Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pahlawan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Januari 2018

Saat Muslim Austria Terdiskriminasi karena Isu Terorisme

Sejumlah dosen dari tanah air mendapat kesempatan mengunjungi Austria dalam rangka studi. Zaimatus Sadiyah Lc, MA, dosen Pendidikan Bahasa Arab STAIN Kudus, menceritakan sekelumit pengalamannya di sana kepada PKS Piyungan Taubat.

Saat berada di Austria, rombongan berkesempatan untuk bertemu Dr. Fuad Sanac, President of Muslim Community (MC) di Austria. Dengan diantar Prof. Lohlker, rombongan bersama menuju kantor MC dengan berjalan kaki. Kira-kira 20 menit waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan dari apartemen ke kantor MC. Bule-bule di Austria memang sangat suka berjalan kaki, dan jalannya juga sangat cepat, mungkin untuk menghangatkan badan apalagi di musim dingin. Kalau tidak bergerak, rasanya tambah dingin.

Saat Muslim Austria Terdiskriminasi karena Isu Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)
Saat Muslim Austria Terdiskriminasi karena Isu Terorisme (Sumber Gambar : Nu Online)

Saat Muslim Austria Terdiskriminasi karena Isu Terorisme

Banyak hal didapatkan dalam dialog tersebut. Terutama terkait dengan isu yang sedang hangat yakni tentang draf undang-undang yang mengatur komunitas muslim di Austria. Sebagaimana diketahui, Islam merupakan salah satu agama yang diakui secara resmi di negara ini, karenanya perkembangannya cukup menggembirakan.

PKS Piyungan Taubat

"Pemerintah memberikan kesempatan umat Islam membangun masjid, mendirikan lembaga pendidikan dan juga melakukan ritual keagamaan lain," kata alumnus Madrasah Aliyah Program Keagamaan Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur ini. Tidak ada diskriminasi antara penduduk muslim dengan penduduk beragama lain, lanjutnya.

PKS Piyungan Taubat

"Namun, harmoni kehidupan di Wina mulai terusik karena isu terorisme yang seringkali dikaitkan dengan Islam," tandas Zaimatus Sadiyah yang juga jebolan Universitas Al-Azhar Mesir. Tentu saja hal tersebut tidak lepas dari propaganda pihak luar yang mencoba mendiskreditkan Islam dan menjadikannya sebagai agama yang identik dengan teror.

Rupanya pemerintah Austria juga mulai terusik dengan isu ini, sehingga menyusun draf perubahan undang-undang tentang Islam. Perlu diketahui bahwa undang-undang yang mengatur umat Islam di Austria sudah berusia lebih dari 100 tahun. "Selama itu tidak ada masalah yang muncul hingga berakibat pada perubahan undang-undang tersebut," ungkap lulusan UGM Kajian Timur Tengah ini.

"Ada tiga hal yang sangat mengusik umat Islam dan mengandung unsur diskriminasi," katanya sembari memerinci. Pertama, aturan yang melarang umat Islam di Austria untuk menerima bantuan finansial dari luar negeri, baik dari negara Arab maupun lainnya. Kedua, aturan bahwa imam masjid yang juga berperan sebagai seorang mufti bagi jamaahnya harus merupakan lulusan sekolah Islam di Austria. Ketiga, penetapan standar terjemahan al-Quran ke dalam bahasa Jerman.

Selain terorisme, isu peningkatan jumlah penduduk muslim Austria secara signifikan dari tahun ke tahun juga menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah. Menurut Mr. Farouq yang sempat ditemui di kantor IRPA (semacam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah di Indonesia yang dikelola oleh umat Islam dengan subsidi dari pemerintah Austria), selain imigrasi, faktor utama peningkatan jumlah penduduk muslim secara signifikan tersebut adalah paradigma berpikir yang berbeda antara umat Islam dengan orang Barat khususnya masalah keturuanan.

"Umat Islam rata-rata menikah di usia yang relatif muda dan mempunyai banyak keturunan," terangnya. Selain karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW, menikah juga salah satu bentuk ikhtiar untuk keberlajutan hidup manusia, lanjutnya.

Sebaliknya, bule di Austria rata-rata menikah di usia "mapan" dan mungkin hanya mempunyai satu anak. Karena itu, wajar jika jumlah penduduk muslim di Austria kian tahun semakin bertambah. Bahkan, sebuah surat kabar lokal di Wina menulis tentang perkiraan jumlah muslim di Austria pada tahun 2046 akan meningkat menjadi 24 % dari jumlah total pendudukAustria (saat ini jumlah penduduk muslim 600.000 jiwa atau setara dengan 6% dari total penduduk).

"Jika itu terbukti benar, maka siap-siap saja Eropa menjadi benua Eurab alias Eropa Arab," katanya sumringah. Tapi kendati demikian, tentunya bukan hanya kuantitas yang dipikirkan, namun kualitas generasi Islam yang cemerlanglah yang dinantikan akan lahir di berbagai belahan bumi manapun.

Jaminan Produk Halal

Hal lain yang menarik untuk diceritakan adalah jaminan bagi konsumen muslim terkait penyediaan makanan halal. "Jika ingin aman mengonsumsi makanan di sini sangat gampang, cari saja kedai-kedai makanan yang rata-rata dimiliki orang Turki dan Mesir," katanya berbagi tips. Cara menandainya pun mudah, biasanya mereka menjual kebab. "Kadang saat kita datang mereka langsung mengatakan ‘halal... halal’," terangnya.

Menurut Dr. Aminah Syakir, direktur IRPA, untuk mendapatkan daging halal, kaum muslimin bisa membelinya di beberapa supermarket umum yang menyediakan produk bersertifikat halal atau supermarket khusus milik warga muslim. "Rata-rata umat Islam di sini sudah sangat akrab dengan tempat tersebut. Bahkan dalam satu kesempatan kami pernah berkunjung ke pasar tradisional yang seluruh penjualnya adalah warga muslim Austria," ungkapnya. Ada toko khusus baju-baju khas Turki, lapak pedagang sayuran, buah, ikan, ayam, daging dan sebagainya. "Sungguh sangat menarik," katanya.

Sayang sekali jaminan halal bagi konsumen muslim semacam ini belum didapatkan secara utuh di Indonesia. Entah di mana letak permasalahannya. Rasanya kita mungkin tidak terlalu memperhatikan kehalalan makanan yang dimakan di sejumlah warung atau kedai. Padahal bisa jadi makan tersebut tidak memenuhi krteria halal dan thayyib sebagaimana yang disyariatkan dalam agama. "Karenanya perlu ada regulasi yang mendukung hal ini, agar kaum muslimin bisa mendapatkan jaminan untuk selalu mengonsumsi makanan sesuai syariat, sehingga konsumen merasa tenang dan pedagang juga senang," harapnya.

Zaimatus Sadiyah jadi teringat saat awal pulang dari Australia tahun 2009. "Saya sempat tidak memasak daging ayam ataupun sapi beberapa waktu lamanya karena tidak tahu harus beli di mana dan kepada siapa," terangnya. Bingung menjadi hal mendasar untuk mencari penjual daging halal. Perasaan ragu muncul karena selama satu setengah tahun bersama keluarga tinggal di negeri Kanguru dalam rangka mendampingi suami tugas belajar, selalu membeli daging ayam atau sapi di toko khusus halal meat yang mudah didapatkan di sekitar tempat tinggal. Selain mudah dan murah, yang terpenting adalah jaminan kehalalan daging dari majelis ulama setempat.

"Kemudahan dan jaminan rasa aman inilah yang belum saya dan juga mayoritas kaum muslim dapatkan di negara kita," sergahnya. Namun, akhirnya ia secara pribadi berikhtiar melalui simbol-simbol keagamaan yang melekat pada penjual, misalnya yang penting penjualnya mengenakan peci atau kerudung, dan syukur-syukur sudah berpredikat haji atau hajjah.

"Ya, dua simbol itu sebenarnya tidak menjamin, tapi paling tidak sebagai kriteria minimum dalam ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan dapur," ungkapnya. Karena bagaimanapun juga sesekali ingin masak rawon ataupun soto khas Jawa Timur, dua menu favorit keluarga yang sulit ditemukan di tempat tinggal saat ini, Kota Semarang. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Kamis, 18 Januari 2018

MWCNU Pringsewu Siap Menjadi Percontohan Organisasi Sehat

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat

Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, mendapat giliran visitasi Tim PCNU Kabupaten Pringsewu, Ahad (12/6), dalam rangka Penilaian Lomba MWCNU dan Ranting NU sehat. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor kesekretariatan MWCNU setempat yang berlokasi di Desa Waluyojati, Kecamatan Pringsewu.

Sebelum dilakukan penilaian, dalam visitasi yang dirangkai dengan kegiatan Safari Ramadhan ini, seluruh pengurus MWCNU dan pengurus Ranting NU se-Kecamatan Pringsewu mendapat pengarahan dari Ketua PCNU Pringsewu H Taufiqurrohim yang menyampaikan beberapa hal terkait penguatan organisasi.

MWCNU Pringsewu Siap Menjadi Percontohan Organisasi Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)
MWCNU Pringsewu Siap Menjadi Percontohan Organisasi Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)

MWCNU Pringsewu Siap Menjadi Percontohan Organisasi Sehat

Dalam pengarahannya, Taufiq mengingatkan kepada seluruh pengurus di seluruh tingkatan untuk berkhidmah di NU tanpa pamrih. "Banyak PR yang harus dikerjakan dalam berkhidmah di NU. Lakukan dengan ikhlas dan jangan berharap RP," jelasnya disambut senyum para pengurus MWCNU dan 15 Ranting yang ada.

PKS Piyungan Taubat

Hal ini senada dengan Sekretaris MWCNU Pringsewu Mustanir. Di sela sela penilaian administrasi kantor, ia dan seluruh pengurus NU di Kecamatan Pringsewu siap untuk berkhidmah membesarkan NU tanpa pamrih. "Meski tidak ada imbalan materi kami akan siap dan akan menjadikan MWCNU Pringsewu jamiyyah yang sehat," tegasnya.

Keseriusan ini ditunjukkan dengan persiapan yang matang dalam perlombaan MWCNU Sehat. "Dari sisi administrasi, alhamdulillah sudah terlihat tertib dan dari sisi kegiatan atau program kerja kami sudah melaksanakannya," jelasnya.

PKS Piyungan Taubat

Ia berupaya semaksimal mungkin untuk tahun 2016 ini MWCNU Pringsewu akan mampu mendapat predikat sebagai MWCNU terbaik dari 9 MWC NU lain di Kabupaten Pringsewu.

Selain pengurus MWCNU dan seluruh Ranting NU, hadir juga pada kesempatan tersebut ketua banom dan lembaga NU di Kecamatan Pringsewu. Suasana kegiatan lebih khidmah dengan diisi tahtimul qur’an oleh setiap pengurus yang hadir. (Muhammad Faizin/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Senin, 15 Januari 2018

PCNU Pringsewu Luncurkan Program "Jihad Pagi"

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat. Pengurus baru PCNU Pringsewu melalui Mustasyar KH Sujadi mengungkapkan, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan meluncurkan program ‘jihad pagi’ (ngaji ahad pagi). Hal ini dikemukakan Kiai Sujadi dalam rapat koordinasi perdana seluruh pengurus yang berlangsung di Aula Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Ahad (15/2).

PCNU Pringsewu Luncurkan Program Jihad Pagi (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pringsewu Luncurkan Program Jihad Pagi (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pringsewu Luncurkan Program "Jihad Pagi"

“Kepengurusan yang telah terbentuk ini diharapkan dapat berkoordinasi dengan maksimal. Koordinasi yang maksimal dapat dilakukan dengan meningkatkan intensitas komunikasi dan pertemuan diantaranya lewat program jihad pagi ini,” terang kiai yang juga Bupati Pringsewu ini.

Program jihad pagi ini, tambahnya, akan dimulai pekan depan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk berdiskusi dan berkoordinasi. Dengan intensitas koordinasi yang meningkat, ? tentunya ide, ? gagasan, dan permasalahan yang muncul akan dapat di selesaikan dengan baik. "Kalau sering kumpul, ide dan gagasan kan akan muncul " ujarnya.?

PKS Piyungan Taubat

Dia menambahkan, bahwa program ini akan dilaksanakan tiap hari pukul 06.00 WIB dan tidak terbatas untuk pengurus NU saja namun terbuka luas bagi kaum muslimin dan muslimat yang ingin mendalami Ilmu agama dengan ngaji bersama.

Disamping itu, Kiai Sujadi juga mengajak seluruh pengurus untuk memaksimalkan sumber daya yang ada. "Maksimalkan sumber daya, jangan selalu terjebak dengan sumber dana,” ujarnya.?

PKS Piyungan Taubat

Hal ini diamini oleh Rais Syuriyah PCNU Pringsewu KH Ridwan Syuaib dengan berpesan kepada seluruh pengurus untuk memberdayakan SDM dan kader NU disegala sektor untuk bersama sama berkhidmah di NU.?

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pringsewu, H Taufiqurrahim, M.Pd.I menjelaskan, kepengurusan baru yang telah terbentuk ini akan segera bekerja dengan skala prioritas yang telah diputuskan pada konfercab beberapa lalu dan akan lebih dipertajam lagi pada musyawarah kerja (muker) yang akan di laksanakan dalam waktu dekat ini.?

Kepengurusan hasil Konfercab ke-2 PCNU dan telah disahkan melalui Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor: 477/A.II.04.d/12/2014 ini siap untuk berkhidmah kepada umat. Pada rapat perdana itu, juga telah disepakati pembentukan kepengurusan baru berbagai lembaga dan lajnah seperti LP Ma’arif, ? Lazisnu, ? LTNNU, dan lain lainnya.?

“Pada muker nanti, akan diadakan pelantikan kepengurusan yang akan dihadiri oleh PBNU,” terang Taufiqurrahim. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ubudiyah, Pahlawan, Kajian Islam PKS Piyungan Taubat

Selasa, 02 Januari 2018

Kick Off Liga Santri Nusantara NTB 1 Berlangsung 18 Agustus

Lombok Barat, PKS Piyungan Taubat

Sekretaris Jendral PBNU H Helmy Faishal Zaini dijadwalkan akan membuka kick off Liga Santri Nusantara (LSN) Region NTB 1 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga di Lapangan Dirgantara TNI AU Rembiga Kota Mataram, NTB, pada 18 Agustus mendatang.

Kick Off Liga Santri Nusantara NTB 1 Berlangsung 18 Agustus (Sumber Gambar : Nu Online)
Kick Off Liga Santri Nusantara NTB 1 Berlangsung 18 Agustus (Sumber Gambar : Nu Online)

Kick Off Liga Santri Nusantara NTB 1 Berlangsung 18 Agustus

Hal ini disampaikan Mohammad Jayadi, Koordinator Region NTB 1 pada saat memberikan arahan kepada pelatih klub pesantren. Sejumlah panitia nasional, lanjut Jayadi, juga akan hadir bersama rombongan Sekjen PBNU untuk menyaksikan kicf off LSN Region NTB1.

Sportivitas antarpemain, manajer klub dan atau pelatih diharapkan mengedapankan kejujuran. "Kejujuran ini penting untuk menjaga nama baik pesantren masing-masing, menjaga nama baik panitia Region NTB1, dan menjaga nama baik bersama," harap Jayadi.

PKS Piyungan Taubat

Mengenai data identitas dan usia pemain juga menjadi perhatian khusus pihaknya agar? tidak terjadi diskualifikasi di kemudian hari. "Percuma menang kalau kemudian data palsu dan usia tidak sesuai dengan peraturan yang ada. Nanti akan didiskualifikasi saat itu juga,"? tegasnya

PKS Piyungan Taubat

Berdasarkan hasil undian, Pondok Pesantren Darussalam Lombok Barat versus Pondok Pesantren Mahimulmunir Lombok Tengah akan tampil sebagai pemain pembuka pada acara kick off mendatang. (Hadi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Halaqoh PKS Piyungan Taubat

Minggu, 31 Desember 2017

Tanpa Pamrih, Banser Setia Menjaga NKRI

Pacitan, PKS Piyungan Taubat. Ketua PCNU Pacitan KH Mahmud menyampaikan bahwa menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna atau Banser merupakan salah satu bentuk pengabdian yang mulia kepada Nahdlatul Ulama (NU) dan kepada negara Indonesia. ?

"Walaupun saudara tidak dibayar oleh negara. Namun yang kita harapkan adalah berkah, yang kita harapkan adalah kebaikan dari Allah SWT," tutur Kiai Mahmud saat membuka Pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) Banser yang diadakan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Arjosari, Pacitan, Jumat (3/3).

Tanpa Pamrih, Banser Setia Menjaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanpa Pamrih, Banser Setia Menjaga NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanpa Pamrih, Banser Setia Menjaga NKRI

Mengikuti Diklatsar, lanjut Kiai Mahmud, merupakan sebuah bentuk rasa keimanan. Karena dalam Diklatsar ini, peserta akan dilatih tentang bagaimana cara mencintai negara, bagaimana menjadi pelayan ulama, dan bagaimana menegakkan dan mempertahankan berdirinya NKRI.

"Tanpa kita warga NU khususnya, rasanya sulit menjaga negara ini menjadi negara yang ayem tenteram dan gemah ripah loh jinawi seperti pada saat ini," tuturnya di hadapan 73 peserta Diklatsar.

PKS Piyungan Taubat

Ditegaskan oleh Kiai Mahmud, bahwa dalam sepanjang kesejarahahanya, NU tidak pernah sekalipun menjadi pemberontak terhadap negaranya. Justeru NU menjadi yang terdepan dalam menjaga keutuhan dan keberagaman bangsa Indonesia.

Kiai Mahmud mengucapkan selamat dan sukses untuk para peserta Diklatsar Banser. Ia berpesan agar kedepannya para anggota Banser NU diharapkan dapat menjadi pengawal ulama dan turut serta menjaga keutuhan NKRI.

PKS Piyungan Taubat

Iapun mendoakan agar kelak para anggota Banser menjadi orang yang bermartabat "Semoga Allah selalu meridhoi perjalanan kita sekalian," tutupnya.

Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang diadakan oleh Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Arjosari digelar di lapangan Desa Jetis Kidul, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Diklatsar akan berlangsung hingga Ahad (5/3).

Peserta Diklatsar akan menerima beberapa materi seperti, Ke-NUan dan Ke-Aswajaan, Materi Kebangsaan dan PBB, lalu lintas, Kedaruratan bencana, dasar-dasar bela diri, dan Ilmu kanuragan.

Tampak hadir dalam acara pembukaan Diklatsar, jajaran pengurus PC GP Ansor Pacitan, ketua MWCNU Arjosari H Busro Hawatif, Ketua PAC GP Ansor Arjosari H Hamka Hakim, Kapolsek Arjosari dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Pacitan H Yudi Sumbogo yang hadir pada kesempatan itu, didaulat menyematkan tanda peserta, kepada dua orang peserta yang berasal dari Arjosari. (Zaenal Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat AlaNu, AlaSantri, Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Minggu, 24 Desember 2017

Jadikan Masjid dan Mushola sebagai Markas GP Ansor

Brebes, PKS Piyungan Taubat?

Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor M Rizqon Halal Syah Aji menyerukan kepada anggota Ansor dan Banser untuk menjadikan masjid dan mushola sebagai markasnya. Menurut dia, hal itu perlu dilakukan karena telah terjadi gerakan radikalisme yang menggerogoti Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).?

Sikap Ansor harus tegas, tetap menjaga Kiai dan NU yang berarti menjaga NKRI. Masjid dan mushola adalah lambang keunggulan Islam dan harus menjadi pusat kegiatan dan konsolidasi serta membangun kekuatan keimanan maupun pertahanan NKRI.?

Jadikan Masjid dan Mushola sebagai Markas GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Jadikan Masjid dan Mushola sebagai Markas GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Jadikan Masjid dan Mushola sebagai Markas GP Ansor

“Bangsa yang berdaulat, jangan seenaknya diinjak-injak dengan mengatasnamakan jihad dan agama. Maka mari jadikan masjid dan mushola sebagai markas Ansor, jangan sampai diduduki mereka,” seru Rizqon saat menyampaikan sambutan Ansor bersholawat dalam rangka Hari Jadi ke-338 Kabupaten Brebes di Lapak Bawang Hj Tiroh Desa Klampok Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, Kamis malam (21/1/16).

Ansor, lanjutnya, wajib menjaga kiai dan NU yang berarti pula menjaga kedaulatan NKRI. Bagi Ansor, NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Ansor tidak takut!” teriak Rizqon sambil mengepalkan tangan menonjok angkasa.

Menghendaki umat untuk bertakwa, sambungnya, tidak perlu dengan tindakan-tindakan teror dan kekerasan. Justru dengan pendekatan budaya, perkembangan dan kemajuan Islam bisa jaya. Terbukti Walisongo telah sukses mengembangkan Islam di tanah jawa antara lain lewat kesenian gamelan, gending jawa. “Maka tidak keliru kalau Ansor bersholawat kali ini juga mengundang Ki Dalang Enthus Susmono dengan wayang santrinya,” ujarnya.?

PKS Piyungan Taubat

Hal senada disampaikan Ketua PC GP Ansor Brebes Ahmad Munsip menyatakan, Ansor diharapkan mampu menjadi garda terdepan, dan penjaga kiai. Sedari dulu, Ansor sebagai penolong umat, tidak takut dengan tindakan anarkisme, apalagi terorisme. “Lawan teroris, Ansor tidak takut, ? siap berada di garda terdepan,” tandasnya.

Wakil Rais Syuriah PBNU KH Subhan Makmun menandaskan, keimanan tanpa keamanan tidak akan kokoh. Untuk itu, sangat penting menjaga keamanan dan menciptakan kedamaian ditengah masyarakat agar umat ayem dan khusyu beribadah.?

Ketua Panitia Zaenal Mutaqin menjelaskan, Ansor bersholawat digelar dalam rangka memperingati hari jadi ke-338 Kabupaten Brebes. Kegiatan tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan Wayang Santri dengan dalang Ki Enthus Susmono dari Tegal lengkap dengan grup music Satria Laras.?

PKS Piyungan Taubat

Dalam penampilannya, dalang Ki Enthus Susmono mengambil lakon Lupit Jaga Putri. Dalang yang juga Bupati Tegal tersebut, tampil sangat kocak sehingga membuat para pengunjung betah hingga acara klar pukul 02.00 dini hari.

"Alhamdulillah, kami bisa berkontribusi dalam pembangunan rohani, lewat ansor bersholawat," kata ketua panitia Zaenal Mutaqin.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengapresiasi kegiatan Ansor Bersholawat. Karena disamping bisa mensyiarkan agama juga menjalin silaturahmi dengan seluruh kalangan masyarakat. Bupati juga mengajak kepada para pemuda Brebes yang sudah berumur di atas 17 tahun agar bergabung dengan Ansor. “Bapak, Ibu, kalau punya anak laki-laki di atas 17 tahun silakan bergabung dengan Ansor. Jangan ikut-ikutan organisasi yang tidak jelas,” saran Idza.

Menurut Bupati, kita semua berkwajiban menjaga moral anak bangsa. Ansor juga diharapkan menjadi motivator dalam pembangunan daerah dengan menguatkan karakter pemuda ke jalan yang lurus. “Ayo Kerja, mari bangun Kabupaten Brebes,” ajaknya penuh semangat. (wasdiun/abdullah alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Nusantara, Humor Islam, Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Selasa, 19 Desember 2017

Tingkatkan Standar, Asrama Haji Medan Setara Hotel Bintang Tiga

Medan, PKS Piyungan Taubat. Ada yang berbeda di kompleks Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Embarkasi Medan. Di salah satu sudut kompleks, saat ini telah berdiri gedung revitaslisasi asrama haji. Gedung yang diberi nama Madinah Al-Munawwarah ini baru saja diresmikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (13/05) siang seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Tingkatkan Standar, Asrama Haji Medan Setara Hotel Bintang Tiga (Sumber Gambar : Nu Online)
Tingkatkan Standar, Asrama Haji Medan Setara Hotel Bintang Tiga (Sumber Gambar : Nu Online)

Tingkatkan Standar, Asrama Haji Medan Setara Hotel Bintang Tiga

Kepala UPT Asrama Haji Medan Sutrisno mengatakan gedung Madinah Al-Munawwarah setara bintang tiga. Gedung seluas 10.120 meter persegi ini dilengkapi dengan beragam fasilitas yang akan membuat nyaman para pengguna.

“Tahun 2014, asrama haji Medan mendapat kucuran dana SBSN untuk pembangunan gedung revitalisasi senilai 74 miliar dan pembangunannya sampai Februari 2015,” terang Sutrisno dalam laporannya saat peresmian Gedung Revitalisasi UPT Asrama Haji Embarkasi Medan, Jumat (13/05).

Gedung megah lima lantai ini dilengkapi 4 lift dan memiliki beragam fasilitas. Lantai 1, terdiri dari: kamar VIP (1), Superior (1), Standard (46), serta ruang fitness dan restorasi. Lantai 2, terdiri dari: kamar VVIP (1), VIP (2), Superior (1), standard plus (3), standard (46).

PKS Piyungan Taubat

Lantai 3, terdiri dari: VIP (3), Superior (1), standard plus (3), standard (47). Lantai 4, terdiri dari: kamar standard (31), dan aula berkapasitas 500 orang. “Lantai 5 digunakan untuk aula dengan kapasitas 200 orang,” terang Sutrisno.

Pada musim haji tahun lalu, menurut Sutrisno, gedung ini belum bisa digunakan untuk jamaah karena belum dialiri listrik. Gedung mulai teraliri lsitrik pada awal Februari 2016 dan pertama kali digunakan pada 30 Maret 2016 untuk kegiatan Rapat Evaluasi Peningkatan Asrama Haji sekaligus milad pertama UPT Asrama Haji Embarkasi Indonesia.

“Keberadaan asrama haji ini tidak hanya untuk kepentingan jamaah haji sebelum masa maupun saat operasional, tetapi juga di luar musim haji kegiatan pelestarian haji mabrur, syiar dakwah Islam, pengembangan budaya Islam, dan segala bentuk kegiatan keagamaan selalu bergema di asrama haji ini,” kata Sutrisno.

Sutrisno berharap ke depan Asrama Haji bisa menjadi pusat pengembangan Islam di Sumut. Peresmian Gedung Madinah Al Munawwarah juga diharapkan dapat mensosialisasikan keberadaan asrama haji embarkasi Medan sebagai UPT Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. “Mengubah stigma masyarakat bahwa asrama haji ala kadarnya menjadi pelayanan yang standar dengan hotel bintang 3,” tuturnya.

“Peresmian ini juga untuk mensosialisasikan bahwa tempat penginapan bagi jamaah haji tahun ini menggunakan standar pelayanan setara hotel bintang 3,” tambahnya.

PKS Piyungan Taubat

“Bambu lebih indah bila dianyam * Bambu dianyam oleh Pak Lurah. Asrama Haji indah, bersih dan nyaman * Tempatnya nyaman harganya murah.” Red Mukafi Niam?

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ulama, Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Rabu, 13 Desember 2017

Kerja Sama Antaragama, Yenny Wahid: Inilah Kekuatan Indonesia

Jakarta, PKS Piyungan Taubat

Kerja sama antara Yayasan Puan Amal Hayati dan Persekutuan Doa Usahawan Katolik Indonesia (Perduki) yang menggelar pasar murah (bazar) merupakan cerminan konkret dari kondisi keberagamaan di Indonesia yang penuh toleransi dan penuh rasa simpati terhadap satu sama lain.

Pernyataan tersebut disampaikan Yenny Wahid kepada PKS Piyungan Taubat di sela-sela bazar yang digelar di halaman kediaman KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Jalan Warung Sila No 10 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (5/7) sore.

Kerja Sama Antaragama, Yenny Wahid: Inilah Kekuatan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Kerja Sama Antaragama, Yenny Wahid: Inilah Kekuatan Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Kerja Sama Antaragama, Yenny Wahid: Inilah Kekuatan Indonesia

“Saya melihat ada keinginan untuk saling membantu antarsesama penganut agama. Inilah kekuatan Indonesia. Ini harus terus kita perjuangkan agar tidak pernah hilang dari bumi Nusantara,” ujar Wakil Sekretaris PP Muslimat NU ini.

Acara tersebut, lanjut Yenny, merupakan bentuk kerja sama antara Yayasan Puan Amal Hayati yang dipimpin Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid bekerja sama dengan PERDUKI. “Bukan Perdukunan Indonesia lho yaa,” candanya sembari tertawa riang.

Yenny menambahkan, setiap bulan Ramadhan masyarakat memiliki banyak kebutuhan yang sangat tinggi. Sementara harga barang seperti sembako (sembilan bahan pokok) cenderung naik. Lalu, ada keinginan untuk membantu masyarakat agar mereka bisa membeli barang-barang dengan harga murah.

Saat ditanya tentang diskon harga yang sangat murah, Yenny menjawab lebih dari separo harga. “Lebih, Mas. Saya nggak tau berapa persennya, cuma yang jelas murah sekali memang. Mestinya perpaket yang harganya 50 ribu, di sini dijual 20 ribu. Bahkan ada yang cuma 10 ribu,” ujarnya.

PKS Piyungan Taubat

Menurut putri kedua Gus Dur ini, bazar memang dijadikan wahana berbagi kepada masyarakat. “Ini memang hanya untuk masyarakat sekitar sini. Jadi, ini upaya untuk berbagi aja,” tandas pemilik nama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh ini.

Yenny Wahid sangat terharu lantaran ada pihak di kalangan nonmuslim yang sangat peduli dengan masyarakat Ciganjur yang masuk kategori kaum lemah. “Kami berterima kasih karena dari umat agama lain punya kepedulian kepada kaum mustadh’afin,” ujarnya.

Yenny berharap, bazar ini terus diadakan tidak hanya di satu tempat. Namun juga di tempat lainnya. “Terus bergulir. Bukan cuma di Ciganjur. Tapi juga di banyak tempat. Semoga bisa kita lakukan itu,” harapnya. (Musthofa Asrori/Mahbib)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Pemurnian Aqidah, Kyai PKS Piyungan Taubat

Minggu, 10 Desember 2017

Sambut "Hari Perempuan Internasional" Kader PMII Berlatih Tari

Yogyakarta, PKS Piyungan Taubat. Kader perempuan PMII Rayon Ashram Bangsa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga mulai melenturkan diri dengan latihan tari di area parkir bagian barat kampus, Jum’at (21/2). Mereka tengah bersiap menyambut Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada Sabtu (8/3).

Selain perempuan yang tergabung dalam Kapash (Komunitas Perempuan Syariah dan Hukum), kader laki-laki PMII juga mengikuti latihan tari. Latihan tari ini dipandu Pesang dari Sanggar SangArt.

Sambut Hari Perempuan Internasional Kader PMII Berlatih Tari (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Hari Perempuan Internasional Kader PMII Berlatih Tari (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut "Hari Perempuan Internasional" Kader PMII Berlatih Tari

“Latihan tari ini sebenarnya sudah digelar mulai beberapa hari lalu, tapi tempatnya bukan di sini. Latihan ini merupakan persiapan untuk pementasan acara yang akan kami adakan dalam memperingati Hari perempuan Internasional di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga,” terang Ketua Kapash Naya Rukunuddin di sela-sela latihan.

PKS Piyungan Taubat

Acara yang mengangkat tema “Woman To Be Creative” itu nantinya tidak hanya mementaskan penampilan dari kader-kader Kapash saja. Rayon-rayon yang ada di UIN Sunan Kalijaga juga diundang untuk meramaikan acara.

PKS Piyungan Taubat

Penampilan anak-anak TK se-DIY nantinya, sambung Naya, juga akan menjadi serangkaian acara yang akan di gelar Sabtu (8/3) mendatang.

“Kami berharap nanti saat pementasan berlangsug kader-kader Kapash sudah siap tampil luar dalam. Maka dari itu latihan ini kami gelar setiap malam. Kami menginginkan mereka memberikan penampilan terbaik saat pementasan yang berlangsung sehari semalam nanti,” tutur kader Kapash, Eka Oktaviani. (Abdul Rahman Wahid/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Kajian Sunnah, Pahlawan, RMI NU PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 11 November 2017

LAZISNU Harus Jadi Andalan Pemberdayaan

Sumenep, PKS Piyungan Taubat. Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) harus diaktifkan di NU hingga ke tingkat ranting sebagai andalan pemberdayaan umat.

 

LAZISNU Harus Jadi Andalan Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZISNU Harus Jadi Andalan Pemberdayaan (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZISNU Harus Jadi Andalan Pemberdayaan

Menurut Ketua PP LAZISNU KH Masyhuri Malik, hingga saat ini, NU masih abai dalam mengaktifkan lembaga ini. Padahal zakat, infaq, dan shadaqah sudah menjadi kegiatan warga Nahdliyin.

 

Contohnya, di sebuah kampung, berdiri sebuah masjid, pesantren, atau madrasah. Jika diteliti, biaya pembangunan itu berasal dari masyarakat sendiri melalui “urunan” atau bergotong-royong.  Kebiasaan semacam itu bisa koordinir dengan baik melalui lembaga zakat.

 

PKS Piyungan Taubat

Setelah diadakan penelitian, LAZISNU mmenyimpulkan, karena hal yang berkaitan zakat, mau tidak mau harus diperlakukan sebagai lembaga keuangan.

 

PKS Piyungan Taubat

“Yang namanya lembaga keuangan, kuncinya mau tidak mau adalah profesionalisme, akuntabilitas dan transparan,” katanya Kiai Masyhuri pada Rapimda LTM-PBNU di kantor PCNU Kabupeten Sumenep, Madura, pada Sabtu-Ahad (26-27/01).

 

Rapimda tersebut dalam rangka konsolidasi dan koordinasi para imam, khotib, dan ta’mir masjid. Merupakan kegiatan LTM-PBNU bekerjasama dengan PCNU Kabupeten Sumenep dan minuman Larutan Penyegar cap Badak PT Sinde Budi Sentosa, denagn tema Wujudkan masjid sebagai pemberdayaan Umat.

 

Dengan memperlakukan zakat sebagai lembaga keuangan yang profesional; akuntabel, dan transparan, mendorong para muzakki (orang yang berzakat), munfiq (orang yang berinfaq), dan mutashodiq (orang yang bersedekah) lebih percaya.

 

“Tanpa itu, meskipun jujur, setidaknya akan dicurigai,” katanya.

Redaktur: Mukafi Niam

Penulis   : Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Ahlussunnah, AlaSantri, Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Kamis, 09 November 2017

Menaker Hanif Ingatkan Atase Ketenagakerjaan Jangan Hanya Berkutat Masalah TKI

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M Hanif Dhakiri mengingatkan agar Atase Ketenagakerjaan yang merupakan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, tidak hanya mengurusi persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Sebagai perwakilan Kemnaker Indonesia di luar negeri, Atnaker juga terkait dengan persoalan ketenagakerjaan secara umum, seperti informasi pasar kerja (labour market information) dan pelatihan vokasi (vocational training). 

Menaker Hanif Ingatkan Atase Ketenagakerjaan Jangan Hanya Berkutat Masalah TKI (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker Hanif Ingatkan Atase Ketenagakerjaan Jangan Hanya Berkutat Masalah TKI (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker Hanif Ingatkan Atase Ketenagakerjaan Jangan Hanya Berkutat Masalah TKI

“Tugas dan fungsi  Atnaker memang  sangat banyak dan tidak mudah. Selain melayani, melindungi dan mengatasi persoalan TKI, Atase juga harus mengurusi persoalan dan issue ketenagakerjaan lainnya,“ kata Menteri Hanif saat memberi pembekalan kepada 11 Atnaker di Kantor Kemnaker Jakarta pada Senin, (18/9).

Sebelumya, Kemnaker telah  melantik sembilan Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) dan dua Staf Teknis Ketenagakerjaan untuk ditempatkan di 10 penempatan tenaga kerja Indonesia. Sembilan Atase ditempakan di Korea Selatan, Brunei Darussalam, Qatar, Singapura, Jordania, Arab Saudi, Kuwait, Malaysia dan Uni Emirat Arab. Sedangkan dua Staf Teknis Ketenagakerjaan ditempatkan di  Hongkong dan Jeddah (Arab Saudi).

PKS Piyungan Taubat

Atase ketenagakerjaan bertugas memberikan pelayanan tenaga kerja diantaranya perlindungan TKI, pendataan TKI di negara penempatan, pemantauan keberadaan TKI, penilaian terhadap mitra usaha atau agen dalam pengurusan dokumen TKI, upaya advokasi TKI, legalisasi perjanjian atau kontrakkerja serta pembinaan TKI yang telah ditempatkan.

Menaker Hanif mengatakan para Atase Ketenagakerjan/staf teknis harus lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan fungsi dan tugasnya di negara-negara penempatan.

PKS Piyungan Taubat

“Kalian harus dekat dengan TKI yang bekerja di luar negeri dan melayani dengan sepenuh hati. Responsif, kreatif, dan inovatif juga penting agar kerja kalian tidak biasa-biasa saja (business as usual),” kata Hanif.

Menaker meminta kepada Atnaker tersebut agar selalu melakukan peningkatan (up grading) kemampuan dan pengetahuan. Selain mampu meningkatkan kinerja, hal ini akan membantu para Atnaker agar self confidence dalam menjalankan tugasnya.

“Kalian harus memiliki self confidence yang tinggi sehingga kalian percaya diri bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kemnaker di negara penempatan,  Menaker berpesan agar komunikasi dan koordinasi antara Atnaker dengan Kemnaker di Jakarta haruslah berjalan secara intensif dan efektif.

Untuk itu, para Atase harus memaksimalkan komunikasi dan jaringan sebaik mungkin. Negara-negara yang menerapkan sistem maupun teknis pelaksanaan lebih baik menurutnya layak untuk dijadikan bahan percontohan, evaluasi, maupun refleksi.

“Oleh karenanya, ini teman-teman juga harus tukar informasi dan komunikasi dengan temen-teman atase di negara lain. Sehingga temen-teman bisa berbagi strategi juga. Apalagi upaya  memperjuangkan hak-hak TKI dan meningkatkan perlindungannya, harus juga melibatkan  lintas sektor terkait, seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kepolisian dan lainnya,” kata Hanif.





Hanif juga  meminta para atase ketenagakerjaan mengoptimalkan tugasnya dalam membuka akses peluang kerja dan melakukan pemetaan kebutuhan pasar kerja di luar negeri.

“Atase Ketenagakerjaan di negara penempatan harus memainkan perannya dalam rangka perluasan kesempatan kerja di luar negeri khususnya sektor formal dengan memperkuat jejaring kerja atau networking," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemnaker Hery Sudarmanto menilai bahwa peran Atnaker sangatlah penting. Kemnaker pun akan terus berupaya memperkuat Atnaker baik dari kualitas maupun kuantitas.

“Lima  dari sembilan  Atnaker yang ada  merupakan peningkatan status dari staf teknis menjadi  Atnaker, yaitu Korea Selatan, Brunei Darussalam, Qatar, Singapura dan Jordania. Dengan ditambahnya Atnaker , maka kewenangan negara dalam melindungi TKI semakin maksimal dan persoalan ketenagakerjaan lainnya bisa berjalan baik,” kata Hery. (Red. Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Budaya PKS Piyungan Taubat

Selasa, 07 November 2017

PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas di Kalsel

Banjarmasin, PKS Piyungan Taubat 

Pimpinan Pusat Muslimat NU mengadakan orientasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk pondok pesantren dan majelis taklim Muslimat NU di Hotel Amaris, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (17/11).



PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas di Kalsel (Sumber Gambar : Nu Online)
PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas di Kalsel (Sumber Gambar : Nu Online)

PP Muslimat NU Adakan Orientasi Germas di Kalsel



Pembukaan dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kalimantan Selatan H. Gusti Burhanuddin. 



PKS Piyungan Taubat



Hadir pula dari Pendamping Promkes Kementrian Kesehatan RI Ismoyowati. Ia menyampaikan 5 Nawacita program Indonesia Sehat Germas.

PKS Piyungan Taubat





“Standar SPM sehat diharapkan dari pemerintah kabupaten kota untuk preventif dan sistematis dalam pelaksanaan Germas,” katanya. 





Ia menambahkan, kesehatan tidak bisa dilakukan aendiri- sendiri, tetapi harus bersama-sama seluruh komponen bangsa, harus sadar dan mampu hidup sehat sehingga sejajar dengan bangsa-bangsa lain.





“Maka lini pondok pesantren dan majelis taklim akan mengadakan RTL (Rencana Tindak Lanjut, red.) program yang tidak membumbung tinggi, tapi yang realistis bisa dilaksanakan di pondok pesantren dan majelis taklim,” jelasnya. 





Ketua Tim Germas PP Muslimat NU Hj. Erna Soefihara menyatakan, bidikan peserta orientasi adalah pimpinan pondok pesantren dan pimpinan majelis taklim sangat tepat sekali.





Karena, kata dia, anggota Muslimat NU bisa dipastikan memiliki dan akrab dengan majelis taklim. Selain itu, anggota Muslimat di masyarakat kebanyakan adalah ibu-ibu Muslimat. 





Acara itu diwarnai simulasi senam sehat Germas hingga doorprize. (A-Moez/Abdullah Alawi). Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Doa PKS Piyungan Taubat

Minggu, 29 Oktober 2017

Nada dan Dakwah, Grup Musik Akapela dari Pesantren Al-Hikamussalafiyyah

Sumedang, PKS Piyungan Taubat

Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Sumedang, Jawa Barat, memiliki grup musik yang cukup unik. Para personelnya tak menggunakan instrumen musik apapun untuk menghasilkan nada-nada. Untuk mengiringi syair lagu yang dibawakan, mereka mengandalkan kolaborasi suara dari mulut para personel.

Nada dan Dakwah, Grup Musik Akapela dari Pesantren Al-Hikamussalafiyyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Nada dan Dakwah, Grup Musik Akapela dari Pesantren Al-Hikamussalafiyyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Nada dan Dakwah, Grup Musik Akapela dari Pesantren Al-Hikamussalafiyyah

Jenis musik yang dikenal dengan istilah akapela atau beatbox ini antara lain tampil memeriahkan pelantikan Pengurus Komisariat IPNU-IPPNU MTs dan MA Plus Al-Hikam di Aula MA Plus Al-Hikam, Senin (8/2) lalu. Seni ini lebih mengendepankan keahlian mulut dalam menciptakan nada atau notasi yang harmonis.

Grup musik bernama “Nada dan Dakwah Al-Hikam” ini digawangi tujuh personel, yaitu Arizal, Anwar, Raghib, Teguh, Chacha, Anggih, dan Tobiin. Mereka semua santri Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah. Inilah alasan mengama grup ini diberi nama Al-Hikam.

PKS Piyungan Taubat

Minggu kemarin grup nada dan dakwah Al-Hikam ini mengikuti turnamen se-Jawa Barat yang dilaksanakan di kampus STAI Sebelas April Sumedang. Gurp musik para santri ini pun sukses meraih juara kedua.

Manajer grup Nada dan Dakwah Al-Hikam, Mohammad Sholeh Nahru Ulumudin mengatakan bahwa grup ini dibangun atas dasar kewajiban amar maruf nahi munkar. Pesan dakwah disampaikan melalui seni yang sesuai dengan tuntutan zaman. Grup tersebut bisa juga diundang dalam berbagai acara, seperti pesta pernikahan, khitanan, hajatan, dan sejenisnya. (Ayi Abdul Kohar/Mahbib)

PKS Piyungan Taubat

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Quote, Amalan PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 28 Oktober 2017

Ini Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila

Karanganyar, PKS Piyungan Taubat. Setidaknya 25 ribu lebih Nahdliyin mengikuti kegiatan apel kesetiaan Pancasila di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad (15/10). Dalam kesempatan itu, Koordinator Nasional Front Penggerak Pancasila (FPP) H Abdul Muni’im DZ menyampaikan perlunya diselenggarakan kegiatan ini.

Ini Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Lima Komitmen Front Penggerak Pancasila

“Kita hadir di sini bukan untuk rekreasi, bukan untuk bersenang-senang tetapi dalam rangka mengungkapkan keprihatinan kita sebagai bangsa Indonesia. Karena bangsa Indonesia, kini dalam keadaan yang memprihatinkan,” kata Wakil Sekjen PBNU itu.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengembalikan tata aturan sesuai dengan ideologi Pancasila yang tercantum dalam lima komitmen kesetiaan pada Pancasila.

Adapun lima komitmen tersebut, yakni  pertama, memperkokoh dan mempertahankan Pancasila yang mendasari seluruh aktivitas berbangsa dan bernegara. Kedua, mendesak seluruh elemen masyarakat menerapkan Pancasila di semua aspek kehidupan.

PKS Piyungan Taubat

“Kemudian (ketiga) bersikap tegas terhadap kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila,” tegas Kiai Mun’im.

Keempat, menjaga agar Pancasila tidak disalahgunakan untuk memanilpulasi, dan terakhir  mengajak semua kalangan untuk menjalankan Pancasila sepenuh jiwa raga tanpa keraguan.

Sementara itu,  Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh berharap seluruh masyarakat, khsusunya Warga Nahdliyin dapat ikut menjaga Pancasila. “Semoga kita dapat menjaga Pancasila di Bumi Indonesia yang kita cintai,” tuturnya. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Budaya, Pahlawan, Amalan PKS Piyungan Taubat

Selasa, 03 Oktober 2017

Aklamasi, Agi Irnawanto Terpilih sebagai Ketua Ansor Karawaci

Tangerang, PKS Piyungan Taubat

Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU Kecamatan Karawaci,? Kota Tangerang, Jawa Tengah, menggelar konferensi di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahussalam, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Ahad (4/9).

Aklamasi, Agi Irnawanto Terpilih sebagai Ketua Ansor Karawaci (Sumber Gambar : Nu Online)
Aklamasi, Agi Irnawanto Terpilih sebagai Ketua Ansor Karawaci (Sumber Gambar : Nu Online)

Aklamasi, Agi Irnawanto Terpilih sebagai Ketua Ansor Karawaci

Ketua Pelaksana konferensi PAC Hidayat Santosa berharap kegiatan ini menjadi barometer dalam kegiatan GP Ansor se-Kota Tangerang. Ia juga menginginkan ketua baru hasil konferensi anak cabang ini adalah orang yang sanggup menjadikan PAC GP Ansor Karawaci lebih baik.

Setelah melalui proses sidang-sidang pleno akhirnya Agi Irnawanto atau yang biasa disapa Kang Agi terpilih secara aklamasi oleh 16 Ranting GP Ansor yang ada di Kecamatan Karawaci.

PKS Piyungan Taubat

“Hasil musyawarah mudah-mudahan lebih memberikan manfaat untuk menghindari gesekan-gesekan ke depan. Kang Agi merupakan kader yang sudah teruji untuk memimpin GP Ansor Kecamatan Karawaci tiga tahun ke depan,” ujar Syaipulloh, ketua demisioner PAC GP Ansor Karawaci.

Pada akhir acara, kegiatan diisi dengan Orasi Kebangsaan oleh Laksamana Pertama Santosa Asisten Deputi Bidang Kebangsaan Kemepolhukam RI. Dalam orasinya Laksamana Soni mengajak generasi muda khususnya pemuda Ansor untuk terus bekarya untuk bangsa dalam berbagai hal, dan bersatu-padu mempertahankan NKRI dari segala macam gangguan. Karena jika pemuda bangsa ini bersatu, katanya, kita akan kuat sehingga tidak akan ada yang berani macam-macam kepada NKRI.

PKS Piyungan Taubat

Acara tersebut dihadiri Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Fraksi Hanura Wawan Anwar, DPRD Fraksi PKB Tb. Mansyur, Sekretaris Camat Karawaci Wawan Fauzi, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Karawaci Komisaris Polisi (Kompol) Munir Yaji dan Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, H Mustaya Hasyim. (Atho/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, RMI NU, Daerah PKS Piyungan Taubat

Sabtu, 16 September 2017

PCNU Pringsewu Resmi Dirikan BMT NU

Pringsewu, PKS Piyungan Taubat. Untuk mengembangkan potensi ekonomi Warga NU di Kabupaten Pringsewu, PCNU Pringsewu resmi melakukan kerjasama Pendirian BMT NU. Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan secara resmi Nota Kesepakatan Kerjasama antara PCNU Pringsewu dengan KSPPS BMT NU yang berpusat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9).

PCNU Pringsewu Resmi Dirikan BMT NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pringsewu Resmi Dirikan BMT NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pringsewu Resmi Dirikan BMT NU

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu, H Taufiqurrohim, MPd bersama segenap Pengurus PCNU Pringsewu dan 2 orang perwakilan dari BMT NU Semarang. 

Setelah menandatangani Nota Kesepakatan yang dilakukan di Kantor PCNU Pringsewu tersebut, Taufiq berharap bahwa langkah maju yang telah dilakukan PCNU Kabupaten Pringsewu tersebut dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi warga NU khususnya di Kabupaten Pringsewu.

PKS Piyungan Taubat

"Dengan menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang berlandaskan ajaran Islam, mempraktikkan sistem syariah dan menghargai kultur NU yang berlaku, kita akan terus lakukan langkah-langkah pengembangan BMT NU di Kabupaten Pringsewu," Jelasnya optimis.

PKS Piyungan Taubat

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan uji kompetensi bagi calon karyawan dan karyawati yang akan bekerja di BMT NU Pringsewu. Para Calon Karyawan tersebut diberikan tes tertulis dan wawancara oleh Pengurus BMT NU Pusat. 

Menurut salah seorang Pengurus Lembaga Perekonomian NU ( LPNU ) yang secara teknis menangani program ini, Mustanir, peserta akan disaring dengan ketat sehingga kualitas SDM yang akan menangani BMT tersebut benar-benar mumpuni.

Disamping seleksi SDM, Tim Survei dari kantor pusat bersama PCNU Pringsewu juga sudah menentukan lokasi yang akan menjadi Kantor BMT NU di Kabupaten Pringsewu. Lokasi tersebut berada di Kawasan Pasar Sarinongko Pringsewu tepatnya di ruko milik KH Mahfudz Ali, Ketua PCNU Kabupaten Pringsewu periode 2009-2014. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Doa PKS Piyungan Taubat

Rabu, 13 September 2017

Di Hadapan PWNU se-Indonesia, NU Jatim Usul Jadi Tuan Rumah

Surabaya,PKS Piyungan Taubat. Dihadapan para rais syuriyah PWNU seluruh Indonesia yang hadir dalam acara bedah buku “Al Qaeda”, Ketua PWNU Jatim Mutawakkil Alallah kembali menyuarakan usulannya agar muktamar ke-33 NU yang akan berlangsung tak lama lagi ini diselenggarakan di Jatim, khususnya di Jombang. 

Di Hadapan PWNU se-Indonesia, NU Jatim Usul Jadi Tuan Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Hadapan PWNU se-Indonesia, NU Jatim Usul Jadi Tuan Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Hadapan PWNU se-Indonesia, NU Jatim Usul Jadi Tuan Rumah

“Selama ini belum pernah muktamar ditempatkan di pesantren tokoh pendiri NU, KH Wahab Hasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Hasyim Asy’ari,” katanya di Surabaya, Sabtu (29/11).

Ia menjelaskan, nantinya sidang-sidang komisi akan ditempatkan di tiga pesantren, Denanyar (KH Bisri Syansuri) Tambak Beras (KH Wahab Hasbullah), dan Tebuireng (KH Hasyim Asy’ari) yang lokasinya tidak terlalu berjauhan.

PKS Piyungan Taubat

“Kita bisa mengambil suri tauladan dari perjuangan para pendiri NU dalam mensyiarkan Islam maupun kecintaannya terhaap tanah air. Karena bagaimanapun, kita sebagai bangsa yang besar, harus belajar dari masa lalu untuk kebaikan masa depan,” tandasnya.

PKS Piyungan Taubat

Sejauh ini terdapat tiga tempat yang mengusulkan diri untuk menjadi tempat penyelenggaraan muktamar NU, yaitu Jatim, NTB, dan Sumatera Utara. PBNU akan melakukan survey kesiapan masing-masing wilayah yang selanjutnya akan dilaporkan dalam rapat gabungan syuriyah-tanfidziyah yang nantinya akan menentukan keputusan akhir. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Ahlussunnah, Nasional PKS Piyungan Taubat

Kamis, 31 Agustus 2017

GP Ansor Krejengan Segera Kembangkan Potensi Wisata Daerah

Probolinggo, PKS Piyungan Taubat

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo akan memaksimalkan peran pemuda dengan sebaik mungkin sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya dengan ikut terlibat aktif secara langsung dalam program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

GP Ansor Krejengan Segera Kembangkan Potensi Wisata Daerah (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Krejengan Segera Kembangkan Potensi Wisata Daerah (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Krejengan Segera Kembangkan Potensi Wisata Daerah

“Dalam waktu dekat, kami ingin mengembangkan potensi wisata yang ada di setiap daerah di Kabupaten Probolinggo seperti keberdaan air terjun di Desa Krobungan Kecamatan Krucil,” kata Ketua PAC GP Ansor Krejengan Ahmad Ansori, Senin (4/4).

Menurut Ansori, hingga hingga saat ini beberapa potensi wisata daerah masih belum tersentuh. “Padahal kalau dikembangkan dengan baik, tentunya akan berdampak kepada perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ansori menambahkan bahwa Kabupaten Probolinggo memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) tidak mampu mengembangkannya.

PKS Piyungan Taubat

“Makanya dibutuhkan pemuda yang kreatif untuk bisa mengembangkan potensi wisata daerah yang ada di Kabupaten Probolinggo. Pemuda yang kita miliki harus bisa diberdayakan dengan baik. Sebenarnya mereka bisa, hanya saja masih belum diberi kesempatan,” terangnya.

Lebih lanjut Ansori mengakui jika potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Probolinggo tidak kalah bagusnya dengan daerah lain. “Disini ada air terjun yang sangat bagus dan tidak kalah bagusnya dalam satu jalan ada juga air terjun gelombang. Tentunya ini peluang bagi pemuda untuk membuktikan diri jika mampu mengembangkan potensi wisata daerah dengan baik,” jelasnya.

Hal yang dapat dilakukan oleh pemuda jelas Ansori adalah dengan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat serta mempromosikannya lewat berbagai kesempatan. Hal lain adalah dengan terlibat dalam pembenahan sarana dan prasarana penunjang dan akses pendukung potensi wisata daerah.

“Mudah-mudahan ke depan pemuda mampu memberikan sumbangsih yang nyata dalam membantu program pembangunan dengan melakukan pengembangan potensi wisata daerah. Sebab jika wisata ini berkembang, tentunya nanti akan tumbuh UKM dari masyarakat,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni) 

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat

PKS Piyungan Taubat Nahdlatul, Pahlawan, Pemurnian Aqidah PKS Piyungan Taubat

Rabu, 26 Juli 2017

Kemnaker Manfaatkan Media Sosial untuk Sebar Informasi Ketenagakerjaan

Jakarta, PKS Piyungan Taubat. Ketersediaan informasi ketenagakerjaan secara nasional akan berkontribusi positif terhadap proses perencanaan dan pembangunan. Agar informasi ketenagakerjaan dapat diterima masyarakat secara akurat, akuntabel, dan membawa nilai kemanfaatan, maka dibutuhkan sistem informasi yang terintegrasi antara pusat dan daerah.

?

"Pertemuan ini untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi informasi ketenagakerjaan di tingkat pusat dan daerah, " kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Hery Sudarmanto saat membuka workshop "Integrasi informasi ketenagakerjaan pusat dan daerah melalui media sosial" di Jakarta, Selasa (15/8).

Kemnaker Manfaatkan Media Sosial untuk Sebar Informasi Ketenagakerjaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemnaker Manfaatkan Media Sosial untuk Sebar Informasi Ketenagakerjaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemnaker Manfaatkan Media Sosial untuk Sebar Informasi Ketenagakerjaan

"Integrasi data ketenagakerjaan ini juga harus didukung dengan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi yang mutakhir sehingga semakin mempercepat penyampaian informasi dan memperluas jangkauan," ungkap Hery.

Oleh karena itu, ? Sekjen juga mendukung pemanfaatan integrasi informasi ketenagakerjaan pusat dan daerah melalui penggunaan media sosial. Apalagi pengguna internet di indonesia mencapai 132 juta orang dan pengguna media sosial di Indonesia mencapai 106 juta orang.?

PKS Piyungan Taubat

"Penggunaan media sosial dalam menyebarluaskan informasi merupakan langkah terobosan yang tepat untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, " kata Hery.

Hery mengatakan Presiden Jokowi telah menginstruksikan untuk mendigitalisasi pelayanan publik, pengadaan barang & jasa serta pelayanan investasi. Pemerintah harus memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah dalam memberikan pelayanan publik.

Sekjen Hery memberikan contoh bahwa selama ini masyarakat masih bingung jika ingin bekerja di luar negeri. Mereka tidak tahu harus ke mana mencari informasi pasar kerja di luar negeri.?

PKS Piyungan Taubat

?

"Hal tersebut tekadang membuat banyak TKI tertipu calo. Melalui integrasi pusat dan daerah kita bisa saling berbagi informasi, bahkan melalui media sosial yang mudah diakses" ungkap Sekjen Hery.?

"Kemnaker juga terus perkuat integrasi informasi ketenagakerjaan melalui media sosial agar mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi dan ikut berperan menyebarluaskan," papar Hery.

?

Melalui forum integrasi informasi ketenagakerjaan, Hery berharap pengelolaan dan penyebarluasan informasi pembangunan ketenagakerjaan anatar pusat dan daerah terorganisir dengan baik. Sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.

"Jadi kita bisa mendapatkan gambaran data pembangunan ketenagakerjaan secara nasional dan masyarakat juga bisa mengikuti dan mendukung proses pembangunan ketenagakerjaan," pungkas Hery. (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Cerita, Hikmah, Pahlawan PKS Piyungan Taubat

Selasa, 11 Juli 2017

Gus Rozin: Moralitas Awal Kemajuan Olahraga di Indonesia

Trenggalek, PKS Piyungan Taubat



Direktur Liga Santri Nusantara KH Abdul Ghaffar Rozin menilai, penyelenggaran Liga Santri Nusantara (LSN) tahun ketiga ini berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal ini ditunjukkan dengan semakin profesionalnya panitia nasional dan regional dalam menggawangi pelaksanaan kompetisi melalui berbagai perbaikan peraturan.

Gus Rozin: Moralitas Awal Kemajuan Olahraga di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Rozin: Moralitas Awal Kemajuan Olahraga di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Rozin: Moralitas Awal Kemajuan Olahraga di Indonesia

Ketua PP RMI-NU itu menyatakan bila prinsip profesional dan fair play benar-benar diterapkan, maka bukan tidak mungkin Liga Santri dapat lebih banyak menelurkan bibit-bibit pesepakbola yang handal yang bisa mengharumkan nama indonesia dalam kancah persepakbolaan Nasional dan Internasional.?

"Persepakbolaan nasional benar-benar menunggu hasil dari Liga Santri Nusantara ini," ucap kiai akrab disapa Gus Rozin itu saat memberikan sambutan pada pembukaan LSN Jawa Timur 1 di stadion Menak Sopal, Trenggalek, Ahad sore (17/9).

Gus Rozin mengatakan, kompetisi tahun ini berbeda dengan kompetisi tahun sebelumnya. Liga Santri Nusantara tahun ini diikuti 34 Region se-Indonesia dengan jumlah 1.024 pondok pesantren dari seluruh Nusantara. LSN membatasi usia peserta maksimal 17 tahun.?

PKS Piyungan Taubat

"Satu hal yang ingin kami sampaikan adalah Liga Santri tahun 2017 ini para pesertanya harus murni dari santri. Tidak boleh ada pemain bon-bonan. Tidak boleh ada pencurian umur dan tidak boleh ada kecurangan-kecurangan yang menodai ahlakul karimah dan menodai sportivitas yang kita junjung bersama," tegasnya.

Gus Rozin pun berharap, panitia Liga Santri ? bisa bertindak tegas kepada club-club pesantren yang terindikasi berlaku tidak jujur dengan memasukkan pemain dari luar pesantren.?

PKS Piyungan Taubat

"Karena tujuan Liga Santri ini adalah untuk mencari kader terbaik dari sisi moralitas, dari sisi spiritual. Skille bisa dibangun, tapi moralitas itu harus dimulai sejak dari awal. Moralitas adalah dasar dari kemajuan olahraga di republik ini, termasuk juga sepakbola," tandasnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) H Imam Nahrowi membuka Kick Off Liga Santri Nusantara (LSN) region Jawa Timur 1 dan Piala Bupati Trenggalek di Stadion Menak Sopal, Trenggalek, Ahad (17/9) sore.

Didampingi Ketua PP RMI KH Abdul Ghaffar Rozin, Koordinator Nasional Gerakan Ayo Mondok KH Luqman Harits, Ketua PCNU KH Fatchullah, dan Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak, Menpora melakukan tendangan pertama dari tengah lapangan.

Liga Santri Nusantara region Jawa Timur 1 dilaksanakan di Trenggalek dari tanggal 17-22 September 2017 diikuti 32 klub pesantren dari dua Karesidenan, Kediri dan Madiun. Kompetisi ini menggunakan sistem pertandingan setengah kompetisi. Dimana 32 tim dibagi ke dalam delapan grup. Satu grup berisi empat tim, dan tiap tim akan bertanding tiga kali. (Zaenal Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PKS Piyungan Taubat Pahlawan, Olahraga, Kyai PKS Piyungan Taubat

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs PKS Piyungan Taubat sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik PKS Piyungan Taubat. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan PKS Piyungan Taubat dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock