU, Munawir Aziz; dan wartawan Suara Merdeka, Zaky Amali.

Para peserta disuguhi sejumlah materi dasar jurnalistik, antara lain cara meliput peristiwa, teknik wawancara, menuliskan liputan, artikel, dan opini. Selain teori, para santri tersebut juga mendapatkan pengalaman praktik lapangan, termasuk kunjungan ke kantor redaksi Jawa Pos Grup. Kunjungan pada akhir KMS ini akan menunjukkan kepada santri bagaimana news room itu dikelola, rapat redaksi dan proses keredaksian di sebuah media.

PKS Piyungan Taubat

Ketua RMINU Jateng KH. Abdul Ghaffar Rozien menjelaskan, memasuki suasana perang wacana (ghazwatul fikr), penting bagi para santri untuk mengikuti kelas kali ini. "Ini permulaan sebuah program yang lebih besar dan perlu kita jaga kontinuitasnya ke depan. Kami memiliki harapan yang besar atas output pelatihan ini," ungkap Gus Rozien, sapaan akrabnya.

Menurut Imam, kelas menulis tiga hari tersebut ikut merangsang santri untuk membaca dan menulis di dunia jurnalistik. Imam mengaku kembali ke dunia pesantren setelah 10 tahun mengabdikan diri di Jakarta. Pelatihan ini merupakan KMS yang pertama dari rangkaian kelas-kelas berikutnya dalam dua bulan ke depan, yakni ke Yogyakarta, Pasuruan, Jombang dan Guluk-guluk.

PKS Piyungan Taubat

Hal ini, tambah Imam, sebagai balas budinya atas dunia pesantren yang telah mengenalkannya dengan dunia jurnalistik. Ia berharap, setelah KMS selesai para santri di masing-masing pesantrennya bisa membuat komunitas kecil untuk mengembangkan dunia jurnalistik dan sebagai tambahan bekal ilmu ketika telah kembali kepada masyarakat.  

KMS ini juga merupakan kegiatan untuk menyemarakkan peringatan haul pertama almaghfurullah KH MA. Sahal Mahfudh. (M. Zulfa/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Khutbah, Quote, Daerah PKS Piyungan Taubat

Rabu, 03 Januari 2018

Tradisi Menulis di Kalangan Santri Harus Dilestarikan

Brebes, PKS Piyungan Taubat. Tradisi menulis di kalangan santri harus dilestarikan, karena peradaban dunia akan diawetkan oleh para penulis. Bila tidak ada penulisnya, maka peradaban indah yang dimiliki santri dan pesantren akan hilang ditelan zaman.

Demikian disampaikan Maestro Pelestari Budaya Pantura Drs Atmo Tan Sidik usai menjadi juri pada Lomba Karya Tulis Ilmiah bagi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penghulu se Kabupaten Brebes, di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Brebes, Rabu (25/3).

Tradisi Menulis di Kalangan Santri Harus Dilestarikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tradisi Menulis di Kalangan Santri Harus Dilestarikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tradisi Menulis di Kalangan Santri Harus Dilestarikan

Kelestarian tulisan telah dilakukan para perawi hadits, penulis mushof Al Quran, dan kitab-kitab tafsir para ulama besar. “Karya-karya para ulama besar telah membumikan peradaban dunia ini sehngga nilai pembelajarannya bisa kita petik hingga sekarang,” kata Atmo yang juga Ketua Lesbumi NU Kota Tegal dan Wakil Ketua Kabag Humas se-Jateng.

PKS Piyungan Taubat

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Drs H Imam Gozali MPdI menjelaskan, lomba karya ilmiah diikuti 17 peserta yang mewakili KUA Se Kab Brebes. Lomba tersebut digelar setiap tahun sebagai upaya menggali potensi penulis berbasis santri.?

“Kepala KUA dan Penghulu semua berbasis santri, jadi kami ingin melihat sejauh mana kemampuan mereka dalam budaya literasi,” kata Gozali.

PKS Piyungan Taubat

Penjurian yang dilakukan oleh Drs Atmo Tan Sidik, Dr Mad Sholeh MSi (Dosen STAI Brebes) dan Drs H Imam Gozali MPdI. Setelah melalui tahapan penilaian dan presentasi, akhirnya H Akhmad Syaifudin dari KUA Bajarharjo dengan judul karya tulis Pelayanan Nikah Berbasis Teknologi Informasi meraih juara pertama dengan nilai 235.

Juara 2 diraih Tobiin MSi dari KUA Bantarkawung dengan judul Pernikahan Siri dan Filosofi Syariah (230) dan juara 3 Muhammad Lutfi SAg dari KUA Paguyangan, judul karya Pembinaan akhlak melalui optimalisasi melalui gerakan Keluarga Sakinah (225).

Pemenang pertama, lanjutnya, akan diikutsertakan dalam lomba yang sama di tingkat Provinsi yang pelaksanaanya bulan Mei 2015. (Wasdiun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah, Kajian Islam PKS Piyungan Taubat

Senin, 25 Desember 2017

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus

Banyuwangi,PKS Piyungan Taubat

Kinerja pengurus dalam organisasi setiap tahun selalu ada perubahan. Baik penuruan maupun kenaikan kualitas. Guna mengantisipasi penurunan kualitas pengurus, PAC IPNU dan IPPNU Pesanggaran menggelar up grading pengurus pada Sabtu (10/12) malam.

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU dan IPPNU Pesanggaran Tingkatkan Kualitas Pengurus

Bertempat di Gubuk pinggir pantai Pulau Merah, kegiatan tersebut diisi beberapa pengurus dari Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Banyuwangi, Imam Rofingi, Syaifuddin Zuhri, Fikri dan lainnya.

Imam Rofingi mengatakan, beberapa materi yang diajarkan seperti pada umumnya. Namun, grade/tingkatannya agak dinaikkkan.

PKS Piyungan Taubat

"Materi-materi yang kami ajarkan, seperti job description, administrasi, analisis sosial, keorganisasian dan kepemimpinan," kata Imam yang juga Wakil Sekretaris 1 IPNU Banyuwangi

"Ke depannya, para pengurus diharapkan mampu mengemban tugas organisasi yang telah didirikan oleh tokoh-tokoh besar bangsa ini," harap Imam.

PKS Piyungan Taubat

Kegiatan yang diikuti oleh pengurus PAC IPNU dan IPPNU Pesanggaran, ditutup dengan bakti sosial, bersih-bersih pantai Pulau Merah pada pagi keesokan harinya (Ahad, 11/12). (M. Sholeh Kurniawan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Habib, Makam, Daerah PKS Piyungan Taubat

Minggu, 24 Desember 2017

Aplikasi Android Kitab Rawi Diluncurkan

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Komunitas Persaudaraan Profesional Muslim Aswaja (PPM Aswaja NU) kembali melahirkan produk baru berupa aplikasi Kitab Rawi bagi warga NU pengguna ponsel android. Dengan aplikasi ini, warga NU dengan mudah mengakses di mana pun kitab yang memuat riwayat hidup Nabi Muhammad SAW.

Aplikasi Android Kitab Rawi Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Aplikasi Android Kitab Rawi Diluncurkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Aplikasi Android Kitab Rawi Diluncurkan

Ketua PPM Aswaja NU Hari Usmayadi kepada PKS Piyungan Taubat, Selasa (3/6) menyatakan, “Komunitas ini akan terus berupaya membuat dan membangun aplikasi lain yang dirasa perlu dan dibutuhkan warga NU.”

Ia juga menunggu ? saran, ide, kritik, dan dukungan dari seluruh pembaca atau pengguna. Semua itu, menurutnya, akan sangat membantu komunitas PPM Aswaja NU dalam mengembangkan beberapa aplikasi lainnya.

PKS Piyungan Taubat

Kitab Rawi dalam aplikasi ini terdiri atas Rawi Adhiya’ul Lami’, Rawi Burdah, Rawi Barzanji, Rawi ‘Azab, Rawi Diba’, dan Rawi Simthud Durror. Kita ini dilengkapi dengan terjemahan dan panduan cara membacanya.

Sementara developer aplikasi berbasis android dari PPM Aswaja NU Ichwanul Muslim menambahkan, “Sementara, aplikasi ini hanya memiliki terjemahan berbahasa Indonesia. Kalau ingin mendukung untuk penerjemahan ke bahasa lain, pengunjung bisa mengirimkan donasi dengan info selengkapnya di www.ppmaswaja.org.” (Mukhlisin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Daerah, Makam PKS Piyungan Taubat

Jumat, 15 Desember 2017

Dahlan Iskan: Jadi Santri Tak Perlu Minder, Saya Juga Santri

Jember, PKS Piyungan Taubat. Santri tidak perlu berkecil hati dalam menghadapi persiangan di luar. Sebab, santri mempunyai potensi untuk maju asal ada kemauan. Demikian dikemukakan Dahlan Iskan dalam acara silaturrahmi dengan para santri dan kiai di pondok pesantren Nuris, Antirogo, Jember, Jawa Timur.

Dahlan Iskan: Jadi Santri Tak Perlu Minder, Saya Juga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Dahlan Iskan: Jadi Santri Tak Perlu Minder, Saya Juga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Dahlan Iskan: Jadi Santri Tak Perlu Minder, Saya Juga Santri

Menurutnya, predikat santri justru harus dijadikan pendorong untuk menuai sukses dalam setiap usahanya. “Saya dulu juga santri. Pendidikan saya juga ditempuh di lembaga (pendidikan) agama,” ujarnya pada acara yang berlangsung Ahad (20/7) itu.

Dahlan memberikan testimoni bahwa santri juga bisa berbuat banyak. Ia mencontohkan dirinya yang merintis usaha di bidang media mulai dari nol. Ketika dirinya diminta mengelola sebuah koran lokal (cikal bakal Jawa Pos), banyak yang mencibir dan meremehkan kemampuannya.

PKS Piyungan Taubat

“Banyak yang bilang, bisa apa orang seperti saya, yang hanya lulusan pendidikan agama,? ? bisa apa. Tapi dari cibiran itu, justru saya kian bersemangat. Ruh jihad saya muncul untuk membuktikan bahwa saya juga bisa,” cerita alumni sebuah pesantren di Magetan tersebut.

Akhirnya, seperti diketahui, Dahlan berhasil memimpin Jawa Pos, dan tahun-tahun berikutnya terus berkembang menjadi bisnis media cetak dan elektronik yang menjanjikan.

PKS Piyungan Taubat

Dalam kesempatan itu, Meneg BUMN tersebut juga menyinggung soal Pilpres. Menurutnya, yang terbaik bagi bangsa Indonesia pasca Pilpres ini adalah melakukan rekonsiliasi. “Jadi rekonsiliasi adalah syarat mutlak untuk membangun bangsa kedepan yang lebih baik lagi,” harapnya.

Kehadiran Dahlan di pondok pesantren asuhan KH Muhyiddin Abdusshomad itu, disambut antusias oleh segenap santri, para kiai dan para pengurus NU. (Aryudi Arazaq/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Syariah, Budaya, Daerah PKS Piyungan Taubat

Rabu, 29 November 2017

#AyoMondok Jadi Trending Topic Teratas di Twitter

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Gerakan Nasional #AyoMondok yang telah diluncurkan oleh PP dan beberapa PW RMINU di Gedung PBNU, Senin (1/6) sore menjadi perbincangan deras para netizen di media sosial, terutama di twitter. Bahkan, tagar tersebut menempati trending topic teratas di media sosial yang kerap disebut mikro blog itu.

Beragam kicauan yang disampaikan Netizen di twitter, mulai dari pengalaman dirinya ketika mondok, karakter pendidikan pondok pesantren, foto-foto unik, hingga ada juga yang meng-upload video dokumenter menarik tentang sebuah kisah perjalanan pondok pesantren.

#AyoMondok Jadi Trending Topic Teratas di Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)
#AyoMondok Jadi Trending Topic Teratas di Twitter (Sumber Gambar : Nu Online)

#AyoMondok Jadi Trending Topic Teratas di Twitter

“Asiknya nyantri itu belajarnya menyenangkan dan berkesan. Bab Thoharoh hingga Junub pun dikemas lucu dan bijak. Hikmahnya dapet,” kicau Akun twitter bernama @eloquence_99.

PKS Piyungan Taubat

Selain itu, akun bernama @Riffanpecros berkicau, bahwa pendidikan pondok pesantren tidak hanya menjadikan lulusannya jadi kiai, modin, ustadz, penceramah, dan guru.

“Buktinya banyak yang jadi menteri, jadi pengusaha sukses, bahkan jadi Presiden RI. Dan Kalau ada yang bilang mondok itu cuma mempelajari ilmu agama, buktinya saya bisa kuliah di kampus negeri, juga entrepreneur dan bisa IT,” ujar Riffan dalam tweetnya.?

PKS Piyungan Taubat

Sementara itu, akun bernama @moqsith memaparkan dalam kicauannya, bahwa di pesantren kita tak hanya belajar membaca Quran tapi juga bagaimana memahami Quran. Dengan belajar di pesantren, kita akan tahu, mana ajaran Islam dan mana tradisi masyarakat Arab. Dengan belajar di pesantren kita akan tahu variasi bacaan Quran bahkan hingga 14 jenis bacaan. Di pesantren kita juga belajar bab jihad. Tapi, makna jihad tak dipersempit hanya berupa perang.

“Yang hebat dari pesantren adalah keberhasilannya mmpersaudarakan seluruh santri yang datang dari seantero negeri. Pesantren memang terus berkembang dan berbenah. Sejumlah kekurangan terus dibenahi,” imbuh @moqsith dalam tweetnya.?

Gerakan ini didukung sepenuhnya oleh para pengasuh pondok pesantren di seluruh Indonesia. Selain itu, saat ini setiap pesantren sedang mempersiapkan diri untuk menyosialisasikan gerakan nasional #AyoMondok. Gerakan ini mempunyai konsekuensi, bahwa pondok pesantren wajib berbenah diri dengan optimal dari berbagai aspek agar mampu menciptakan lembaga dan lulusan berkualitas ala pesantren. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 17 November 2017

Nasib Para Pengais Rezeki di Pantura Brebes Pasca Pembangunan Tol

Brebes, PKS Piyungan Taubat. Sejak diresmikannya Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) tahun 2015 lalu kemudian dilanjutkan pembangunan tol Kanci-Pejagan, praktis para pengais rezeki di sepanjang jalan pantura (pantai utara) merasakan imbas sepi dari usahanya. Baik, dari para pedagang lapak di pinggir jalan, pedagang asongan, jasa toilet umum, bahkan POM bensin.

Nasib Para Pengais Rezeki di Pantura Brebes Pasca Pembangunan Tol (Sumber Gambar : Nu Online)
Nasib Para Pengais Rezeki di Pantura Brebes Pasca Pembangunan Tol (Sumber Gambar : Nu Online)

Nasib Para Pengais Rezeki di Pantura Brebes Pasca Pembangunan Tol

Nasib tragis ini semakin panjang seiring dengan pembangunan tol Pejagan-Brebes dan Brebes-Pemalang hingga Semarang yang berimbas kepada sepinya para pedagang oleh-oleh khas Brebes, telor asin dan bawang merah.

PKS Piyungan Taubat mencoba menelusuri jalan pantura Brebes untuk menangkap imbas fenomena jalan tol yang semakin panjang sejak dari Jakarta ini. Kondisi sepi tersebut terlihat di beberapa titik, baik di kedua sisi sepanjang jalan pantura, POM Bensin, rest area, dan toilet umum di beberapa tempat.

Para pengais rezeki di tempat-tempat tersebut mengakui beberapa hari menjelang Idul Fitri suasana ramai masih ada, tetapi tidak seramai ketika belum ada pembangunan tol. Itu juga ramai karena para pemudik yang menggunakan sepeda motor.

“Sekarang itungannya jalan tol dari Jakarta sudah sampai Semarang, gimana nggak sepi,” ujar Wirso dengan logat khas Brebes, pria penjaga toilet umum kepada PKS Piyungan Taubat, Senin (26/6).

PKS Piyungan Taubat

Wirso mengungkapkan, pendapatannya turun drastis jika dibandingkan ketika para pemudik, baik yang menggunakan mobil dan sepeda motor masih melewati Pantura. Toliet umum yang ia buka tidak pernah sepi dari pagi hingga sore.

?

PKS Piyungan Taubat

Kini ia mengakui bisa dihitung jari orang yang memakai jasa toilet umum, terutama setelah Lebaran. Meskipun pemudik pasca lebaran yang menggunakan mobil terlihat ramai dari keluar pintu tol Pejagan menuju Purwokerto dan Semarang.

Hal serupa dirasakan pria yang tidak mau disebut namanya, petugas POM Bensin di kawasan pantura Kecamatan Tanjung, Brebes. Pria tersebut mengatakan, pasca lebaran sehari atau H+1, jarang mobil yang mengisi BBM, kebanyakan sepeda motor.?

Bahkan ia mengakui kondisi Brebes cukup sepi sejak beberapa tahun yang lalu, tepatnya sejak ada tol Pejagan dan tol Gringsing menuju Pemalang serta Semarang.

“Dampaknya juga ke para pedagang telor asin dan bawang merah. Mereka banyak yang tutup lapak dan pindah ke Tegal karena para pemudik kebanyakan keluar tol dari sana,” ungkapnya.

Kondisi ini juga terjadi di Jawa Barat sejak jalan tol Cipali difungsikan. Para pedagang musiman yang ramai-ramai membuka warung teduh di sepanjang jalan pantura merasakan trurun drastisnya pendapatan mereka.

Bahkan di awal-awal pengoperasian tol Cipali, mereka nekad membuka lapak dagangannya tepat di depan setiap pintu keluar tol. Petugas saat itu menoleransi karena tol masih pada tahap uji coba alias gratis.?

Namun sekarang, para pengais rezeki itu harus kembali membuka lapak di pantura, di mana para pemudik yang menggunakan mobil pribadi lebih banyak yang memanfaatkan jalan tol ketimbang melewati jalan legenda para pemudik tersebut. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Daerah, News, Kyai PKS Piyungan Taubat

Rabu, 08 November 2017

Rapat Pleno PBNU Dimulai Istighosah

Wonosobo, PKS Piyungan Taubat. Rapat Pleno PBNU yang digelar di Universitas Sains Al-Quran (Unsiq) Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah yang akan berlangsung Sabtu-Ahad (7-8/9) diawali dengan istighosah dan pengajian. Kegiatan tersebut diikuti warga Nahdliyin daerah dingin itu dan sekitarnya.

Istighosah di masjid Unsiq itu dipenuhi santri dan mahasiswa yang duduk rapi. Mereka berkopiah, berbaju putih dan bersarung. Karena ruangan tak cukup, sebagian hadirin duduk di beranda. Karena tak cukup juga, halaman masjid ditilami karpet yang rata-rata diduduki ibu-ibu.

Rapat Pleno PBNU Dimulai Istighosah (Sumber Gambar : Nu Online)
Rapat Pleno PBNU Dimulai Istighosah (Sumber Gambar : Nu Online)

Rapat Pleno PBNU Dimulai Istighosah

Hadirin yang berada di luar masjid tetap bisa mengikuti kegiatan di dalam dengan menyimak layar yang disediakan panitia.

PKS Piyungan Taubat

Drs. KH. Muchotob Hamzah, M.M. yang mewakili PCNU Kabupaten Wonosobo dalam sambutan pembukaan mengungkapkan kebanggaan dan kebahagiaan karena daerahnya dipercaya sebagai tempat Rapat Pleno PBNU yang dimulai dengan doa bersama atau istighosah.

“Semoga kita mendapat manfaat tidak hanya di akhirat nanti, tapi di dunia ini,” ungkap kiai yang juga Rektor Unsiq ini.

PKS Piyungan Taubat

Di akhirat nanti kita berharap pahala yang akan kita butuhkan ketika menghadapa ke hadirat Allah Subhanahu wata’ala. “Sementara di dunia, kita mendapat ilmu dan dekat kepada Allah,” katanya.

Sementara sambutan Pemerintah Kabupaten Wonosobo disampaikan Wakil Bupati Maya Rosyida. Ia mengatakan kebanggaannya juga daerahnya dijadikan tempat Rapat Pleno PBNU.

“Dengan diadakannya acara tersebut, kita bisa memperkenalkan seluruh potensi Wonosobo kepada para peserta rapat,” ungkapanya yang mengenakan pakaian serba putih itu.

Selepas Maya, kemudian sambutan disampaikan Menteri Perumahan Rakyat Djan Farid dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil SIroj. Di sela sambutan, dilakukan penyerahan bantuan untuk usaha kecil oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU (LAZISNU. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Cerita, Daerah PKS Piyungan Taubat

Kamis, 02 November 2017

Jadwal Pertandingan Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara 2017

Bandung, PKS Piyungan Taubat - Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara bakal digelar pada hari Jumat, 27 Oktober 2017. Delapan tim yang bertanding adalah: Darul Huda, Alhusaeni, Manba’ul Hikmah, Al Kahfi, Walisongo, Arraisiyah, Assalam dan Darul Hikmah. Pertandingan akan diadakan di tiga tempat berbeda, yakni Stadion Siliwangi, Lapangan Progresif dan Lapangan Arcamanik.

Berikut jadwal pertandingan Delapan Besar Liga Santri Nusantara 2017, Jumat 27 Oktober 2017:



Jadwal Pertandingan Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Jadwal Pertandingan Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Jadwal Pertandingan Babak Delapan Besar Liga Santri Nusantara 2017

Waktu            Tempat                                                 Tim

09:00 WIB.    Stadion Siliwangi            Darul Huda               vs         Alhusaeni

09:00 WIB.    Lapangan Progresif        Manba’ul Hikmah     vs         Al Kahfi

PKS Piyungan Taubat

13:00 WIB.    Stadion Siliwangi             Walisongo                vs         Arraisiyah

13:00 WIB.    Lapangan Arcamanik       Assalam                   vs         Darul Hikmah

PKS Piyungan Taubat



(Ahmad Makki/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Meme Islam, Ahlussunnah, Daerah PKS Piyungan Taubat

Jumat, 20 Oktober 2017

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat

Ketua LP Ma’arif NU Provinsi Lampung H Fauzi adalah sosok yang sangat komit dan inten berkiprah dalam dunia pendidikan di Provinsi Lampung. Dengan keuletan dan kegigihannya, Alumni S3 Universitas Gajah Mada ini berhasil mendirikan sejumlah perguruan tinggi di beberapa Kabupaten di Provinsi yang dijuluki Bumi Ruwai Jurai tersebut.

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif NU Lampung Beri Beasiswa Pendidikan kepada Para Penghafal Qur’an

Perguruan Tinggi yang berhasil didirikannya tersebut tidak semata diikuti oleh para mahasiswa yang hanya mampu dalam hal finansial. Dalam hal agama, Fauzi juga memberikan kesempatan kepada para Penghafal Quran (Hafiz dan Hafizah) untuk dapat mengenyam pendidikan di Peguruan Tinggi miliknya.

Para Hafiz Qur’an tersebut tidak hanya dapat berkuliah dan mendapatkan ilmu sesuai dengan jurusan yang dipilihnya. Namun mereka juga mendapatkan beasiswa kuliah gratis di lima Perguruan Tinggi miliknya yang tersebar di empat Kabupaten di Provinsi Lampung.?

Menurutnya, langkah yang dilakukannya ini adalah dalam rangka memuliakan para hafiz hafizah dengan memberikan kesempatan berkiprah di dunia pendidikan. Selain itu Ia ingin keberkahan selalu menaungi Kampus yang didalamnya terdapat para Hafiz dan Hafizah.

"Saya ingin memberikan fasilitas kepada mereka untuk menekuni dunia pendidikan formal di Kampus sehingganya insyaallah akan membawa manfaat bagi mereka dan membawa keberkahan bagi kami," ujarnya disela kesibukan hariannya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Rabu (26/5).

PKS Piyungan Taubat

Ditemui ditempat terpisah Wakil Ketua Bidang III STIT Pringsewu Abdul Hamid menjelaskan bahwa lima Perguruan Tinggi yang memberikan beasiswa gratis kepada para hafidz yaitu STMIK Pringsewu, STIT Pringsewu, STIT Multazam Lampung Barat, STEBI Tanggamus ataupun STIE Lampung Timur.

Abdul Hamid yang juga Hafiz Quran ini menjelaskan bahwa bagi Alumni SLTA yang sudah menghafal Al Quran dan ingin melanjutkan kuliah bisa langsung mendaftarkan diri pada Tahun Akademik 2016-2017 ini.

PKS Piyungan Taubat

"Silahkan hubungi saya atau langsung datang ke kampus untuk melewati rangkaian proses yang salah satunya adalah test kemampuan menghafal Quran," kata Hamid yang juga Pengurus JQHNU Kabupaten Pringsewu.

Ia mengatakan bahwa program ini ditujukan sebagai apresiasi terhadap para penghafal quran khususnya di Provinsi Lampung. "Mudah mudahan dengan program ini banyak para pelajar yang termotivasi untuk menghafalkan Al-Qur’an. Sehingga Kitab Suci kita tersebut dapat tertanam pada jiwa jiwa generasi penerus kita," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ulama, Daerah, Cerita PKS Piyungan Taubat

Rabu, 18 Oktober 2017

Terinspirasi Yu Gi Oh, Mahasiswa KMNU Lampung Juara BIOMA 2016

Malang, PKS Piyungan Taubat. Dwi Wahyudi, anggota Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila) berhasil meraih juara di ajang Bidikmisi on March (BIOMA) 2016 yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang. Mahasiswa Pendidikan Biologi Unila ini terinspirasi film animasi Yu Gi Oh dalam memperoleh ide yang selanjutnya ia tuangkan dalam karya tulis.

Dalam lomba esai BIOMA 2016, Dwi mengusung judul Heroes Card Game yang mengadaptasi konsep permainan pada kartu-kartu Yu Gi Oh. Konsep tersebut ia modifikasi dengan mengganti gambar kartu Yu Gi Oh dengan gambar para pahlawan nasional juga para penjajah.

"Berawal dari gemar main game, kebetulan ada teman ngabari BIOMA ini. Saya mengamati Indonesia saat ini banyak terjadi korupsi. Hal ini menunjukkan Indonesia mengalami krisis karakter. Jadi saya ingin gabungkan antara game dan krisis karakter di Indonesia”, tutur Dwi.

Terinspirasi Yu Gi Oh, Mahasiswa KMNU Lampung Juara BIOMA 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)
Terinspirasi Yu Gi Oh, Mahasiswa KMNU Lampung Juara BIOMA 2016 (Sumber Gambar : Nu Online)

Terinspirasi Yu Gi Oh, Mahasiswa KMNU Lampung Juara BIOMA 2016

Lebih lanjut mahasiswa kelahiran Banjar Agung, Tulang Bawang, Lampung ini berharap esai Heroes Card Game yang ditulisnya dapat menanamkan karakter kepahlawanan sejak dini. Menurutnya, jika sejak SD sudah tertanam karakter jujur dan positif, maka ketika sudah dewasa nanti ia tidak akan bertindak amoral.

Dia juga menjelaskan bahwa nantinya selain konsep kartu secara fisik, Heroes Card Game ini dapat dikembangakan menjadi permainan pada PC maupun handphone berbasis android. Dengan ide ringan dan unik namun sangat bermakna inilah, Dwi Wahyudi berhasil menyabet juara umum lomba esai pada ajang BIOMA 2016.

"Ini adalah esai kedua yang saya tulis. Pencapaian ini saya jadikan sebagai bentuk rasa syukur ucapan terima kasih kepada mereka yang sudah memberikan dukungan moril pada saya, karena tanpa dukungan mereka saya tidak akan sampai pada pencapaian ini," ujar Dwi. Selamat Dwi Wahyudi, keluarga KMNU bangga padamu.(el Naomiy/Zunus)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Khutbah, Daerah PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock